Pengertian Amal Jariyah Beserta Contoh dan Penjelasan Detailnya

Pengertian Amal Jariyah
Ilustrasi Pengertian Amal Jariyah. Foto: Ist/Net

Pengertian amal jariyah bagi beberapa orang mungkin masih membingungkan. Padahal melakukan amal kebaikan menjadi sebuah kewajiban bagi umat Islam. Walaupun begitu amal jariyah juga memiliki banyak keutamaan yang menguntungkan.

Pahala yang tidak akan terputus merupakan amalan yang kita lakukan dengan keikhlasan dan hanya mengharap ridho dari Allah semata. Dalam agama Islam sendiri terdapat amal jariyah yang bisa dilakukan oleh setiap umat muslim.

Sebagaimana bunyi dalam hadits riwayat Muslim “Jika kelak manusia mati, akan terputuslah amalannya kecuali, sodaqoh jariyah, ilmu yang di manfaatkan, juga anak sholeh yang mendoakan kedua orang tuannya”. (HR. Muslim).

baca juga: Adab Berbicara Wanita Muslimah Berdasarkan Agama Islam

Pengertian Amal Jariyah Berdasarkan Agama Islam

dalam bahasa arab amal jariyah mempunyai arti “Mengalir”. Dengan begitu pengertian amal jariyah memiliki kesimpulan bahwa perbuatan baik yang bisa mendatangkan pahala bagi siapapun yang sudah melakukannya. Meskipun pelaku tersebut sudah meninggalkan hiruk pikuk kehidupan dunia atau sudah berada di akhirat akan tetapi Ia masih mendapatkan pahalanya.

Maksudnya adalah orang tersebut akan mendapatkan pahala dari orang-orang yang sudah mengikuti atau memanfaatkan hasil amalan yang sudah diperbuat semasa di dunia. Hal ini juga menjadi salah satu kelebihan dari amal jariyah dari pada amalan yang lain. Pasalnya amalan yang bukan termasuk dalam kategori amal jariyah hanya mendapatkan balasan sekali dalam satu perbuatan.

baca juga: Jumlah Rakaat Shalat Dhuha Bukan Masalah untuk Mengerjakannya

Hakikat Seorang Muslim

Seorang muslim memiliki hakikat bahwa Ia merupakan seorang insan yang mempunyai keimanan juga kebaikan dalam kehidupannya. Bukan hanya sebatas beribadah kepada Allah saja akan tetapi juga perlu untuk menjalin hubungan antar sesama atau yang biasa disebut Hablum Minannas.

Mengenai hal tersebut upaya yang bisa kita lakukan agar amal yang kita perbuat bermanfaat bagi orang lain adalah dengan memahami pengertian amal jariyah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Arti hadits riwayat Muslim yang berada di penjelasan bagian awal tadi juga memiliki pendukung. Dalam Al-Quran surat Ali Imran dijelaskan bahwa seseorang itu tidak akan sampai kepada kebajikan yang sempurna kecuali Ia sudah menafkahkan sebagian harta yang Ia cintai. Segala hal yang sudah di infakkan Allah SWT akan tetap mengetahuinya.

baca juga: Doa Bangun Tidur Mudah Dihafalkan untuk Amal Kebaikan

Beberapa Perbuatan Amal Jariyah Dalam Islam

Setelah memahami mengenai pengertian amal jariyah, ternyata ada banyak hal yang bisa kita lakukan supaya bisa mendapatkan pahala amal jariyah.

Bukan hanya amalan dari hadits riwayat Muslim saja. Akan tetapi dalam hadits riwayat Ibnu Majah juga terdapat penjelasan bahwa selain tiga amalan saja tetapi juga membangun masjid, meninggalkan mushaf, membuat sumur, juga mendirikan bangunan untuk orang yang sedang dalam perjalanan.

Mmbangun masjid, amal jariyah yangsatu ini selaras dengan perbuatan Nabi Muhammad SAW. Beliau banyak melakukan pembangunan Masjid ada masjid Nabawi, Quba dan masjid yang lainnya.

Kemudian mendidik anak-anak untuk menjadi sosok yang paham dengan ilmu agama sholeh dan sholeha juga sudah menjadi kewajiban bagi orang tua. Anak sendiri merupakan titipan dari Allah Ta’alla. Kapanpun Allah mau, kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Membuat bangunan untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan juga menjadi amalan yang mencerminkan tentang pemahaman seseorang yang sudah memahami tentang pengertian amal jariyah. Namun perlu Anda ketahui bahwa orang yang sedang dalam perjalanan tersebut memang mempunyai niat kebaikan bukan melakukan maksiat.

Dengan Anda melakukan pembangunan sumur atau saluran pengairan juga termasuk dari pemahaman mengenai arti amal jariyah. Ketika mampu untuk melakukan hal tersebut untuk orang-orang yang membutuhkan, maka pahala yang akan Anda dapatkan tidak akan terputus walaupun kelak ada sudah berada di akhirat.

Mewariskan buku ataupun mushaf yang berkaitan dengan ilmu agama juga termasuk dalam amal jariyah. Jika mushaf yang anda wariskan tersebut banyak orang yang memanfaatkan dan mengamalkan. Sungguh Anda akan mendapatkan imbalan pahala yang tidak akan terputus sampai di akhirat kelak.

Pada intinya apapun yang sudah anda lakukan dengan niat karena Allah, ikhlas dan mengharap ridho Allah, entah apa yang sudah Anda wariskan, bangun, ataupun alirkan, jika semakin banyak orang yang menggunakan atau memanfaatkan dan mengamalkan maka pahala Anda akan terus bertambah dan bertambah. Patinya juga akan semakin banyak pahala yang akan Anda dapatkan meski keadaan sudah tidak lagi di dunia.

Semoga dengan adanya pengertian amal jariyah tersebut bisa membantu mempermudah Anda untuk mengamalkannya. Allahumma Aamiin. (Muhafid/R6/HR-Online)