Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya, Kenali Gejalanya Sejak Dini

jenis sakit kepala yang berbahaya

Jenis sakit kepala yang berbahaya sering tidak kita sadari. Namun, jika anda sering sakit kepala terus menerus sebaiknya waspadai. Sakit kepala yang terlalu sering bisa merupakan tanda adanya sesuatu yang berbahaya.

Ada banyak penyebab timbulnya sakit kepala. Seperti karena kebiasaan terhadap postur tubuh yang tidak normal. Sering melewatkan waktu makan juga termasuk faktor yang bisa memicu gangguan pada kepala.

Untuk sebagian orang, mengonsumsi kafein juga bisa memicu kerja jantung dalam memompa darah menjadi lebih cepat. Sehingga, pembuluh darah dalam otak akan meningkat yang menyebabkan terjadinya sakit kepala.

Ada juga beberapa penyebab sakit kepala yang lebih serius. Seperti karena trauma otak maupun infeksi meningitis. Biasanya trauma otak terjadi karena benturan keras pada kepala hingga menyebabkan cedera pada bagian otak.

Sementara pada meningitis terjadi karena adanya infeksi virus dalam lapisan otak. Hal lain yang terdengar aneh adalah sakit kepala terus menerus karena penggunaan obat sakit kepala yang berkepanjangan.

Baca Juga : Sakit Kepala Migrain, Penyebab dan Gejalanya yang Wajib Diwaspadai

Ragam Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya

Sakit kepala yang muncul sesekali merupakan hal yang lumrah. Namun, jika gangguan ini sering terjadi sebaiknya waspadalah. Berikut ini beberapa jenis sakit kepala yang berbahaya yang sebaiknya anda waspadai sejak dini.

Akibat Peningkatan Tekanan Intrakranial

Biasanya masalah sakit kepala yang satu ini terjadi karena tumor otak, kista, atau volume cairan otak yang meningkat. Kondisi ini akan menyebabkan tekanan yang menumpuk dalam kepala kian bertambah.

Adapun gejalanya berupa sakit kepala yang biasanya muncul secara tiba-tiba, parah, serta diiringi gejala gangguan saraf lainnya. Seperti muntah, kejang-kejang dan juga gangguan penglihatan.

Namun, seringkali gangguan ini berawal dari sakit kepala konstan selama beberapa waktu. Terutama ketika tekanan pada bagian rongga kepala mengalami peningkatan secara bertahap, yang kemudian menimbulkan gejala tertentu.

Sakit Kepala Tegang Kronis

Sakit kepala bisa terjadi dengan gejala rasa nyeri karena tekanan pada dua sisi kepala. Biasanya intensitasnya mulai dari ringan hingga menengah. Sakit kepala tegang yang sudah kronis biasanya dapat terjadi tanpa pemicu aktivitas fisik.

Baca Juga : Sakit Kepala Bagian Belakang, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Kebanyakan penderita penyakit ini mengalami peningkatan sensitivitas pada kepala ketika kita menyentuh kepalanya. Maka dari itu, penting memperhatikan gejala sakit kepala tegang akibat dari kronis berkepanjangan.

Migren Kronis

Jenis sakit kepala yang berbahaya selanjutnya yang perlu kita waspadai adalah migren kronis. Gangguan migrain yang sudah kronis umumnya terjadi pada seseorang yang pernah mengalami sakit migrain sebelumnya.

Kita dapat mengenali gangguan ini dengan gejala berupa sakit kepala pada satu atau dua sisi kelapa, dan sensasi berdenyut. Kondisi tersebut kemungkinan bisa menimbulkan rasa sakit sedang hingga sakit yang luar biasa.

Migrain kronis dapat terjadi karena aktivitas fisik rutin. Keadaan yang seperti ini juga mungkin muncul dengan mual, muntah, dan sensitif terhadap suara dan cahaya.

Hemicrania Continua

Gejala penyakit ini berupa sakit kepala pada satu sisi kepala. Namun gangguan ini berlangsung setiap hari dengan intensitas yang naik turun.

Baca Juga : Penyebab Sakit Kepala Berkepanjangan dan Solusi Cara Mengatasinya

Gangguan ini biasanya juga diikuti dengan gejala mata merah atau mata berair pada bagian sisi yang sakit. Kemudian, hidung berair atau tersumbat, kelopak mata menurun atau pembesaran pada pupil mata serta merasa lelah.

Sakit kepala akan lebih parah dan kronis dengan adanya beberapa gejala yang muncul mirip sakit kepala migrain.

Sakit Kepala Berulang (Rebound Headaches)

Rasa sakitnya mulai dari yang ringan hingga menengah. Gangguan ini terjadi dengan sendirinya, bahkan tanpa pemicu dari aktivitas tertentu. Jenis sakit kepala yang berbahaya ini merupakan akibat dari ketergantungan obat pereda nyeri secara berlebihan.

Mengonsumsi obat tersebut dalam jangka waktu yang lama atau obat ergotamine guna mengobati sakit migrain yang secara tiba-tiba berhenti dapat menimbulkan sakit kepala rebound.

Oleh karena itu perlu penanganan secara serius dari dokter guna menghindari munculnya penyakit lainnya.

Depresi

Sakit kepala memang menyerang bagian sel saraf otak. Jika hal ini sering terjadi dan tanpa penanganan lebih lanjut, bisa menyebabkan penderitanya mengalami depresi.

Depresi ini sendiri selain bisa menjadi penyebab gangguan kesehatan fisik, juga akan menjadi masalah yang serius untuk psikis anda.

Demikian beberapa jenis sakit kepala yang berbahaya yang sebaiknya anda waspadai. Jika anda terlalu sering sakit kepala segera memeriksakan ke dokter untuk memastikan penyebab. Hal ini juga penting untuk mencegah kondisi menjadi semakin parah. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah