Tambah 1 Lagi Pasien Positif Virus Corona di Kota Banjar Meninggal Dunia

Pasien Positif Virus Corona di Kota Banjar Meninggal Dunia
Ilustrasi pasien positif virus Corona di Kota Banjar meninggal dunia. Foto : Net/Ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pasien positif virus Corona yang meninggal dunia di Kota Banjar, Jawa Barat, hari ini Minggu (20/6/2021), kembali bertambah.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, melalui Pelaksana Satgas Dinkes Kota Banjar, Rusyono mengatakan, warga Banjar yang meninggal karena Covid-19 seorang perempuan inisial M (56).

“Korban merupakan warga Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja,” katanya kepada HR Online, Minggu (20/6/2021).

Pasien positif virus Corona warga Desa Mekarharja tersebut meninggal dunia pada tanggal 20 Juni sekitar pukul 09.50 WIB. Sebelumnya, pasien Covid-19 menjalani perawatan selama 4 hari di RSUD Banjar.

“Bertambah lagi satu orang pasien positif virus Corona yang meninggal. Tadi pagi meninggalnya di RSUD,” ucapnya.

Lebih lanjut Rusyono menambahkan, pasien meninggal tersebut masuk IGD dan masuk ICU Covid-19 sejak tanggal 16 Juni lalu.

Saat ini, lanjutnya, pasien meninggal tersebut akan langsung pemakaman khusus Covid-19. Yaitu di komplek Tempat Pemakaman Umum Dipatiukur, Lingkungan Banjarkolot, Kelurahan Banjar.

Ia menambahkan, dengan adanya satu pasien positif virus Corona yang meninggal tersebut, hingga sekarang jumlah keseluruhan meninggal dunia menjadi 45 orang.

“Kami harap warga masyarakat tetap waspada,” pungkasnya.

Terpisah, Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha menyampaikan, pada hari ini terjadi penambahan lagi kasus positif sebanyak 30 orang.

Agus mengatakan, penambahan tersebut berasal dari Kelurahan Hegarsari sebanyak 7 kasus, Mekarsari 3 kasus, Muktisari 3 kasus. Kemudian, Pataruman 4 kasus, Karangpanimbal 2 kasus dan Kelurahan Purwaharja 1 kasus.

Selanjutnya, dari Desa Waringinsari 1 kasus, Mulyasari 2 kasus, Jajawar 2 kasus, Desa Mekarharja 4 kasus dan penambahan dari Desa Balokang sebanyak 1 kasus.

“Penambahan tersebut berawal dari kasus suspek, kontak erat dan swab antigen. Dengan penambahan positif virus Corona ini juga, kasus konfirmasi aktif menjadi 245,” kata Agus Nugraha, Minggu (20/6/2021). (Muhlisin/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto