Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita CiamisLeuwi Biuk di Ciamis Terus Alami Pendangkalan, Ini Penyebabnya

Leuwi Biuk di Ciamis Terus Alami Pendangkalan, Ini Penyebabnya

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kondisi Leuwi Biuk yang berada di Lingkungan Lebak, Kelurahan Ciamis, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dari tahun ke tahun terus mengalami pendangkalan. Hal tersebut akibat dampak dari sampah plastik yang terus memenuhi sungai Cileueur.

Aji Rauf, warga sekitar ketika ditemui HR Online menuturkan, kondisi sungai maupun leuwi tersebut dulunya sangat bagus. Bahkan, tidak sedikit warga yang memanfaatkan air sungai untuk mandi.

“Sekitar tahun 70-an, kondisi sungai sangat bagus terutama Leuwi Biuk ini. Setiap hari banyak warga memancing ikan,” tuturnya Minggu (20/6/2021).

Akan tetapi, sambungnya, seiring perkembangan pembangunan, maka terjadi perubahan kondisi pada sungai. Bahkan, saat ini sungai dan leuwi banyak dipenuhi oleh sampah.

“Bisa kita lihat perubahannya sekarang. Setelah banyak pembangunan rumah sekitar bantaran sungai, secara otomatis menghasilkan sampah rumah tangga. Baik sengaja atau tidak, warga malah membuang sampah ke sungai,” tukasnya.

Menurutnya, dengan banyaknya pendirian rumah sekitar bantaran sungai Cileueur tersebut, khususnya terjadi dari mulai hulu hingga hilir, tentunya banyak menghasilkan sampah.

“Mudah-mudahan dengan kejadian ini, pihak pemerintah bisa membuat aturan atau larangan terkait buang sampah sembarangan ke sungai. Sebab, akibatnya bisa merusak ekosistem lingkungan,” harapnya.

Karena menurut Aji, keberadaan sungai sangat dibutuhkan bagi manusia. Namun kalau sudah terjadi pencemaran seperti adanya sampah plastik sudah pertanda tidak baik. Sehingga sungai maupun Leuwi Biuk menjadi rusak.

Padahal, lanjutnya, sungai Cileueur yang membentang di wilayah Ciamis ini, menjadi mata air untuk pengairan, baik sawah maupun kolam milik warga. Maka ia meminta warga sekitar untuk menjaga kebersihan sungai.

“Stop membuang sampah plastik ke sungai, demi mencegah pencemaran lingkungan, dan juga menjaga ekosistem sungai. Sehingga, mata air dan keindahan sungai Cileueur dan Leuwi Biuk tetap terjaga,” pungkasnya. (Es/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto