Efek Melepas Aki Mobil Injeksi Tanpa Menggunakan Prosedur yang Benar

Efek Melepas Aki Mobil Injeksi
Ilustrasi Efek Melepas Aki Mobil Injeksi. Foto: Ist/Net

Efek melepas aki mobil injeksi tanpa memperhatikan prosedur yang benar bisa berakibat fatal. Seperti terjadinya korsleting hingga muncul percikan api. Kejadian seperti ini bisa memicu permasalahan lain yang mungkin saja memicu mesin kendaraan menjadi rusak.

Selama masa pandemi ini, mungkin kalian sering mencoba hal baru guna mengisi waktu. Misalnya saja melakukan perawatan mobil injeksi dengan mengecek kondisi aki, apakah dalam kondisi yang baik atau tidak. Bahkan jika ternyata menemui keadaan aki yang dalam kondisi tidak baik, mungkin saja kalian menggantinya secara mandiri. 

Baca Juga : Cara Cabut Aki Mobil yang Benar Dimulai Dari Terminal Negatif

Dalam setiap kendaraan, termasuk pada mobil injeksi, kegiatan mengganti atau melepas aki akan selalu ada. Meski begitu, tidak semua mobil injeksi bisa kalian ganti akinya dengan begitu saja.

Salah-salah justru mobil harus mengalami ECU sehingga harus mereset otak kendaraan. Untuk itu, bagi kalian yang masih awam, namun ingin mencoba untuk melepas aki sendiri. Sebaiknya gunakan panduan agar proses pelepasan aki berjalan lancar.

Ketahui Efek Melepas Aki Mobil Injeksi, Bisa Timbulkan Masalah Fatal

Aki merupakan komponen terpenting dalam kendaraan. Sebab adanya komponen ini berfungsi untuk menyuplai dan menampung arus listrik agar menyebar ke dalam sistem kelistrikan kendaraan. Tanpa adanya aki, kendaraan akan kesulitan untuk beroperasi dan bahkan sulit untuk menyala.

Melepas aki mobil haruslah dengan hati-hati, terlebih lagi pada mobil berteknologi injeksi dengan otak utamanya ECU (Engine Control Unit). Cara melepas aki mobil bisa kalian lakukan pada saat mobil menyala. Karena jika melepas aki saat mobil dalam posisi mati, ECU tersebut akan mereset ulang.

Namun jika kalian masih ragu untuk mengerjakan sendiri, sebaiknya bawa saja ke bengkel terdekat untuk mendapat penanganan yang tepat.

Mengingat proses melepas aki yang tidak boleh secara sembarangan, langkah tersebut tentunya sangat tepat. Karena kesalahan dalam mengganti atau melepas aki pada mobil injeksi, bisa menimbulkan beberapa efek yang fatal.

Reset Engine Control Unit (ECU)

Proses melepas aki pada mobil injeksi tidak boleh kalian lakukan secara sembarangan atau main lepas-pasang, karena memiliki efek yang berbahaya.

Terdapat beberapa prosedur yang wajib kalian ikuti agar tidak menimbulkan permasalahan pada kendaraan. Agar lebih aman, melepas aki sebaiknya kalian lakukan saat kendaraan masih dalam posisi menyala. Tujuannya untuk menjamin agar mesin bisa menyala normal ketika kalian starter nanti.

Baca Juga : Aki Mobil Tekor, Kenali Apa Saja Penyebab yang Sering Terjadi

Bila kalian tidak mengikuti prosedur yang benar, proses melepas aki ini justru akan menyebabkan ECU tereset. Jika ECU sampai ke reset, maka ada beberapa memori yang terhapus. Hal ini ECU merekam pola mengemudi para pengguna mobil, seperti ketika memindah posisi gigi dan throttle atau bukaan gas.

Nah, kesalahan saat melepas aki pada mobil injeksi bisa memunculkan efek terhapusnya memori. Hal ini menjadikan mobil sama seperti saat keluar dari pabrik. Untuk itu, pengguna harus mengendarai mobil lagi agar ECU bisa mempelajari pola mengemudi sehingga ECU normal kembali.

Terjadinya Korsleting

Efek melepas aki pada mobil injeksi bisa saja memunculkan percikan api hingga terjadinya korsleting. Hal ini sangat mungkin terjadi apabila kalian tidak memperhatikan terminal pada aki. Dalam komponen ini, terdapat dua terminal yang harus kalian perhatikan, yaitu terminal negatif dan positif.

Baca Juga : Umur Pakai Aki Mobil, Bisa Dipengaruhi Oleh Beberapa Faktor

Saat ingin melepas atau mengganti aki pada kendaraan, sebaiknya lakukan dengan melepas terminal negatif terlebih dulu. Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya korsleting atau arus pendek.

Antisipasi ini sangat efektif untuk menghindari timbulnya masalah ketika terminal positif tanpa sengaja menyentuh bodi kendaraan.

Aki pada mobil injeksi memiliki bobot lumayan. Ketika yang kalian lepas terminal positif terlebih dulu, efeknya sangat berbahaya. Efek ini bisa terjadi saat pemilik kendaraan tidak kuat mengangkat aki.

Aki pun bergeser mengenai body kendaraan. Setelah itu, korslet bisa saja terjadi dengan adanya percikan api. Untuk itulah, pentingnya mengikuti prosedur pelepasan aki dengan benar.

Sehingga proses melepas aki dari mobil injeksi tidak akan menimbulkan efek yang berbahaya bagi kendaraan dan pemiliknya. Namun untuk memastikan keamanan dan meminimalisir terjadinya kesalahan, kalian bisa membawa kendaraan ke bengkel terdekat. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto