Diduga Keracunan Makanan, 25 Warga Banjaranyar Ciamis Masuk PKM

Keracunan Makanan
Puluhan warga Desa Pasawahan, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, dirawat di Puskesmas Cigayam usai makan kupat tahu. Foto : Suherman/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Diduga keracunan makanan, puluhan warga Desa Pasawahan, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dilarikan ke Puskesmas Cigayam.

Puluhan warga tersebut mengaku mual dan pusing setelah mengonsumsi kupat tahu yang mereka beli dari pedagang keliling pada Senin (31/05/2021) sore.

Tahyun, salah seorang pasien mengaku merasakan mual dan pusing setelah mengonsumsi kupat tahu yang ia beli dari pedagang keliling.

“Sebelumnya saya itu jajan kupat tahu dari pedagang yang keliling kampung. Setelah selesai makan kupat tahu, perut saya langsung melilit. Kemudian kepala terasa pusing,” tuturnya kepada HR Online, saat dalam perawatan PKM Cigayam, Rabu (02/05/2021) dinihari.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cigayam, Ari Angga Rianto membenarkan adanya puluhan warga Desa Pasawahan, yang masuk Puskesmas Cigayam untuk menjalani perawatan.

Baca Juga : Puput, Gadis Cantik Asal Banjaranyar Ciamis Penakluk Ular Kobra

“Ada 25 orang warga yang kini tengah kami rawat, mula dari anak-anak, remaja, hingga dewasa,” katanya.

Namun menurut Ari, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah para pasien tersebut benar keracunan makanan. Atau ada virus lain sebagai penyebab keracunan massal tersebut.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah para pasien ini keracunan makanan, atau ada hal lain sebagai penyebabnya. Kami juga tengah melakukan pemeriksaan intensif untuk bisa mendeteksi penyebab kejadian ini,” terangnya.

Ari menambahkan, para pasien tersebut masuk ke Puskesmas Cigayam. Namun sebelumnya pihak bidan desa bersama pemerintah desa setempat melakukan penyisiran

“Mengingat jumlahnya cukup banyak, serta kondisi pasien lemah, maka dari itu, sore tadi kita langsung jemput mereka untuk mendapatkan perawatan,” pungkasnya. (Suherman/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah