4 Jenis Bruntusan pada Kulit, Ini Cara Mengatasinya

Jenis Bruntusan pada kulit
4 Jenis Bruntusan Pada Kulit. Foto: Ist/Net

Selain jerawat, beberapa jenis bruntusan pada kulit juga perlu kita perhatikan. Karena kemunculan bruntusan menyebabkan kulit terasa kasar dan bikin gak percaya diri. Kulit wajah yang mengalami bruntusan sulit ditutupi dengan make up, semakin kita berusaha menutupinya, tekstur-nya makin terlihat jelas.

Masalah kulit yang satu ini ternyata ada jenis-jenisnya, lho. Meski tampilannya berbeda-beda, cara mengatasinya tetap sama. Karena bruntusan sering terjadi akibat penumpukan sel kulit mati dan penyumbatan sebum di pori-pori.

Baca Juga: Skincare dengan Centella Asiatica, Usir Jerawat dan Kemerahan di Wajah

Kenali Jenis Bruntusan pada Kulit

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa memicu kemunculan bruntusan pada kulit. Kamu juga bisa menghilangkan bruntusan dengan skincare yang sesuai.

Komedo Putih/Whiteheads

Kondisi jerawat tidak meradang dan ditandai dengan benjolan menyerupai warna kulit itulah komedo putih. Komedo putih sering muncul di area berminyak seperti dahi, hidung, dan dagu. Komedo putih merupakan jenis bruntusan pada kulit yang terjadi akibat produksi minyak berlebih dan sel kulit mati bertumpuk.

Agar sel kulit mati tidak menumpuk, lakukan eksfoliasi 1-2 kali dalam seminggu. Kamu bisa menggunakan produk skincare yang mengandung AHA dan BHA. Jika kulit tergolong sensitif, gunakan eksfoliasi dengan skincare yang mengandung PHA.

Jerawat/Papula

Kondisi ini merupakan jerawat yang meradang akibat bakteri. Pada tipe acne prone, jerawat papula termasuk jenis bruntusan pada kulit. Benjolannya berupa kemerahan juga disertai gatal dan nyeri saat inflamasi.

Hindari memencet jerawat yang sedang meradang! Disarankan untuk menggunakan skincare dengan kandungan salicylic acid, tea tree, dan retinol. Untuk ibu hamil dan menyusui, gunakan skincare dengan centella asiatica.

Malassezia Folliculitis (MF)

MF adalah sejenis jamur yang berkembang biak dan menyebabkan peradangan. Jenis bruntusan pada kulit ini bisa muncul di area dada dan punggung. Ukurannya sangat kecil sekitar 1-2 mm dengan bentuk benjolan yang sama semua.

Untuk mengatasinya, gunakan produk yang mengandung ketoconazole atau zinc pyrithione. Kamu juga sebaiknya menghindari makanan yang mengandung fatty acid, minyak, ester, dan fermentasi.

Baca Juga: Menutupi Noda di Wajah dengan Make Up, Ini Rekomendasinya

Biang Keringat

Jenis bruntusan pada kulit ini terbentuk karena sumbatan keringat yang terperangkap. Biasanya terjadi ketika berada di cuaca panas atau lingkungan yang lembab. Bruntusan akibat biang keringat muncul berupa benjolan warna merah, terasa gatal atau perih. Seringkali muncul di seluruh bagian tubuh dan semua rentang usia.

Kamu tidak perlu khawatir, karena bruntusan ini terbilang ringan dan akan hilang sendiri. Untuk meredakan gatal, gunakan skincare yang mengandung calamine. Selain itu kurang intensitas kegiatan yang mengakibatkan keringat.

Jenis bruntusan pada kulit bisa disebabkan oleh minyak, keringat, dan sel kulit mati. Melakukan eksfoliasi secara rutin dapat mengangkat sel kulit mati penyebab bruntusan. Apabila bruntusan disertai peradangan, gunakan skincare untuk menghilangkan jerawat. (R7/HR-Online)

Editor: Ndu