Cara Menanam Pepaya Cepat Panen Untuk Usaha Budidaya

cara menanam pepaya
Panduan cara menanam pepaya. Foto: Ist/Net

Cara menanam pepaya pada dasarnya tidak berbeda dengan tanaman buah lainnya. Namun agar tanaman cepat panen sehingga usaha budidaya menguntungkan, perlu teknik yang wajib anda tahu.

Pepaya merupakan salah satu jenis buah yang menjadi favorit banyak orang. Baik anak-anak hingga orang dewasa sangat menyukai jenis buah kaya nutrisi ini. Baik dengan mengkonsumsinya langsung atau menjadi olahan minuman es yang nikmat.

Permintaan pasar untuk buah pepaya hingga saat ini sangat besar. Bahkan permintaan ini selalu meningkat tanpa mengenal waktu. Apalagi harga jual buah ini terbilang stabil dan jarang mengalami penurunan.

Buah ini juga merupakan komoditas yang menjanjikan dan menguntungkan untuk usaha. Ini tentunya bisa menjadi peluang usaha yang tepat dan merupakan salah satu jenis buah yang cocok untuk anda kembangkan.

Dengan menjalankan usaha budidaya nantinya anda bisa membantu memenuhi permintaan pasar. Sehingga anda bisa mendapatkan untung yang melimpah dari usaha budidaya buah penuh nutrisi ini.

Baca Juga: Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot, Usaha Rumahan Yang Menjanjikan

Panduan Cara Menanam Pepaya

Dalam membudidaya buah pepaya ini ada beberapa cara yang bisa anda coba buat dan lakukan. Seperti menanam buah pepaya dengan indukan dari benih yang baik, sampai dengan proses penggemburan tanah.

Anda juga perlu memperhatikan proses pemupukan dan lainnya. Ini merupakan serangkaian tahapan untuk menghasilkan buah yang berkualitas. Nah berikut ini beberapa teknis budidaya dan cara menanam pepaya yang bisa anda lakukan. 

Pemilihan Benih

Dalam memilih benih pepaya, maka sebaiknya pilihlah benih dari pohon pepaya yang sempurna, dan didapatkan dari buah yang berasal dari benih yang bebas cacat serta bebas penyakit.

Biji pepaya terdapat pada rongga buah yang berwarna hitam kelam, dan inilah biji yang baik untuk menghasilkan pepaya yang baik nantinya, dimana biji yang tumbuh pada ujung pepaya, memiliki kemampuan yang baik dalam menciptakan buah dan pohon yang baik pula.

Penyemaian Benih

Langkah cara menanam pepaya selanjutnya adalah melakukan penyemaian benih. Benih terlebih dahulu mesti kita keringkan menjadi kecambah terlebih dahulu. Setelah itu anda bisa merendam dengan air hangat, dan pilih biji yang tenggelam untuk disemaikan.

Tisu sebagai pembungkus bisa anda coba gunakan untuk menebar benih di atasnya. Kemudian masukan ke dalam kotak anyaman bambu.

Setelah itu anda bisa mencoba untuk menempatkannya pada wadah yang bisa tembus ke air. Setelah menjadi bibit, maka anda bisa memindahkannya ke polybag untuk kemudian anda semai.

Baca Juga: Usaha Budidaya Tanaman Hias yang Menguntungkan dan Mudah

Pengolahan Tanah Dan Penanaman

Cara menanam pepaya yang tak kalah pentingnya adalah tahap pengolahan tanah dan penanaman. Pada budidaya pada lahan tegalan atau non terasering, anda bisa menggemburkan tanah terlebih dahulu.

Setelah itu buat bedengan dengan ukuran lebar 2 meter, dan sesuaikan panjangnya selebar 50 cm.

Campurkan pupuk kompos atau pupuk kandang pada tanah dibagian atasnya, dan kemudian anda bisa mencoba memasukannya kedalam lubang hitam, dan netralkan dengan kapur atau dolomit.

Setelah lubang siap, maka anda bisa menyemai bibit dari polybag. Penyiraman dilakukan hingga tanaman berumur 1,5 bulan semenjak dipindahkan.

Perawatan

Tahapan cara menanam pepaya yang tak kalah penting adalah perawatannya. Pada tahap ini anda lakukan sejak umur 1,5 bulan dari waktu penanaman. Tanaman yang tumbuhnya tidak bagus segera ganti dengan tanaman yang tumbuhnya bagus.

Anda juga bisa menggunakan cara dua bibit dalam satu lubang tanaman. Jika tanaman tumbuh bunga pada ketiak daun dan bunganya tunggal, maka bunga sempurna dan biarkan tumbuh.

Jika yang keluar adalah bunga berkelompok maka sebaiknya pohon anda cabut. Kemudian sulam dengan bibit lainnya. Pemupukan sendiri wajib anda lakukan pada usia 2 minggu semenjak bibit anda pindahkan ke tanah.

Pemanenan

Pada budidaya pepaya, maka pemanenan bisa dilakukan pada usia bibit sudah 9 hingga 14 bulan, dan untuk frekuensi panennya sendiri dilakukan pada 10 hari sekali, dengan varietas dan teknik budidaya yang tergantung dari kondisi iklim.

Sementara untuk jenis buah pepaya yang dipetik, sebaiknya pada stadium mendekati matang, dengan garis menguning yang ada pada kulit buahnya.

Demikian beberapa panduan umum cara menanam pepaya yang perlu anda perhatikan. Dengan teknik budidaya tanaman yang baik tentunya akan memberikan hasil panen yang sesuai dengan harapan kita. (R10/HR Online)

Editor: Jujang