Saham Pilihan Diprediksi Dorong IHSG Menguat di Bursa

Saat ekonomi mulai menggeliat, harga saham lokal atau IHSG pun ikut beranjak naik. Saham pilihan menjadi kunci atau pendorong dari kenaikan pada bursa efek Indonesia.

Pada beberapa minggu terakhir, saham tengah menjadi pusat perhatian karena kejutan menggembirakan. Aksi borong pada salah satu saham perbankan menjadi bukti akan kenaikan.

Akhirnya IHSG mulai beranjak menguat atau berwarna hijau. Begitu pula dengan prediksi pada bursa pekan ini.

Hal tersebut banyak orang prediksi berdasarkan pada pergerakan pada saham-saham tertentu. Tentunya saham unggulan atau LQ 45 menjadi sebuah patokan akan kemungkinan kondisi pasar.

Apalagi saat ini banyak kalangan masyarakat yang lebih mengenal saham. Salah satu investasi yang sedang menjadi tren dan dinilai lebih aman dari pada yang lain.

Dari banyak investasi yang ada sekarang ini, saham tengah menjadi favorite. Ini lebih aman serta menguntungkan meskipun merupakan transaksi satu arah.

Hal tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri. Karena hanya dapat diawali dengan membeli dengan sebelumnya telah melakukan analisa.

Begitu pula yang terjadi dengan saham pilihan. Diprediksi akan membuat bursa pada awal pekan menjadi hijau.

Meskipun saham-saham tersebut dinilai cukup tinggi harganya. Namun, tetap terbuka peluang untuk terus menguat.

Saat terjadi sebuah koreksi, akan ada banyak yang melakukan pembelian. Dengan adanya prediksi pasar menguat, diharapkan saham tersebut akan ikut naik.

Investor akan dapat merasakan keuntungan dari kenaikan harga saham tersebut. Anda yang baru mencoba investasi ini, harus mengenal saham yang ada.

Apalagi jika ingin bertransaksi pada saham unggulan atau pilihan banyak investor. Dengan mengetahui karakteristik serta hal lainnya, Anda bisa memprediksi.

Kapan harus membeli dan menjualnya. Karena semua investasi bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga.

Karena beda tingkat atau lapisan saham yang dipilih, akan beda cara bertransaksi. Jangan sampai prediksi untuk lapis satu digunakan untuk lapis tiga.

Saham Pilihan yang Perlu Diketahui

Pada pembukaan awal bursa pekan ini bertepatan dengan akhir pemberlakuan larangan untuk mudik. Menjadi awal kerja bagi banyak karyawan setelah libur hari raya idul fitri.

Berdasarkan pada analisa dengan menggunakan Stochastic dan RSI, akan terjadi penguatan pada IHSG. Beberapa saham pilihan diprediksi akan menjadi pendorong dari penguatan IHSG nantinya.

Berikut ini beberapa saham yang bisa menjadi pendorong atas penguatan bursa di awal pekan. Anda bisa mencoba bertransaksi di salah satu saham pilihan dibawah ini.

UNTR

Saham yang termasuk pada lapis satu, diprediksi akan mengalami penguatan. Sempat menguji garis pada MA 10, sehingga minimal penguatan di level resistance pertama.

Penguatan saham pilihan ini akan berada pada area yang cukup terbuka lebar. Dengan target bertahap mulai dari 22050 hingga 34500.

Terdapat support pada level harga 21300 dan 20100. Terdapat akumulasi harga awal pada 21300 – 21500.

PGAS

Saham pilihan berikutnya yang juga termasuk pada lapis satu memiliki peluang menguat. Diprediksi akumulasi harga akan berada pada area 1205 – 1215.

Karena sempat menguji garis pada MA 20, maka penguatan minimal di resistance pertama terprediksi. Target penguatan harga bertahap mulai dari 1230 hingga 1355.

Dengan support berada pada harga atau level di 1205 dan 1185.

MYOR

Saham pada lapis satu berikutnya yang diprediksi menjadi pendorong IHSG hijau adalah MYOR. Sempat menguji beberapa garis pada MA 20 dan MA 200 untuk penguatan pada level resistance pertama.

Penguatan minimal pada level tersebut terbuka sangat lebar. Terdapat akumulasi harga pada level 2520 – 2540 dengan target kenaikan bertahap.

Kenaikan bertahap mulai dari 2600 hingga 2950. Terdapat support pada harga 2520 serta 2470.

PSAB

Saham pilihan yang ikut diperkirakan akan mendapat keuntungan pekan ini adalah PSAB. Sempat menguji garis pada MA 20 dan terdapat peluang kenaikan minimal di resistance pertama.

Akumulasi pada harga di 196 – 202 serta target kenaikan mulai 210 hingga 290. Sedangkan support berada pada level harga 190.

ADHI

Saham ini diperkirakan menguat minimal pada level pertama resistance. Dengan akumulasi pada area harga 1115 – 1125 karena telah menguji garis pada MA 20.

Prediksi kenaikan bertahap mulai harga 1145 hingga 1285 dengan support di 1115, 1090 dan 1075.

AKRA

Saham yang diperkirakan menguat secara bertahap dan minimal pada level pertama resistance. Menguat mulai pada level harga 3290 hingga 4420.

Telah menguji pada garis MA 20 dengan akumulasu pada harga 3180 – 3220. Saham ini terdapat support di level harga 3090.

ELSA

Saham pilihan yang diprediksi menguat, memiliki akumulasi pada level harga 330 – 336. Dengan support pada 318.

Dipreduksi menguat minimal pada level pertama resistance. Secara bertahap menguat mulai pada level harga 352 hingga 386.

BRPT

Meskipun saham ini masih bertahan di atas garis bawah bollinger serta terindikasi adanya potensi stimulus beli. Ditambah dengan adanya pola tweezer bottom candlestick pattern.

Sehingga terprediksi akan adanya penguatan mulai dari harga 950 hingga 1540. Dengan akumulasi harga pada level 910 – 925 dan support 885 serta 850.