Sinopsis Tjoet Nja Dhien, Perjuangan Rakyat Aceh Melawan Belanda

Sinopsis Tjoet Nja Dhien Perjuangan Rakyat Aceh Melawan Belanda
Sinopsis Tjoet Nja Dhien. Foto: Ist/Net

Sinopsis Tjoet Nja Dhien menceritakan kisah pahlawan nasional yang berasal dari Aceh. Film ini merupakan arahan dari sutradara bernama Eros Djarot. Sedangkan untuk tim produser adalah Alwin Abdullah, Alwin Arifin, dan Sugeng Djarot.

Penulis naskah film Tjoet Nja Dhien adalah Eros Djarot. Sang sutradara merangkul para artis terkenal Indonesia untuk membintangi film ini. Mereka adalah Christine Hakim, Piet Burnama, Rudy Wowor, Slamet Rahardjo, Rohihan Anwar, dan masih banyak lagi.

Dengan durasinya selama 2 jam 30 menit, mampu menyuguhkan narasi cerita yang apik. Distributor film Tjoet Nja Dhien adalah Kanta Indah Film. Sang sutradara berhasil membawa film ini pada kemenangan Piala Citra dengan nominasi sebagai Film Pendek Terbaik.

Baca Juga: Sinopsis Film De Oost, Pembantaian Rakyat Indonesia oleh Westerling

Film ini rilis perdana pada tahun 1988. Sedangkan kembali tayang setelah 31 tahun yaitu pada perayaan hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2021 lalu.

Review Sinopsis Tjoet Nja Dhien 1988

Kisah berawal dari kehidupan pada masa penjajahan. Ada sosok wanita gigih yang berusaha memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Utamanya untuk menyelamatkan semua masyarakat Aceh.

Namanya adalah Cut Nyak Dien yang memang tidak pantang menyerah. Kehidupannya saat itu penuh dengan tekanan. Tak heran bila semangatnya kian bangkit karena ingin merdeka.

Perjuangan melawan Belanda bukan perkara yang mudah. Pasalnya, banyak tantangan yang harus mereka hadapi. Cut Nyak Dien saat itu sudah memiliki seorang suami.

Teuku Umar Tertangkap Belanda

Sinopsis Tjoet Nja Dhien menjelaskan bahwa sang suami juga turut berperan dalam peperangan melawan Belanda. Awalnya sosok Cut Nyak Dien hanya membantu sang suami.

Baca Juga: Sinopsis Film Cruella, Kisah Wanita Kejam yang Super Ikonik Disney

Teuku Umar atau suaminya saat itu sebagai panglima perang antara rakyat Aceh. Hal ini ia lakukan demi mendapatkan hak dan kewajibannya kembali setelah adanya perampasan dari pihak Belanda.

Sayangnya, Teuku Umar justru tertangkap oleh tentara Belanda. Hal ini karena ada pengkhianat diantara kelompok perang mereka. Sehingga hal fatal harus mereka dapatkan dalam peperangan melawan Belanda.

Keadaan yang Semakin Genting

Sinopsis Tjoet Nja Dhien memperlihatkan keadaan yang semakin genting. Apalagi setelah Teuku Umar tertangkap oleh pihak Belanda.

Inilah awal mula Cut Nyak Dien turun tangan menghadapi tentara Belanda. Tentu ia mendapatkan banyak bantuan dari orang banyak.

Sama-sama sebagai seorang pejuang, mereka akhirnya menyusun strategi baru untuk melawan Belanda. Wanita yang gigih ini mengupayakan untuk terus ikut ke medan perang.

Sinopsis Tjoet Nja Dhien menjelaskan bahwa saat itu kondisinya sudah tidak prima. Ia sudah banyak mengalami hantaman keras dari Belanda.

Beruntung ia memiliki seorang teman bernama Pang Laot. Sosok Pang Laot merasa iba dengan keadaan Cut Nyak Dien saat ini. Sudah banyak luka yang ia rasakan setelah adanya peperangan.

Terlebih lagi ia mengalami rabun dan encok karena peperangan yang tiada henti. Dalam hal tersebut, Pang Laot berusaha untuk membantu usaha Cut Nyak Dien. Mengingat ia juga mengalami kesedihan karena sang suami yang tertangkap.

Sederhana vs Modern

Sinopsis Tjoet Nja Dhien menceritakan banyak perasaan kalut saat berperang. Utamanya penyusunan perang melawan Belanda yang berbeda kekuatan.

Saat itu Aceh masih dengan bambu runcing andalan. Sedangkan Belanda sudah bangkit dengan bunyi tembakan dan bom yang canggih.

Rakyat Aceh akan terus berusaha mendapatkan kemerdekaan dengan berbagai cara. Mereka yakin kedaulatan rakyat Aceh akan kembali dengan usaha yang gigih.

Perjuangan Selama 31 Tahun

Sinopsis Tjoet Nja Dhien menjelaskan bahwa Belanda pernah mengalami kesulitan melawan rakyat Aceh. Walaupun berbekal senjata tradisional, semuanya tersusun dengan rapi.

Sosok Cut Nyak Dhien berperan sebagai penggerak serangan terhadap tentara Belanda. Walaupun ia seorang wanita, tetapi tidak ada salahnya membantu dalam mewujudkan kemerdekaan.

Membutuhkan waktu cukup lama dalam merampungkan peperangan ini. Pasalnya, tercatat perang antara Aceh dan Belanda menjadi yang terlama dalam sejarah Belanda. Bahkan sampai banyak nyawa yang harus bertaruh demi mengharumkan nama bangsa.

Salah satunya adalah sosok Cut Nyak Dien yang berusaha sampai titik darah penghabisan. Ia adalah pelopor wanita yang terus melakukan perlawanan. Pasalnya, ia tidak ingin rakyat Aceh tertindas dengan semua tindakan Belanda.

Bagaimana kisah lengkap sinopsis Tjoet Nja Dhien? Apakah peperangan berlangsung selama 31 tahun? (R10/HR-Online)

Editor: Ndu