Karakter Attack On Titan yang Mati dengan Tragis, Eren Termasuk?

Karakter Attack on Titan yang Mati dengan Tragis
Beberapa karakter Attack on Titan yang mati dengan tragis. Foto: Ist/Net

Ada beberapa karakter Attack On Titan yang mati dengan tragis. Anime yang menceritakan peperangan ini sudah pasti banyak yang mati.

Apalagi musuhnya bukan hanya manusia melainkan monster besar yang bernama Titan. Ada beberapa karakter yang mati secara tragis dalam anime karya Hajime Isayama ini.

Beberapa Karakter Attack On Titan yang Mati dengan Tragis

Hajime Isayama memang menggambarkan mahakaryanya ini akan bernuansa “dark” alias bernuansa kegelapan. Bukan karena iblis atau apa, melainkan kematian dari berbagai karakter yang disayangi para fans.

Baca Juga: Manusia Terkuat di Attack On Titan, Dari Bocah Gabi Hingga Si Cebol Levi

Kehebatan Isayama Sensei ini memang mampu membolak balikan nuansa hati para penonton. Kematian ini sudah pasti ya dan bukan perkiraan karena manganya sendiri memang sudah tamat.

Lantas siapa saja yang mati dengan tragis dalam anime Attack on Titan? Berikut ulasannya:

Carla dan Grisha Jaeger

Karakter Attack On Titan yang mati dengan tragis pertama dan kedua adalah orang tua dari Eren Jaeger. Pertama adalah ibu Eren Jaeger yang bernama Carla.

Titan Dina Fritz adalah yang memakan ibu dari Eren Jaeger tersebut. Menariknya, Dina itu adalah ibu tiri dari Eren.

Kemudian ayah Eren yaitu Grisha lebih tragis lagi. Eren yang mendapatkan kekuatan pertama kali dari ayahnya tersebut langsung memakan Grisha.

Tragis sekali, seolah satu keluarga sedang bertengkar dan menyelesaikannya dengan membunuh.

Karakter Attack On Titan yang mati dengan tragis ketiga adalah orang terkuat kedua di pulau Paradise, Mike Zacharias. Di season 3 anime Attack On Titan Mike menjadi korban pertama dari Beast Titan.

Pasukan pengintai yang Mike pimpin berpatroli di luar tembok dan bertemu dengan Titan yang sangat aneh. Karena titan tersebut ditutupi bulu dan bisa berbicara.

Kemudian Beast Titan ini menghancurkan semua pasukan berkuda Mike. Saingan Levi ini pun akhirnya tertangkap Zeke dan membawa alat manuver 3D milik Mike.

Mike pun akhirnya mati oleh beberapa Titan kecil dan tak bisa melawan. Karena senjatanya sudah dibawa oleh Beast Titan alias Zeke.

Erwin Smith

Karakter Attack On Titan yang mati dengan tragis keempat  adalah sang kapten dari pasukan pengintai Erwin Smith. Masih di Season 3, Erwin dan pasukan pengintai yang baru mengorbankan diri.

Baca Juga: Rekomendasi Anime Tahun 90-an Terbaik, Nostalgia Bersama

Beast Titan membawa banyak pasukan dan mengepung semua pasukan pengintai. Untuk bisa mengalahkan Beast Titan, Erwin rela berkorban agar Levi bisa membunuh Beast Titan.

Mike Zacharias

Tragisnya, meski tubuhnya sudah tidak ada sebelah, ia masih hidup. Hingga akhirnya ia mati karena Levi memilih Armin untuk mendapatkan kekuatan titan dibanding Erwin.

Hange Zoe

Karakter Attack On Titan yang mati dengan tragis kelima adalah pengganti Erwin dalam pasukan pengintai yaitu Hange Zoe. Prajurit yang sangat haus ilmu ini harus meregang nyawa kala Rumbling yang dilakukan Eren.

Hange Zoe mengorbankan diri menghadang banyak pasukan Wall Titan. Ia berhasil membunuh dua Wall Titan kemudian dirinya jatuh dan terinjak dalam gerombolan Titan.

Eren Jaeger

Karakter Attack On Titan yang mati dengan tragis yang terakhir adalah sang pemeran utama, Eren Jaeger. Anak dari Grisha Jaeger ini tewas di tangan orang yang paling ia cintai, Mikasa Ackerman.

Ketika Rumbling atau gemuruh terjadi, Eren sudah menjadi Founding Titan. Singkat cerita, Mikasa masuk ke dalam tubuh Titan tersebut dan memenggal kepala Eren.

Tragis, dua orang yang saling mencintai harus saling membunuh. Bahkan ada adegan kepala Mikasa mencium kepala Eren yang sudah terpisah dari tubuhnya.

Mikasa juga membawa kepala Eren kepada Armin. Sontak sahabat Eren tersebut menangis sejadi-jadinya. Kepala Eren pun diduga telah Mikasa makamkan dekat sebuah pohon raksasa.

Itulah beberapa karakter Attack On Titan yang mati dengan tragis versi HR Online. Kenapa Sasha si Gadis Kentang nggak termasuk? Kematian si gadis kentang memang menyedihkan namun tidak tragis. Karena Sasha mati saat berperang dan tertembak. (R7/HR-Online)

Editor: Ndu