Anonymous Incar Elon Terkait Cryptocurrency

Anonymous Incar Elon Musk Terkait Cryptocurrency
Anonymous Incar Elon Musk Terkait Cryptocurrency

Anonymous baru-baru ini mengejutkan publik dunia. Beredar kabar jika kelompok tersebut tengah mengincar CEO Tesla yakni Elon Musk. Kabar ini beredar melalui pemberitaan salah satu situs kenamaan.

Pada dasarnya kelompok ini tengah mengkritik kekuatan dari Elon Musk. Hal ini terkait kekuatan dari CEO Tesla yang mempunyai kekuatan atas pasar cryptocurrency. Memang akhir-akhir ini pasar cryptocurrency mengalami goncangan hebat.

Bahkan hal yang terparah adalah bitcoin mengalami penuruan cukup tajam. Parahnya angka penurunan tersebut paling anjlok sejak kemunculan bitcoin. Sang bos Tesla, terduga kuat memiliki pengaruh terhadap pergerakan harga bitcoin.

Memang terbukti tiap cuitan Elon berpengaruh pada pasar cryptocurrency. Seperti apa bentuknya anonymous yang mengincar Elon Musk? Berita selengkapnya ada di bawah ini.

Apa Itu Anonymous?

Tengah mengincar Elon Musk, belum banyak orang mengetahui apa itu Anonymous? Mereka adalah sekelompok hacktivis skala internasional. Tak hanya itu, mereka juga terdesentralisasi dan terbentuk di tahun 2003 silam.

Para anggota di dalamnya bisa orang bedakan di depan publik dengan mengenakan penutup wajah. Adapun penutup wajah ini berupa topeng Guy Fawker. Topeng ini kerap terkenal dengan V for Vendetta. Di tahun 2011 silam, majalah kenamaan Time memasukkan nama kelompok ini menjadi orang yang memiliki pengaruh di dunia.

Terdapat sebuah lambang yang kerap berkaitan dengan kelompok ini. Bentuk lambang tersebut yakni pria tanpa kepala. Lambang ini mewakili benutk anonimitas juga organisasi tanpa adanya pemimpin. Pada bentuk awalnya, konsep dari kelompok ini merupakan hasil adopsi dari komunitas online yang terdesentralisasi.

Mereka bertindak dengan cara anonim namun terkoordinasi. Umumnya memiliki tujuan yang sudah mendapat persetujuan sendiri dalam kategori longgar. Fokus utamanya yaitu hiburan atau bernama lulz. Bermula dengan Project Chanologu di tahun 2008.

Project ini berisi serangkaian prank, protes sekaligus peretasan yang targetnya adalah Church of Scientology. Kolektif kelompok ini kian terkait dengan hacktivism yang terkolaboratif pada berbagai masalah di skala internasional.

Individu yang telah mengklaim selaras dengan Anonymous melakukan tindakan lain bermaksud untuk protes.

Sejarah Terbentuknya Kelompok Hacker

Awal dari terbentuknya grup Anonymous di tahun 2003 yang asalnya dari sebuah forum di internet yakni 4chan. Sekelompok peretas ini menentang terkait sensor serta pembatasan terkait kebebasan dalam berjelajah di internet.

Apalagi terdapat pengawasan online yang pihak pemerintah lakukan. Tak ada cara tersendiri bagaimana bisa bergabung dengan kelompok hacker tersebut. Pasalnya semua orang bisa saja menjadi anggota hacker ini. Sebab mereka tak mempunyai pemimpin serta tidak ada bentuk struktur organisasi.

Di tanggal 5 November tahun 2013 silam, pengunjuk rasa berbentuk Anonim berkumpul dalam seluruh belahan dunia. Perkumpulan ini berguna untuk Million Mask March. Demonstrasi tersebut berlangsung pada 400 kota di semua penjuru dunia.

Aksi tersebut bertepatan bersama Malam Guy Fawkes. Ini bukanlah bentuk satu-satunya pawai, masih ada sejumlah lainnya dalam kurun waktu bertahun-tahun. Misalnya saja pada pawai yang berlangsung 2015 lalu. Pawai ini menjadi bentuk kerusuhan dan tak terkendali di kawasan London, Inggris.

Terdapat kelompok lainnya yang bergabung dalam grup peretas ini. Kelompok tersebut adalah Blink Hacker Group yang mengasosiasikan diri mereka dan mengklaim sudah meretas server serta situs web pada penjara di Thaliand.

Data yang berhasil mereka susupi sudah kelompok ini bagikan secara daring. Serta kelompok ini juga mengklaim sudah memberikan data tersebut kembali pada kehakiman beserta warga negara Thailand. Rupanya peretasan ini mereka lakukan atas berita dari negara tersebut terkait penganiayaan terhadap tahanan di sana.

Baru-baru ini yakni tahun 2020 silam, Anonymous pun mulai serangan dunia maya mereka kepada pihak pemerintah Nigeria. Mereka mulai operasi ini sebagai dukungan terkait gerakan EndSARS di kawasan Nigeria.

Kelompok Hacker Mengincar Elon Musk

Sekarang ini, kelompok Anonymous tengah mengincar CEO Tesla yakni Elon Musk. Memang Elon Musk terkenal cukup aktif lewat bermacam pertanyaannya di media sosial Twitter pribadinya. Bahkan cuitannya di media sosial ini bisa berpengaruh terhadap harga cryptocurrency. Yakni mata uang kripto misalnya dogecoin, bitcoin dan lain sebagainya.

Karena hal ini lah, banyak followers Ellon di akun media ini menjadi jatuh bangkrut. Terlebih mereka ynag mempercayai semua omongan Elon Musk terkait mata uang kripto. Sebab alasan tersebut, grup hacker ternama yang menamakan dirinya Anonymous memutuskan untuk mengambil tindakan kepada bos Tesla.

Kini, kelompok hacker tersebut menjadikan Elon Musk sebagai salah satu target peretasan mereka. Kabar ini bahkan sudah tersebar di berbagai media kenamaan dunia di hari Senin 7 Juni sekarang. Berita tersebut terungkap malalui sebuah video.

Video ini beredar di media sosial yang bisa banyak orang saksikan. Pada video berdurasi 3 menit lewat 47 detik ini, kelompok peretas menyebut jika Elon Musk sebagai sosok yang arogan. Bahkan belum lama ini, banyak orang kehilangan uang mereka dalma bentuk cryptocurrency sebab tertipu atas nama Elon Musk.

Orang-orang itu mengaku kehilangan uang sebanyak 2 juta dollar atau setara dengan 28,5 miliar rupiah. Mereka sudah tertipu oleh aktor jahat dengan kedok menjadi Elon Musk dalam kurun waktu enam bulan belakangan.

Meskipun sudah memulai peperangan kepada Elon Musk, namun Anonymous ini belum mengungkap jelas apa yang akan mereka lakukan.

Grup Peretas Murka Cuitan Elon Tentang Bitcoin

Rupanya kelompok Anonymous tengah murka terkait cuitan Elon Musk mengenai cuitannya. Terlihat dari sebuah video YouTube yang mengaku mereka adalah kelompok hacker ternama dunia itu. Dalam video, kelompok hacker mengatakan jika cuitan Elon Musk sudah mengguncang pasar mata uang digital kripto.

Kelompok ini juga menilai Elon sudah menghancurkan kehidupan banyak orang yang telah bekerja keras selama hidupnya. Mereka juga mengatakan juga belum lama ini, Elon Musk malah membuat kegaduhan. Sehingga banyak orang melihat sang CEO Tesla tak lebih dari seorang pria kaya. Namun pria kaya ini memiliki sifat narsistik lain dan begitu membutuhkan perhatian banyak orang.

Hacktivis yang berbentuk grup ini juga menaruh sorotan pada sejumlah penggemar dari Elon Musk. Mereka menilai penggemar mengabaikan permasalahan ini. sebab penggemar lebih berfokus akan potensi kebaikan yang bisa dibawa dari proyek Elon Musk pada dunia.

Hacker ini juga menambahkan jika Elon Musk bukanlah satu-satunya sosok yang tenar di kota. Juga persingan kepadanya akan kian ketat di setiap hari. Sebab ada banyak perusahaan yang bekerja dalam eskplorasi di luar angkasa beserta kendaraan tenaga listrik.

Tetapi mereka menilai jika Elon Musk hanyalah satu-satunya bos yang memperoleh pengikut kultus lewat unggahannya. Serta pengikut ini berasal dari trolling dunia dalam media sosialnya.

Menurut Anonymous, banyak orang tidak tahun jika sebagian besar penghasilan Tesla bukanlah dari penjualan kendaraan. Tetapi asalnya dari subsidi pemerintah dengan cara menjual bentuk kredit pajak karbon guna inovasi Elon pada energy bersih.

Aksi dari Anonymous memang barulah sebatas video saja. Namun jika hal ini terus terjadi bisa saja akan ada tindakan lainnya di masa mendatang.