Minggu, Mei 22, 2022
BerandaBerita TerbaruAdab Berbicara Wanita Muslimah Berdasarkan Agama Islam

Adab Berbicara Wanita Muslimah Berdasarkan Agama Islam

Adab berbicara wanita muslimah memang sangatlah perlu untuk diketahui. Mengapa aturan untuk wanita itu sangat banyak? Maksud dari semua itu bukan Allah ingin merepotkan atau memberatkan, akan tetapi Allah itu menciptakan para wanita itu dengan sangat sempurna dan istimewa.

Bahkan ia juga sebaik-baik perhiasan yang ada di dunia. Allah hanya ingin kita sebagai seorang muslimah itu menjaga diri, menjaga semua yang sudah Allah berikan.

Oleh sebab itu, mengapa Allah itu memberikan banyak aturan kepada muslimah atau wanita. Sudah seharusnya kita itu bersyukur karena dengan adanya aturan Allah tersebut, kita menjadi lebih terjaga, terbebas dari segala godaan dunia karena Allah yang memberikan perlindungan.

Dalam kehidupan sehari-hari contohnya, sebagai manusia sosial pastinya kita tidak bisa luput dari bantuan orang lain juga interaksi. Padahal salah satu cara untuk berinteraksi dan komunikasi paling mudah adalah dengan menggunakan lisan.

Walaupun begitu, kita juga tidak boleh seenaknya saja dalam bertutur kata. Islam sudah mengatur semuanya dengan jelas mengenai adab berbicara untuk seorang muslimah yang baik dan benar.

baca juga: Syarat dan Rukun Nikah dalam Ajaran Islam

Beberapa Adab Berbicara Wanita Muslimah

Sebagai uswatun hasanah, baginda Rasul Muhammad SAW sudah mengajarkan kepada kita mengenai hal tersebut. Beliau sangat lembut dan santun ketika berkata.

Sehingga masing-masing lawan bisa merasakan bahwa hanya Nabi Muhammad yang paling mulia. Pastinya ada banyak adab yang Rasul Muhammad contohkan untuk para muslimah. Berikut ini penjelasannya untuk Anda.

Baca juga: Perbedaan Aqidah dan Tauhid, Penting untuk Dipahami

Jangan Terlalu Banyak Bicara

Perlu Anda ketahui, adab berbicara wanita muslimah yang paling utama adalah jangan terlalu banyak bicara atau berceloteh. Berbicaralah secukupnya saja. Jadikan ucapan yang ingin Anda ucapkan itu ringkas, jelas, dan jangan sampai bertele-tele.

Dalam Al-Quran surat Qaaf ayat 17 sampai 18 dijelaskan bahwa ada dua malaikat yang akan duduk di sebelah kanan dan kiri. Maka malaikat tersebut akan mencatat semua yang sudah diucapkan maupun yang dilakukan (QS. Qaaf ayat 17-18).

Untuk itu, wahai para wanita muslimah ingatlah ketika Anda berbicara itu secukupnya saja. Jangan sampai bertele-tele yang justru bisa menyebabkan pahala Anda menjadi berkurang karena adanya sebuah perbuatan dosa.

baca juga: Doa Bangun Tidur Mudah Dihafalkan untuk Amal Kebaikan

Berbicaralah dengan Mengutamakan Unsur Hati-hati

Maksud dari adanya adab berbicara wanita muslimah satu ini adalah supaya kita bisa mengucapkan perkataan yang positif. Tidak menyinggung ataupun menyakiti perasaan orang lain. Berhati-hatilah ketika berbicara, jangan sampai lepas kendali.

Sudah seharusnya juga untuk kita saling mengingatkan dalam perihal kebaikan. Dalam Al-Quran surat Qaaf juga dijelaskan bahwa tidak ada satu ucapan pun yang tidak dicatat oleh malaikat (QS. Qaaf ayat 18).

Hendaknya Berkata Baik Atau Diam

Sebagaimana dengan arti hadits riwayat Bukhari Muslim yang artinya “Siapapun yang beriman kepada hari akhir, maka hendaknya mengatakan perkataan yang baik atau lebih baik diam “(HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadits tersebut sudah bisa ditarik kesimpulan bahwasannya tidak usah kita berbicara jika yang kita bicarakan itu bukan hal yang baik-baik.

Jika sekiranya Anda tidak mampu untuk mengucapkan yang baik, maka diam adalah solusi terbaik. Disamping itu juga, ketika Anda sudah tidak bisa mengatakan hal yang baik, jangan sampai pahala yang sudah Anda miliki itu berkurang.

Jangan Mencela Atau Menghina

Allah menciptakan manusia itu dengan sebaik-baik bentuk. Manusia juga lebih sempurna karena mempunyai akal. Kelak, semua kedudukan manusia di akhirat itu tetap sama tidak membedakan mana yang kaya dan miskin.

Perhatikan adab berbicara wanita muslimah. Berbicaralah hal-hal yang baik, jangan saling hina karena semua itu sama. Meskipun, Allah menciptakan dengan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Sebagaimana bunyi hadits “Bukan menjadi seorang mukmin jika ia masih suka mencela, melaknat, ataupun berkata-kata keji” (HR. Tirmidzi).

Kita tidak tahu jika orang yang kita hina dan cela itu adalah orang yang lebih baik di hadapan Allah SWT. Pada intinya, kita itu tidak tahu bagaimana Allah memandang kita.

Menghindari Perkataan yang Dusta

Ciri orang munafik itu ada tiga, yakni jika dipercaya ia dusta, berjanji justru mengingkari, dan mendapatkan amanah malah khianat. Hal yang demikian itu juga berdasarkan dengan hadits riwayat Bukhari.

Padahal Allah sudah memberikan hadiah yang berupa surga untuk siapapun yang menghindari perbuatan atau perkataan dusta. Siapa yang tidak ingin masuk dalam surga Allah SWT?

Bahkan orang yang tidak beriman sekalipun sangat mendambakan surga tersebut. Oleh sebab itu, menghindari perkataan dusta juga menjadi adab berbicara wanita muslimah yang sangat penting.

Menghindari Ghibah dan Panggilan yang Buruk

Ketika bulan Ramadhan, perbuatan ghibah bisa mengurangi pahala puasa. Jika tidak, Ramadhan justru akan mengurangi pahala yang sudah Anda kumpulkan.

Menghindari perbuatan ghibah juga termasuk dalam adab berbicara wanita muslimah. Semoga dengan kita mengamalkan adab berbicara wanita muslimah tersebut, kita lebih dekat kepada Allah SWT. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -