Gangguan pada Otot, Jenis dan Penyebabnya yang Sering Terjadi

Terjadinya gangguan pada otot akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Untuk melakukan berbagai macam pergerakan juga menjadi semakin terbatas. Karena itu penting mencari tahu tindakan antisipasi yang bisa kita lakukan ketika gangguan terjadi.

Otot merupakan alat gerak aktif dalam tubuh manusia yang memiliki tugas penting dalam menggerakkan berbagai macam organ tubuh. Menegali dan mengetahui gangguan yang sedang terjadi pada organ tersebut penting untuk penanganan yang tepat.

Jenis Gangguan pada Otot

Adapun beberapa jenis gangguan pada otot yang seringkali terjadi bisa Anda simak dalam uraian berikut ini.

Kram Otot

Kram otot termasuk salah satu keluhan umum yang seringkali terjadi pada siapapun. Biasanya kram otot berlangsung tidak terlalu lama dan hanya terjadi sekitar beberapa detik atau hitungan menit saja.

Seseorang yang mengalami kram otot bisa terjadi karena beragam faktor. Salah satunya karena otot terlalu sering kita gunakan menunjang aktivitas berat.

Selain itu kram juga bisa terjadi karena gangguan sirkulasi darah yang terjadi pada otot, dehidrasi, kurangnya asupan mineral dalam tubuh, gangguan sistem saraf dan berbagai penyebab lainnya.

Keseleo

Keseleo atau terkilir merupakan gangguan pada otot yang terjadi akibat cedera ligamen. Ligamen adalah jaringan pita keras yang menjadi penghubung antara dua atau lebih tulang pada bagian sendi. 

Cedera ini termasuk cedera ringan yang bisa terjadi pada siapa saja. Hal ini bisa terjadi karena berjalan pada posisi yang salah, terjatuh atau cedera olahraga.

Pada kasus cedera ringan karena keseleo, memar, bengkak dan nyeri sendi yang terrasa akan berlangsung selama beberapa hari saja. Salep untuk meredakan nyeri dapat menjadi salah satu alternatif pengobatan yang bisa kita lakukan.

Atrofi Otot

Atrofi otot adalah suatu kondisi terjadinya penurunan pada massa otot dalam tubuh. Kondisi ini biasanya terjadi karena cedera atau suatu penyakit tertentu. Akibatnya bagian tubuh yang terserang tak bisa digerakkan dalam waktu yang lama.

Dalam berbagai macam kasus, kondisi atrofi otot biasanya pulih setelah melakukan berbagai macam upaya penanganan. Seperti dengan diet, latihan, dan juga terapi fisik yang kita lakukan secara intensif.

Distrofi Otot

Distrofi otot atau yang terkenal dengan sebutan muscular dystrophy merupakan jenis gangguan pada otot yang terjadi karena kelainan otot. Ciri gangguan ini berupa melemahnya otot secara bertahap dan umumnya karena turunan dari orang tuanya.

Jadi anak dengan orang tua yang mengalami muscular dystrophy atau distrofi otot akan cenderung mengalami masalah yang sama nantinya.

Sampai saat ini masih belum ada obat khusus dan penangangan yang tepat untuk mengatasi, mencegah dan mengantisipasi distrofi otot atau bahkan menyembuhkannya.

Akan tetapi terapi dan pengobatan dapat anda lakukan guna membantu meringankan keluhan. Termasuk meredakan gejala ataupun dampak yang bisa berkembang akibat distrofi otot.

Fibromyalgia

Fibromyalgia merupakan suatu kondisi pada otot yang berupa sensasi rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu ketika kambuh. Gejala kambuhan orang yang mengalami gangguan pada otot jenis ini bermacam-macam.

Seperti mengalami nyeri, kekakuan otot, mudah lelah ketika beraktivitas, sulit tidur, gangguan memori, dan juga sakit pada bagian perut.

Mengenai penyebab fibromyalgia sampai saat ini masih belum bisa kita ketahui secara pasti. Namun gangguan ini berhubungan dengan sejumlah pemicu. Seperti kelainan neurotransmitter otak, perubahan sistem saraf pusat, kelainan genetik, stres, atau infeksi.

Miositis

Miositis merupakan kondisi radang otot yang dapat menyerang serat – serat otot sehingga mengakibatkan otot menjadi semakin lemah. Penyebab miositis sangat beragam di antaranya bisa terjadi karena infeksi, cedera, atau penyakit autoimun.

Gejala miositis dapat berupa rasa lelah yang dirasakan ketika berdiri atau pun berjalan, ruam kulit pada bagian tertentu, mudah jatuh ketika berdiri atau pun sulit untuk bernafas.

Tendinitis

Tendinitis adalah suatu jenis gangguan pada otot karena adanya peradangan  otot. Kondisi ini biasa terjadi karena jaringan fleksibel penghubung otot ke tulang atau tendon yang mengalami pembengkakan parah.

Gangguan ini biasanya terjadi pada area pergelangan tangan, pergelangan kaki, bahu, siku dan juga lutut.

Penyakit Parkinson

Parkinson merupakan penyakit pada otot yang terjadi karena sel saraf otot tidak menghasilkan dopamin dalam jumlah yang cukup.

Akibatnya penderita akan sulit mengendalikan otot-otot tubuh sehingga sering tremor pada bagian kaki, lengan, wajah, tangan dan juga anggota gerak lainnya.

Penyakit ini juga merupakan sebuah kelainan genetik yang berkaitan dengan usia. Jadi semakin tua usia seseorang maka potensi mengalami parkinson semakin tinggi.

Itulah beberapa contoh gangguan pada otot yang seringkali terjadi. Dengan mengenal jenis dan penyebabnya akan berguna untuk mencegah terjadinya gangguan yang cukup menyiksa ini.