Perawatan Motor Setelah Turun Mesin Agar Kendaraan Kembali Prima

Perawatan Motor Setelah Turun Mesin
Ilustrasi Perawatan Motor Setelah Turun Mesin. Foto: Ist/Net

Perawatan motor setelah turun mesin sangat perlu untuk kalian lakukan agar kondisi kendaraan tetap dalam kondisi prima. Sebenarnya penyebab motor harus turun mesin tidak semuanya terjadi karena kelalaian pemilik kendaraan.

Bisa saja hal tersebut terjadi karena masa pakai komponen mesin yang lama sehingga harus segera kalian ganti dengan yang baru. Turun mesin pada sebuah kendaraan bukan momok yang menyeramkan untuk pemilik kendaraan.

Sebab motor yang pernah turun mesin seharusnya bersifat positif. Karena pihak bengkel akan membongkar dan memperbaiki mesin untuk mengembalikan performa motor agar lebih baik lagi.

Inilah Perawatan Motor Setelah Turun Mesin

Masa pakai kendaraan bermotor sepertinya menjadi faktor utama yang mengakibatkan kendaraan harus turun mesin. Namun hal tersebut sangat wajar mengingat masa pakai komponen mesin yang lama memang seharusnya Anda lakukan penggantian mesin.

Tujuannya agar kondisi kendaraan tetap prima bahkan seperti baru lagi. Terkadang masih banyak yang belum tahu mengenai cara merawat motor setelah mengalami turun mesin.

Meskipun sudah mendapat perbaikan, namun ada poin yang harus Anda lakukan untuk mengembalikan performa motor agar kembali dalam kondisi normal.

Baca Juga : Perawatan Motor Listrik Agar Selalu Prima, Terbukti Mudah Dilakukan

Untuk itu, Anda perlu melakukan langkah-langkah yang berkaitan dengan perawatan motor setelah mengalami turun mesin. Hal ini agar perbaikan saat mesin turun tidak sia-sia.

Karena jika gagal, justru akan membuat kondisi motor menjadi lebih buruk. Berikut langkah yang harus Anda lakukan untuk merawat kendaraan setelah turun mesin.

Perbaiki Pola Berkendara

Ketika motor sudah pernah turun mesin, sebaiknya Anda melakukan perawatan dengan tidak berkendara secara sembarangan. Karena motor mengalami turun mesin, pasti pernah memiliki kerusakan yang serius.

Dengan menggunakan motor secara hati-hati, akan membantu kendaraan tersebut menjadi lebih awet. Hal ini akan meminimalisir kerusakan yang serupa pada kendaraan bermotor Anda.

Jangan Memaksakan Kinerja Mesin

Merawat motor setelah turun mesin salah satunya dengan menjaga kinerja mesin. Maksudnya, kinerja motor setelah turun mesin tentunya berbeda dengan motor baru yang cenderung memiliki kinerja lebih maksimal.

Baca Juga : Perawatan Motor Klasik Sekelas BMW Tidak Sulit, Asal Tahu Kuncinya

Untuk itu, hindari terlebih dahulu menggunakan motor untuk berkendara jarak jauh. Hal tersebut karena kondisi mesin yang belum stabil 100% mengingat baru saja mengalami beberapa perbaikan komponen. Tentu saja kondisi seperti itu memerlukan penyesuaian penggunaan kinerja mesin.

Cek Komponen Sistem Permesinan

Proses inreyen pada motor setelah turun mesin membutuhkan perawatan dengan melakukan pemeriksaan secara rutin. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan beberapa komponen yang berkaitan langsung dengan mesin.

Misalnya memeriksa kondisi filter udara, mengganti oli secara rutin, serta segera ganti komponen yang mulai memperlihatkan gejala kerusakan ataupun aus. Agar hasil lebih maksimal, Anda bisa lakukan pengecekan ini ketika melakukan service di bengkel.

Hindari Menggeber Gas

Sudah menjadi rahasia umum, jika dalam perawatan motor setelah turun mesin adalah dengan melakukan inreyen pada kendaraan Anda. Upaya inreyen ialah langkah lakukan penyesuaian komponen mesin sebelum memberi performa secara maksimal.

Dalam melakukan inreyen ini, jangan sekali-kali menggeber gas sampai mentok. Karena menggeber gas akan membuat mesin yang baru saja mengalami perbaikan menjadi kaget.

Baca Juga : Ciri-ciri Radiator Motor Rusak, Efek Buruk dan Cara Perawatannya

Selain itu, hindari juga membawa penumpang terlebih dahulu sebelum speedometer mencapai jarak 100 km. Hal ini karena dapur pacu motor sesudah turun mesin belum dapat menyesuaikan saat sedang membawa beban. Untuk itu, usahakan tidak membawa penumpang atau beban berlebih sebelum kondisi mesin sudah kuat dan siap.

Menggunakan Oli yang Sesuai

Selain beberapa langkah di atas, perawatan motor setelah turun mesin yaitu dengan menggunakan oli yang sesuai dari anjuran pabrik.

Karena pabrik biasanya merekomendasikan oli yang sesuai dengan spesifikasi pada komponen mesin kendaraan. Untuk pemilihan oli, Anda bisa melakukannya saat mengganti oli ketika service motor di bengkel.

Perlu Anda ketahui bahwa penggunaan oli dasar pada mesin ini sangat perlu mendapat perhatian. Mengingat fungsinya sebagai pelumas serta sebagai pendingin suhu mesin. Sehingga kendaraan memerlukan kandungan oli yang cocok dengan spek mesin.

Selain itu, penggantian oli tepat waktu juga menjadi bagian dalam melakukan perawatan motor setelah turun mesin. Karena oli mesin yang sudah lama terpakai, tingkat kekentalannya juga pasti akan menurun. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah