Pendataan Keluarga, Ciamis Raih Peringkat ke 4 Se Jawa Barat

Pendataan Keluarga, Ciamis Raih Peringkat ke 4 Se Jawa Barat
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Ciamis Dian Budiyana. Foto:Feri/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dalam pendataan keluarga 2021 (PK21) kabupaten Ciamis meraih peringkat ke empat besar se Jawa Barat.

Hal tersebut tentunya berkat kerja keras dan kerjasama seluruh stakeholder di kabupaten Ciamis.

Pendataan keluarga 2021 (PK21) ini merupakan program Nasional dalam rangka pengumpulan data-data tentang pembangunan keluarga, kependudukan keluarga berencana dan anggota keluarga.

Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Ciamis Dian Budiyana mengatakan, dengan adanya pendataan keluarga 2021 ini, nantinya data tersebut bisa dipakai untuk pembangunan keluarga, kependudukan keluarga.

“Kemudian, hasil pendataan ini juga nantinya datanya bisa dipergunakan oleh instansi lain yang membutuhkan terkait data penduduk,” katanya, Kamis (3/6/2021).

Dian menjelaskan, pendataan keluarga ini dimulai pada bulan April dan berakhir tanggal 31 Mei 2021.

Kabupaten Ciamis sendiri telah 100 persen mendata keluarga, dan dilaporkan kepada pemerintah provinsi Jawa Barat kemudian pemerintah pusat.

“Alhamdulilah dari target yang ditentukan kurang lebih sebanyak 404 ribu KK, kami telah melampauinya. Ini berkat kerja keras semuanya,” jelasnya.

Menurutnya, sebelumnya kabupaten Ciamis berada di peringkat 5 dalam pendataan keluarga.

Namun, pada akhir bulan Mei naik menjadi urutan ke empat.

Itu hasil yang luar biasa karena dari segi target KK, Kabupaten Ciamis lebih banyak daripada daerah lainnya.

“Untuk petugas pendata sendiri kita menerjunkan sebanyak 3.267 orang yang disebar di Kabupaten Ciamis. Alhamdulilah, mereka menyelesaikan tugasnya dengan baik, sehingga data yang masuk bisa tepat waktu dan sesuai target,” tuturnya.

Pendataan Keluarga di Ciamis Tidak Mudah

Dian mengungkapkan, dalam pendataan penduduk 2021 ini, ternyata bukanlah hal yang mudah.

Namun, tentunya dari keberhasilan saat ini ada beberapa masalah yang dilalui oleh para petugas.

“Kendala itu banyak, karena dalam proses pendataan para petugas ada yang pakai online, HP ataupun formulir. Kemudian data tersebut direkap dan di upload ke kantor kadang-kadang servernya eror saat proses penguploadan,” ungkapnya.

Namun demikian, kata Dian, meskipun ada kendala seperti itu namun para petugas tetap sabar dan gigih, tidak gampang putus asa.

Itu yang menjadikan Ciamis meraih peringkat keempat dalam hal pendataan keluarga se Jawa Barat.

“Mudah-mudahan saja kedepannya bisa lebih jauh dari yang sekarang. Namun, sekarang juga bagus prestasinya,” pungkasnya. (Ferry/R8/HR Online)

Editor: Jujang