Kabar Keberadaan Linda Utami, Ini Kata Satreskrim Polres Banjar

Linda Utami
Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu. M. Zulkarnaen, Foto : Sandi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kabar keberadaan Linda Utami masih misterius. Petugas kepolisian dari Polres Banjar, Polda Jawa Barat, hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku penggelapan uang majikannya senilai Rp 376 juta.

Gadis cantik berusia 21 tahun warga Kota Banjar itu menghilang tanpa meninggalkan jejak selama kurang lebih 2 bulan. Diduga gadis tersebut pergi bersama seorang kekasihnya.

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu. M. Zulkarnaen mengatakan, keberadaan Linda Utami terakhir terlihat berada di wilayah Kabupaten Garut.

“Linda masih belum ada kabar. Terakhir terlihat itu empat hari sesudah kejadian tersebut, ia melakukan transaksi tarik tunai sekitar daerah Limbangan. Tapi tidak menggunakan ATM pribadi, kemungkinan milik orang lain,” ungkapnya kepada HR Online, Senin (31/05/2021).

Baca Juga : Orang Tua Linda Utami di Kota Banjar Berharap Anaknya Segera Pulang

Selain itu, lanjut Iptu. Zulkarnaen, berdasarkan informasi yang pihaknya dapatkan, laki-laki yang diduga pergi bersama Linda Utami terlihat melakukan komunikasi dengan keluarganya.

“Kalau si cowoknya itu terakhir melakukan komunikasi sama keluarganya satu bulan setelah kejadian. Sebelum kejadian ini, laki-laki itu juga sempat mengirimkan uang kepada istrinya di Jambi,” paparnya.

Kendati demikian, pihaknya masih terus berupaya mencari kabar keberadaan Linda Utami dengan mengumpulkan informasi dan bukti-bukti yang kuat untuk mengetahui keberadaannya.

“Sampai sekarang kita masih lidik dengan melakukan cek CCTV, melakukan koordinasi dengan Polda, Polres, dan Polsek,” pungkas Kasat Reskrim Polres Banjar, Polda Jabar, Iptu. Zulkarnaen.

Diberitakan sebelumnya, Linda Utami menjadikan terduga pelaku penggelapan uang senilai Rp 376 juta milik majikannya sendiri.

Linda Utami merupakan karyawati toko In Pantes milik H. Inda Suhenda. Kemudian, majikan terduga pelaku melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian pada tanggal 5 April 2021. (Sandi/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah