Perbedaan Aqidah dan Tauhid, Penting untuk Dipahami

Perbedaan Aqidah dan Tauhid, Penting untuk Dipahami
Ilustrasi Perbedaan Aqidah dan Tauhid. Foto: Ist/Net

Perbedaan aqidah dan tauhid sering menjadi pertanyaan bagi beberapa orang. Pernyataan seorang diri masuk Islam tentunya harus dibarengi dengan suatu pembelajaran mengenai agama Islam dari yang paling dasar sampai mendalam.

Namun, paling penting Anda bisa memahami konsep dasar mengenai aqidah juga tauhid. Mengapa dua hal itu sangat penting? Sudahkah Anda tahu alasannya apa?

Kita perlu membedakan apa itu tauhid dan aqidah. Pasalnya, kedua hal penting tersebut memiliki kesamaan jika tidak benar-benar dipahami dengan baik dan benar. Bahkan terkadang bisa membuat seseorang menjadi kebingungan karena kurang pemahaman mengenai dua hal tersebut.

baca juga: Perbedaan Malaikat Jin dan Manusia Menurut Ajaran Agama Islam

Inilah Perbedaan Aqidah dan Tauhid yang Harus Anda Ketahui

Bagi Anda yang belum mengetahui, penting sekali untuk memahaminya. Karena aqidah dan tauhid itu merupakan sebuah hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan muslim.

baca juga: Perbedaan Komet dan Meteor, Berikut Penjelasannya

Pengertian Aqidah

Untuk mengetahui apa saja perbedaan aqidah dan tauhid, perlu sekali untuk melakukan pembedahan pengertian mengenai keduanya. Aqidah sendiri merupakan suatu landasan atau dasar keyakinan yang kuat terhadap sesuatu tanpa ada keraguan sedikit pun.

Dalam bahasa Arab sendiri, aqidah berasal dari kata Al-Aqdu yang memiliki arti ikatan. Sedangkan arti menurut istilah, aqidah merupakan iman yang pasti juga teguh, bahkan tidak ada keraguan secuil pun bagi siapa saja yang meyakini.

Maksudnya adalah, ketika kita mengaku Islam berarti kita teguh, yakin dengan Allah SWT. Meskipun kita tidak bisa melihat Allah, tetapi kekuasaan-Nya benar-benar ada.

baca juga: Perbedaan Tulang Rawan dan Tulang Keras pada Tubuh Manusia

Bukan hanya itu saja, tetapi kita yakin dengan seyakin-yakinnya tanpa memiliki keraguan sedikit pun. Yakin kepada Allah, berarti kita juga taat dan tunduk dengan semua perintah-Nya. Meyakini bahwa malaikat, nabi dan rasul, kitab-kita, serta akan adanya hari akhir.

Meski kita tidak tahu bagaimana Allah, malaikat, nabi, dan kitab yang telah terdahulu, tetapi kita harus meyakini bahwa hal tersebut benar-benar ada dan tidak sedikit pun meragukannya.

Sedangkan percaya kepada hari akhir, kelak memang benar-benar ada, bahkan beberapa ciri-ciri akan terjadinya hari akhir sudah dijelaskan dalam Al-Quran sebagai pedoman hidup bagi umat muslim pertama. Itulah hakikat aqidah yang sebenarnya.

Tahukah Anda tahu apa saja prinsip mengenai aqidah? Perlu Anda ketahui, sebelum membahas lebih lanjut, sebaiknya Anda pahami apa saja prinsip-prinsipnya. Karena dengan mengetahui prinsipnya, Anda juga bisa memahami perbedaan aqidah dan tauhid.

Prinsip pertama yakni berserah diri kepada Allah. Menyerahkan segala sesuatu memang hanya Allah yang mengaturnya. Selanjutnya adalah taat dengan semua yang sudah Allah perintahkan. Selain itu, seseorang juga harus bisa terhindar dari perbuatan dosa syirik.

Definisi Tauhid

Tauhid mempunyai pengertian bahwa menyatakan dan yakin Allah itu Esa atau satu, menyatakan keesaan Allah dalam berbagai macam hal.

Hal tersebut juga menjadi suatu keharusan bagi kita untuk Allah SWT. Hukum untuk belajar tauhid sendiri merupakan suatu kewajiban bagi umat Islam.

Tauhid sendiri menjadi syarat wajib bagi seseorang yang ingin masuk Islam atau mualaf. Pada intinya tiada Tuhan yang berhak untuk disembah kecuali Allah SWT.

Dengan demikian, berarti tauhid itu satu atau mengesakan. Maksudnya adalah Allah itu sudah ada sejak sebelum kita ada, karena Allah yang menciptakan kita dan alam juga seluruh isinya. Semua itu tidak ada yang bisa menandingi.

Dari penjelasan mengenai aqidah dan tauhid, sudahkah ada gambaran mengenai perbedaan keduanya? Tepat, aqidah merupakan dasar atau landasan. Sedangkan tauhid merupakan wujud dari aqidah yakni dengan mengesakan Allah Subhanahu Wa Ta’alla.

Tauhid sendiri dibagi menjadi 3, yakni Uluhiyah, Asma wa Sifat, dan Rububiyah. Ketiga pembagian tersebut juga bisa membantu Anda untuk mengetahui perbedaan aqidah dan tauhid.

Rububiyyah sendiri adalah percaya kepada Allah pemilik, perencana, pencipta, pengatur, pemberi, dan pemelihara semua yang ada di bumi, langit, dan seluruh isinya.

Sedangkan untuk Uluhiyah memiliki arti bahwa Allah merupakan sebuah konsekuensi dari keimanan terhadap Rububiyyah. Selalu mengesakan Allah dalam semua aktivitas ibadah.

Asma wa Sifat berarti kita percaya bahwa Allah itu memiliki nama dan sifat yang baik atau biasa disebut Asmaul Husna. Sesuai dengan Al-Quran dan Assunah.

Semoga dengan adanya penjelasan mengenai aqidah juga tauhid, dapat membantu Anda untuk memahami dan mengetahui apa saja perbedaan keduanya. (Muhafid/R6/HR-Online)