Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita TasikmalayaTokmas Prihatin, Insentif Nakes Covid-19 di Tasikmalaya Belum Cair

Tokmas Prihatin, Insentif Nakes Covid-19 di Tasikmalaya Belum Cair

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Tokoh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Nurjamil prihatin lantaran insentif nakes atau tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 tak kunjung cair.

“Saya prihatin dan merasa miris mendengar insentif nakes itu sudah 8 bulan tidak juga mereka terima,” ujar Nanang Selasa (29/6/2021).

Padahal kata Nanang, tenaga kesehatan merupakan kalangan yang berada di garda terdepan saat menangani pasien Covid-19.

“Apalagi saat ini kasus  Covid-19 sedang membludak lagi, nakes pasti kewalahan, sudah selayaknya insentifnya dibayarkan,” katanya.

Baca Juga: Insentif Nakes Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya 8 Bulan Belum Cair

Pihaknya sebagai masyarakat mengaku heran mengapa insentif nakes yang menangani pasien Covid-19 di Tasikmalaya terlambat cair.

Padahal berdasarkan pemberitaan di media nasional, pemerintah sudah mulai menyalurkan insentif untuk nakes sejak 14 April 2021.

“Saat itu total nakes yang menerima insentif sebanyak 35.845 orang dengan total anggaran sekitar Rp 246,8 miliar,” jelasnya.

Selain itu, pada 20 April 2021 sebanyak 30.105 nakes mengusulkan insentif dengan total anggaran sekitar Rp 186,6 miliar.

“Tapi kenapa hingga saat ini, insentif nakes Covid-19 belum juga cair, ini yang membuat kita heran,” ungkap Nanang.

Lanjutnya, berdasarkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021, bahwa insentif untuk tenaga kesehatan ditransfer langsung ke masing-masing rekening.

“Jadi kalau benar sudah 8 bulan insentif nakes COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya belum cair, tentunya ini menjadi pertanyaan besar,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah nakes yang menangani pasien Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya, mengeluh lantaran 8 bulan insentifnya tak kunjung cair.

Padahal mereka sudah berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19 dengan resiko yang sangat besar.

“Insentif yang belum cair dari Oktober 2020 sampai Juni 2021,” kata salah seorang nakes. (Apip/R8/HR Online)

Editor: Jujang