Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita TerbaruMinuman Coca Cola dan Perkembangannya

Minuman Coca Cola dan Perkembangannya

Minuman Coca Cola merupakan salah satu merek dagang terkenal di dunia hingga saat ini. Semua kalangan usia mengenal dengan baik minuman ringan bersoda yang satu ini.

Coca Cola adlah salah satu minuman yang banyak dan mudah Anda temukan pada berbagai toko bahkan warung kecil sekalipun. Mulai dari kemasan botol plastik kecil hingga yang berukuran besar.

Hampir semua kalangan menyukai minuman yang satu ini apalagi jika Anda minum dalam kondisi dingin atau menambahkan es. Meminumnya saat udara panas atau pun haus, pasti biasa Anda lakukan.

Apalagi jika Anda melihat iklan dari minuman ini yang begitu menggoda tatkala siang hari. Coca Cola selalu berhasil menarik banyak pembeli dengan berbagai cara.

Saat Anda menyantap makanan pada sebuah restoran, pasti akan menemukan minuman bersoda ini. Begitu pula saat hari raya seperti Idul Fitri, rasanya tak lengkap jika tak ada Coca Cola sebagai sajiannya.

Coca Cola hingga kini masih menjadi minuman ringan dengan peminat serta penjualan yang besar di seluruh dunia. Rasa yang unik dan segar menjadi daya tarik juga nilai jual yang ada padanya.

Meskipun saat ini ada beberapa minuman merek lainnya yang beredar, akan tetapi nyatanya Coca Cola tetap menempati peringkat teratas. Posisi Coca Cola tak pernah dan sulit untuk dapat tergeser oleh merek lainnya.

Minuman Coca Cola ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan unik hingga bisa menjadi besar seperti sekarang ini. Anda juga bisa menikmati rasa atau merek lain yang masih dalam satu perusahaan yang sama.

Saat ini bukan hanya Coca Cola saja yang bisa Anda rasakan kesegarannya. Masih ada beberapa merek dengan rasa yang berbeda-beda.

Minuman yang iklannya selalu menarik dan menampilkan banyak artis atau tokoh terkenal dunia. Selalu jeli dalam melihat kesempatan serta momen sehingga tak heran penjualannya selalu meningkat.

Sejarah Coca Cola

Minuman bersoda ini memiliki sejarah yang cukup panjang hingga dapat menjadi besar dan terkenal di seluruh dunia seperti sekarang ini. Sbeuah penemuan yang awalnya secara tak sengaja dengan tujuan berbeda.

Adalah John Styth Pemberton yang merupakan seorang ahli farmasi memeprkenalkan pertama kali pada 8 Mei 1886. Penemuan yang tak sengaja, padahal awalnya dia hanya ingin membuat obat penghilang rasa sakit akibat kecanduan morfin.

John yang awalnya menderita luka parah setelah perang sipil AS mengkonsumsi morfin hingga akhirnya kecanduan. Sebagai seorang ahli farmasi, dia mencoba berbagai bahan termasuk salah satunya adalah biji kola.

Setelah dirinya berhasil membuat sebuah sirup dengan biji kola tersebut, mengemas dan menawarkan pada beberapa toko obat. Awalnya sebagai sebuah sampel dan terbukti banyak yang mengakui keunikan rasanya.

Namun dirinya tak langsung puas, kemudian mencoba mencampurkan dengan air berkarbonasi. Bekerjasama dengna pemilik toko obat yaitu Willis E Venable dan kemudian mendapat bantuan pemasaran dari Frank Mason Robinson.

Dari hal tersebut kemudian muncul perusahaan dengan nama Coca Cola dan pemasarnnya secara masif. Meskipun telah sukses dengan minuman bersoda tersebut, akan tetapi John tetap kecanduan morfin.

Bahkan dirinya hampir bankrut karena biaya besar untuk memenuhi kecanduan morfin, hingga menjual hak atas formula minuman Coca Cola tersebut. Bukan itu saja, dirinya pun melepaskan sebagian dari perusahaannya tapi memeprtahankan hak kepemilikan.

Mimpinya untuk mewariskan perusahaan pada sang anak Charley tak bisa terwujud karena sang anak malah menjualnya pada Griggs Candler. Di tangan taipan ini, Coca Cola justru semakin sukses dan terus berkembang.

Candler bahkan menggunakan sebuah inovasi dalm pemasaran yaitu membagikan kupon Coca Cola gratis. Tujuannya agar orang-orang mencoba dan kemudian membeli karena menyukainya.

Sejak Kongres mengeluarkan pajak untuk semua produk obat pada tahun 1898, Candler menjual Coca Cola sebagai minuman bukan lagi obat. Yang akhirnya membuat Candler  membuang kandungan yang berhubungan dengan kokain.

Pada tahun 1929 menjadi akhir dari polemik penggunaan atau kandungan morfin dalam minuman bersoda tersebut. Hingga kini Coca Cola menjadi minuman ringan bersoda bukan obat penghilang lelah.

Hingga kini Coca Cola menjadi perusahaan atau merek dagang berharga dengan posisi ketiga setelah Apple juga Google. Perusahaan dengan total pendapat cukup besar dan meraih peringkat 87 dalam daftar Fortune.

Ragam Minuman yang Dikembangkan Setelahnya

Saat ini ada banyak minuman merek serta rasa lainnya yang berasal dari perusahaan yang sama. Anda mungkin mengenal beberapa diantaranya atau bahkan sering mengkonsumsinya.

Coca Cola

Minuman ringan berkarbonasi dan mengandung biji kola dan kini memiliki beberapa varian. Coca Cola zero, Coca Cola light merupakan varian lainnya.

Minuman Coca Cola termasuk salah satu yang masih populer di seluruh dunia hingga sekarang. Terdapat beberapa ukuran dan sangat mudah anda temukan dan beli di mini market, warung hingga restoran.

Fanta

Minuman bersoda lainnya yang memiliki lebih banyak varian rasa berdasarkan buah. Anda bisa menemukan fanta rasa strawberi, jeruk serta lainnya.

Ada lebih dari 70 rasa dari fanta di seluruh dunia hingga sekarang ini. Ditemukan pada tahun 1960 di Jerman dan kini terus hadir dengan berbagai ukuran dan warna yang segar.

Sprite

Merupakan minuman ringan beraroma lemon yang banyak beredar hingga sekarang. Pertama kali hadir pada tahun 1960 dan kini tersebar di 190 negara di dunia.

Rasa yang dingin menyegarkan dapat membantu Anda untuk menghilangkan dahaga. Segar dan mendorong Anda menjadi diri sendiri sambil memuaskan rasa haus yang ada.

Frestea

Produk lain dari perusahaan Coca Cola ini sedikit berbeda, karena berbahan dasar teh. Memiliki beberapa varian rasa seperti greentea, green honey, jasmine, markisa dan apple.

Minute Maid

Merupakan minuman sari buah jeruk dengan terdapat bulir jeruk asli serta vitamin C.  Minuman ini kini memiliki beberapa varian diantaranya minute maid pulpy, nutriboost, homestyle, refresh dan nutriforce.

Ades

Minuman lain dari perusahaan Coca Cola yang berbeda dari lainnya. Yang satu ini adalah air mineral yang murni, aman serta terpercaya untuk Anda konsumsi.

Kondisi Perusahaan Coca Cola Saat Ini

Perusahaan pemilik minuman Coca Cola saat ini harus merasakan sedikit kerugian saat terjadi hal yang tak terduga. Pada konferensi pers Euro 2020, Christiano Ronaldo menyingkirkan botol Coca Cola dan mengganti dengan air mineral.

Karena hal tersebut saham Coca Cola harus mengalami penurunan sebesar 1,6 % dengan total kerugian yang tak sedikit yaitu Rp 57,6 triliun . Namun hal tersebut tak langsung membuat perusahaan besar tersebut bangkrut.

Dalam bisnis terutama saham, turun naik harga menjadi hal biasa terjadi. Kini saham minuman Coca Cola tersebut kembali beranjak naik secara signifikan.

Juru bicara dari perusahaan tersebut menanggapi kejadian tersebut dengan santai saja. “Setiap orang punya hak memilih minuman karena mereka memiliki rasa dan kebutuhan sendiri” ujarnya.