Panen Porang, Petani di Pangandaran Raup Untung Milyaran Rupiah

Petani Porang di Pangandaran Panen
Porang yang dipanen di kebun H Surman di Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Petani porang di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meraup untung hingga milyaran rupiah saat panen tiba.

Salah seorang petani porang yang memetik hasil jerih payahnya setelah menanam porang selama 9 bulan adalah H Surman.

Surman yang memiliki kebun porang di Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran tersebut mengaku baru pertama kali menanam porang.

“Baru mencoba menanam porang di lahan sendiri seluas 1,8 hektar. Ada dua jenis porang yang ditanam di sini, yaitu porang ubi dan porang katak,” jelas Surman, Senin (15/6/2021).

Menurut Surman, ia menanam porang sejak awal Oktober 2020. Setelah 9 bulan merawat porang yang ia tanam, akhirnya masa panen pun tiba.

“Masa panen bukan hanya di Kabupaten Pangandaran, tapi saat ini memang di tanah air sedang musim panen porang. Seperti di Kalimantan dan Sulawesi,” katanya.

Panen Porang Jenis Katak di Pangandaran

Surman menuturkan, porang jenis katak yang ditanamnya ada yang beratnya sampai tiga kilogram. Namun tak sedikit juga porang yang ukurannya kecil hanya sebesar kepalan tangan orang dewasa.

“Untuk biaya perawatan sampai biaya pegawai, sudah terganti dari hasil panen porang jenis katak saja,” lanjutnya.

Surman yang baru pertama kali panen porang ini mendapatkan 8 ton porang jenis katak. Sementara bibitnya saat awal menanam tanaman porang jenis katak hanya 2,5 kuintal.

“Harganya itu per kilogramnya mencapai Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu,” jelasnya.

Ini berarti sekali panen porang jenis katak, Surman mendapatkan keuntungan hingga Rp 200 juta.

“Selanjutnya kalau sudah dipanen, tinggal dijual ke pabrik. Tidak sulit untuk menjualnya pun karena kita sudah punya kontak dengan pabrik yang siap menampung porang yang kita panen,” katanya.

Selain menanam porang jenis katak, areal kebun porang milik Surman juga ditanami porang jenis ubi.

“Hasil dari porang jenis ubi ini saat panen mencapai 25 ton. Namun hasil dari panen porang katak saja sudah menutup pengeluaran untuk modal dan perawatan,” jelasnya.

Surman mengatakan, sekali panen porang jenis ubi, ia bisa mendapatkan keuntungan hingga milyaran rupiah.

“Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Pangandaran jangan ragu untuk menanam porang. Apalagi menanam dan merawatnya juga tidaklah sulit,” tandasnya. (Entang/R7/HR-Online)

Editor: Ndu