Kamis, Desember 1, 2022
BerandaBerita CiamisAksi Pungut Sampah di Situ Lengkong, Jaber Ciamis Kolaborasi Pokdarwis

Aksi Pungut Sampah di Situ Lengkong, Jaber Ciamis Kolaborasi Pokdarwis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Dalam upaya menjaga lingkungan, tim Jabar Bergerak (Jaber) Ciamis dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan aksi pungut sampah di seputar objek wisata Situ Lengkong Panjalu, Minggu (27/06/2021) siang.   

Ketua Tim Jabar Bergerak mengungkapkan, aksi ini merupakan kolaborasi dengan beberapa kalangan pemuda Kecamatan Panjalu maupun Pokdarwis Kecamatan Panjalu. Tujuanya  sebagai edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan terutama jangan sampai membuang sampah plastik ke pinggiran objek wisata Situ Lengkong.

“Untuk menyadarkan masyarakat maupun wisatawan dalam hal membuang sampah dibutuhkan kolaborasi bersama. Makanya kita menggandeng sebagian anak muda dan Pokdarwis untuk mengkampanyekan jaga lingkungan. Salah satu caranya dengan memungut sampah di pinggiran objek wisata Situ Lengkong Panjalu,” katanya, Minggu (27/6/2021). 

Menurut Agus, kegiatan yang dilakukan oleh tim Jabar Bergerak Ciamis tersebut memperhatikan protokol kesehatan dari mulai menggunakan masker, menjaga jarak, serta menggunakan sarung tangan sekali pakai pada saat kegiatan berlangsung. 

“Kebetulan pada minggu ini objek wisata Panjalu ditutup sementara. Makanya kita mengagendakan acara ini dengan memungut sampah di pinggiran objek wisata Situ lengkong Panjalu,” ungkapnya. 

Selain aksi pungut sampah, para relawan juga membersihkan dua Mushola yang berada dekat lokasi objek wisata Situ Lengkong Panjalu. 

“Kondisi pandemi Covid-19 kali ini mengharuskan kita bergotong royong dalam hal mengkampanyekan hidup bersih sehat. Maka dari itu kita sasar juga ke Mushola yang berdekatan dengan objek wisata,” terangnya. 

Agus berpesan agar masyarakat mempraktekkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS). PHBS tersebut merupakan kunci utama dalam memerangi kondisi disaat Pandemi Covid-19. (Fahmi/R7/HR-Online) Editor: Ndu