Galaksi IC 1623 Pada Penggabungan Akhir Menjadi Tabrakan Dahsyat

Galaksi IC 1623
Ilustrasi Galaksi IC 1623. Foto: IST/NET

Galaksi IC 1623 merupakan sistem galaksi yang saling berinteraksi dengan cahaya terang. Hal tersebut terlihat jika kita amati dengan inframerah. Salah satu dari dua galaksi, galaksi terang-inframerah namun menjadi terlihat kabur secara optik VV 114E. Hal tersebut memiliki sejumlah besar gas hangat dan padat.

Dalam gambar mingguan Hubble, Nampak Tabrakan kosmik dahsyat. Sehingga menjadi pusat perhatian. Dalam gambar tersebut menampilkan pasangan galaksi yang berinteraksi IC 1623. Hal tersebut terletak sekitar 275 juta tahun cahaya di Konstelasi Cetus (The Whale).

Baca Juga: Galaksi Spiral NGC 3254, Terletak di Rasi Leo Minor

Informasi Galaksi IC 1623 dan Pemicu Ledakan

Melansir situs esahubble.org, kedua galaksi tersebut berada dalam tahap akhir penggabungan. Selain itu para astronom memperkirakan aliran masuk gas yang sangat kuat.

Hal ini menjadi pemicu ledakan pembentukan bintang yang hiruk pikuk. Selain itu terjadi pada Galaksi ledakan bintang kompak yang dihasilkan.

Kedua galaksi yang saling berinteraksi tersebut menjadi pemandangan yang indah dan sangat familiar. Hubble sendiri telah menangkap IC 1623 tersebut pada tahun 2008.

Hubble menggunakan dua filter pada panjang gelombang optik dan inframerah menggunakan Advance Camera for Surveys untuk mengetahui Galaksi IC 1623.

Gambar tersebut menggabungkan data dari Wide Field Camera 3. Selain itu menggabungkan pengamatan yang diambil dalam delapan filter yang mencakup panjang gelombang inframerah hingga ultraviolet. Dengan tujuan untuk mengungkap detail yang lebih baik dari IC 1623.

Pengamatan serta penelitian mengenai pasangan galaksi di masa depan adalah dengan Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA/ESA/CASA.

Hal tersebut akan menjelaskan lebih banyak mengenai proses yang menggerakkan pembentukan bintang ekstrem di lingkungan seperti halnya IC 1623.

Pengamatan lebih lanjut Galaksi IC 1623 menghasilkan gagasan ketika aliran gas sentral yang memicu ledakan bintang secara intens dapat meningkatkan luminositas inframerah pada bagian atas ambang ultraluminous.

Tentu saja sistem ini kemungkinan akan berkembang menjadi sistem starburst kompak yang mirip dengan Arp 220. IC 1623 tersebut terletak sekitar 300 juta tahun cahaya dari Bumi. Mereka melaju menjauhi bumi dengan kecepatan lebih dari 6000 kilometer per detik.

Baca Juga: Galaksi Spiral NGC 5037 Menakjubkan, Detail Luar Biasa Terlihat

Pengamatan Pasangan Galaksi

Pasangan  IC 1623 A tersebut dan sebelah kiri IC 1623 B adalah sebagian besar terdiri dari bintang-bintang berusia menengah dan bintang muda. Banyaknya daerah pembentuk bintang muda tersebut terpicu oleh pertemuan pertama penggabungan.

Galaksi tersebut sangat terang jika teramati secara infra merah. Sekaligus masuk dalam klasifikasi sebagai Luminous Infrared Galaxies (LIRGs). Pada tahun 2011 supernova PSN J01074673-1730278 dan PSN J01074624-1730296 keduanya terjadi di IC 1623B.

Pengetahuan Galaksi Tersembunyi Sebelumnya

Sekedar informasi, sebelum adanya pengamatan Galaksi IC 1623, terdapat sebuah galaksi spiral yang letaknya lebih dekat dengan Bima Sakti sekitar 13 juta tahun cahaya dari bumi menjadi salah satu galaksi yang paling terang.

Namun galaksi tersebut berlapiskan gas kosmik yang tebal, deu dan bintang sehingga menjadikan sebagian besar tersembunyi dari pandangan.

Para ilmuwan tertantang untuk mengungkap gambaran dengan menggunakan teleskop luar angkasa Hubble. Hasilnya dapat melihat galaksi tersembunyi.

Bahkan dari pengamatan tersebut menghasilkan foto yang sangat menakjubkan yang menunjukkan inti terang dari sebuah galaksi. Hal tersebut mengintip dari awan kosmik warna-warni yang berputar-putar.

Selain pengamatan Galaksi IC 1623 tersebut, juga pernah ada pengamatan yang menjabarkan galaksi spiral IC 342 yang terletak di rasi Camelopardalis sekitar 8,9 juta tahun cahaya.Selain itu juga pengamatan pada NGC 2685 atau galaksi Helix Arp 336.

Galaksi cincin kutub dengan diameter sekitar 50.000 tahun cahaya yang terletak di sekitar 42 juta tahun cahaya dari bumi di konstelasi Utara Ursa Major. hal tersebut dengan kecepatan hingga 883 per detik.

Nama Arp 336 tersebut tertulis pada Arp’s Atlas of Peculiar Galaxies. Hal tersebut tersusun oleh Halton Arp pada tahun 1962 hingga 1967. California Institute of Technology telah menerbitkannya.

Galaksi yang bertabrakan biasa terjadi selama evolusi galaksi. Tabrakan tersebut merupakan bentuk dari interaksi galaksi. Sehingga tidak memiliki momentum untuk melanjutkan perjalanan setelah tabrakan terjadi.

Secara umum, jika terjadi tabrakan galaksi yang salah satu lebih besar, maka sebagian besar akan tetap utuh setelah penggabungan.

Tabrakan tersebut akan disimulasikan dengan model komputer dengan menggunakan prinsip fisika realistis. Gesekan dinamis akan memperlambat gerakan relatif pasangan galaksi. 

Itulah informasi Galaksi IC 1623 terbaru. Para ilmuwan akan melakukan pengamatan lebih lanjut untuk mengetahui interaksi galaksi selanjutnya. (R10/HR Online)

Editor: Jujang