Ratusan Warga Binaan Lapas Banjar Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas

Warga Binaan Lapas Banjar
Pemberian remisi warga binaan Lapas Kelas II B Banjar. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota Banjar, Jawa Barat, mendapatkan remisi khusus Idul Fitri 1442 H dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Dari jumlah warga binaan yang mendapat remisi tersebut sebanyak dua orang di antaranya mendapatkan remisi langsung bebas pada momen hari lebaran Idul Fitri 1442 H.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Banjar, Muhamad Maulana, melalui Kasubsie Registrasi dan Bimbingan Pemasyarakatan, Dedi Pramudia, mengatakan, dari total 376 jumlah warga binaan yang ada di lapas Kelas II B Kota Banjar ada 208 warga binaan yang mendapatkan remisi khusus I pada momen Idul Fitri ini.

Sebanyak 208 warga binaan tersebut mendapatkan remisi khusus I dan masih masih harus menjalani sisa pidana setelah mendapat Remisi Khusus Idul Fitri ini.

Sedangkan yang mendapatkan remisi khusus II atau langsung bebas pada hari raya Idul Fitri jumlahnya ada 2 orang.

“Ada ratusan warga binaan yang mendapatkan remisi pada momen hari raya Idul Fitri ini. Dua langsung bebas,” kata Doni kepada HR Online, Kamis (13/5/2021).

Lanjut Dini menjelaskan, pemberian remisi khusus Idul Fitri ini diberikan kepada narapidana beragama Islam yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Persyaratan tersebut di antaranya telah menjalani masa pidana minimal 6 bulan.

Kemudian tidak terdaftar pada register F atau buku catatan pelanggaran disiplin narapidana. Syarat selanjutnya berperan aktif mengikuti program pembinaan di Lapas/Rutan serta berkelakuan baik selama masa remisi berjalan.

“Jadi warga binaan yang mendapatkan remisi ini sudah berdasarkan persyaratan dan ketentuan peraturan yang berlaku,” ujar Doni.

128 Warga Binaan Lapas Kota Banjar Tidak Diusulkan Dapat Remisi

Namun demikian, imbuh Doni, ada juga warga binaan Lapas yang tidak diusulkan mendapatkan remisi pada momen Idul Fitri. Jumlahnya ada 128 orang.

Rinciannya, sebanyak 6 orang warga binaan tidak diusulkan mendapat remisi. Hal ini karena terdaftar pada register F atau memiliki buku catatan pelanggaran disiplin narapidana.

Kemudian sebanyak 13 orang tidak diusulkan karena tidak memenuhi syarat belum menjalani 6 bulan masa hukuman.

Berikutnya, sebanyak 83 orang warga binaan tidak memenuhi syarat belum menjalani 1/3 masa pidana atau belum membuat permohonan Justice Collaborator.

“Sisanya Warga yang Non-Muslim sebanyak 10 orang. Sedang diusulkan remisi susulan sebanyak 8 orang dan warga binaan yang sedang menjalani subsider sebanyak 8 orang. Jumlahnya 128 orang yang tidak mendapatkan remisi,” pungkasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online)

Editor: Ndu