Matahari Terbit dari Utara, Fenomena Gerak Semu Matahari

Matahari Terbit Dari Utara, Fenomena Gerak Semu Matahari
Ilustrasi Matahari Terbit Dari Utara. Foto: Ist/Net.

Matahari terbit dari utara menjadi fenomena alam yang viral. Meskipun naik dari arah timur, namun sedikit lebih ke utara atau selatan di langit hari demi hari. Berarti, matahari benar-benar terlihat terbit dan terbenam di tempat yang sedikit berbeda di sepanjang cakrawala tiap harinya. 

Fenomena Matahari Terbit dari Utara

Dari perspektif dimana berdiri di permukaan Bumi, Matahari tampaknya melewati kita. Hal tersebut yakni datang dari timur, kemudian menghilang di atas cakrawala barat.

Tentu saja karena Bumi berputar pada sumbunya dan membuat jalan di sekitar matahari pada orbit tahunannya. Dengan kata lain Matahari terbit dari utara.  Lalu Bumi akan berputar berlawanan arah jarum jam. 

Kemudian rumah Anda di Bumi akan mendapati Matahari datang dari timur. Sehingga berpaling atau bergerak ke barat dalam waktu sekitar 24 jam.

Karena Bumi mempunyai sumbu miring, maka Matahari naik persis ke timur. Sebaliknya jika sumbu Bumi tidak miring. Maka Matahari akan bersinar langsung di Celestial Equator setiap hari ketika Bumi berputar. 

Mengutip vivintsolar.com, karena sumbu Bumi miring, maka Matahari bersinar sedikit lebih atau sedikit kurang. Saat berada di lintang utara atau selatan Bumi setiap hari. Semua tergantung pada waktu tahun terjadi. 

Lebih tepatnya, putaran Bumi dan kemiringan dari sumbunya berpadu untuk membuat Matahari muncul 23,5 derajat utara dan selatan khatulistiwa, yakni pada titik paling utara dan selatan. Fenomena Matahari terbit dari utara ini akan terjadi dua kali dalam satu tahun di solstice musim panas dan musim dingin. 

Baca Juga: Jenis Gerhana Matahari dan Bagaimana Proses Terjadinya

Gerak Semu Matahari

Fenomena alam gerak semu matahari terjadi tiap tahun. Dimana kedudukan Matahari akan seperti bergeser ke utara dan selatan. 

Hal ini terjadi karena revolusi bumi, sehingga Matahari seolah terlihat seperti terbit dari arah utara. Matahari terbit ke timur terjadi hanya dua hari dalam setahun, pada bulan Maret dan September. 

Matahari akan kembali ke khatulistiwa yang bergerak ke selatan. Kejadian ini merupakan satu hari lain dalam satu tahun, saat matahari terbit dari timur dan terbenam arah barat. Para ahli menyatakan hal ini sebagai Equinox Musim Gugur.

Hari terpendek dalam setahun membawa titik balik Matahari musim dingin. Posisi Matahari berada di selatan terjauh akan tenggelam. Kemudian hari itu jumlah sinar mataharinya paling sedikit bagi penduduk di belahan Bumi utara. 

Namun, setelah titik balik matahari musim dingin, maka hari-hari akan menjadi lebih lama secara bertahap. Mengapa demikian? Karena Bumi miring kembali dan membiarkan matahari terbit dari utara serta bersinar lebih lama. 

Baca Juga: Bahaya Badai Suar Matahari Saat Mencapai Bumi, Ini Ancamannya

Matahari Terbit dan Terbenam

Saat Matahari terbit dan tenggelam maka harus memahami masalah ekuinoks. Matahari hanya terbit dari timur dan terbenam di barat pada Maret dan September. 

Terlepas dari kedua hari tersebut, maka matahari terbit dari utara. Tepatnya timur atau selatan, sebelah barat Matahari terbit di timur laut ekstrim. Kemudian terbenam di barat laut setelah mengamatinya selama titik balik Matahari musim panas. 

Matahari terbit di tenggara terjauh dan terbenam di barat daya paling jauh pada titik balik musim dingin. Titik balik tersebut penyebabnya adalah kemiringan bumi karena eksentrik pada orbit. 

Meskipun menurut pengamatan Matahari terbit di timur dan terbenam di barat, namun sebenarnya tetap pada satu posisi. Karena Matahari menjadi pusat tata surya. Oleh sebab itu tidak terbit maupun terbenam.

Pengamatan terbit atau terbenamnya Matahari berdasarkan rotasi Bumi. Proses tersebut berlangsung selama 24 jam dan perputarannya menuju arah timur. 

Ketika Bumi berputar searah jarum jam, sinar Matahari akan mencapai bagian bumi dengan perbedaan waktu. Titik pertama belahan Bumi yang menerima sinar Matahari berada di timur. Saat titik-titik tersebut meninggalkan cahaya Matahari karena kemajuan rotasi, maka kegelapan akan mulai masuk. 

Penampakan umumnya adalah matahari tenggelam ke barat. Fakta yang terjadi Matahari tampaknya berputar di sekitar kita. Pada dasarnya karena Bumi tidak hanya mengorbitnya, namun juga berputar pada porosnya. 

Arah Matahari terbit dari utara tergantung pada waktu tahun dan garis lintang. Semakin jauh dari khatulistiwa, maka Matahari terbit dan terbenam akan semakin jauh dari timur dan barat. (R10/HR Online)

Editor: Jujang