Kamis, Juli 7, 2022
BerandaBerita TerbaruPeristiwa di Bulan Dzulqa'dah dalam Islam yang Penting dan Bermanfaat

Peristiwa di Bulan Dzulqa’dah dalam Islam yang Penting dan Bermanfaat

Peristiwa di bulan Dzulqa’dah tentunya sangatlah penting untuk kita ketahui. Bahkan penting sekali untuk menjadi refleksi bagi umat Islam guna berbuat lebih baik lagi ke depannya.

Dzulqa’dah merupakan bulan yang mulia. Sudahkah Anda mengetahuinya? Bulan Dzulqa’dah merupakan salah satu dari empat bulan yang Allah SWT muliakan. Misalnya adalah Muharram, Rajab, juga Dzulhijjah.

Meskipun demikian, akan tetapi keistimewaan mengenai bulan mulia tersebut masih belum banyak yang mengetahuinya. Padahal, jika kita mampu untuk menjalankan amal baik tersebut, pahala yang akan kita dapatkan justru berlipat ganda.

Termasuk dalam bulan Syahrul Hurum, ketika sudah masuk bulan ini diharamkan untuk berbuat maksiat juga kerusakan atau pembunuhan.

baca juga: Pengertian Iffah dan Contohnya Usaha Pengamalan juga Keutamaannya

Berbagai Peristiwa di Bulan Dzulqa’dah dalam Islam

Dalam kalender hijriah atau penanggalan Islam, bulan Dzulqa’dah merupakan bulan yang ke-11. Nama lain dari bulan ini juga adalah Al-Qadah atau Al-Aqidah. Alasannya adalah pada bulan ini orang-orang arab diam di tempat. Tidak mengadakan peperangan, tak juga bepergian.

baca juga: Tips Puasa Senin Kamis Agar Tetap Semangat dan Mudah Menjalankan

Peristiwa Perang Quraizhah

Kaum Yahudi merasa terancam atau kurang nyaman sejak kedatangan Baginda Rasul Muhammad SAW ke Madinah. Pengaruh buruk dari kaum Yahudi ke masyarakat Madinah cukup berkurang memang.

Hal ini tandanya dengan adanya perdamaian dua suku yakni Aus dan Khazraj. Kedua suku tersebut juga hidup dengan damai setelah kedatangan Baginda Rasul Muhammad SAW. Kebencian kaum Yahudi semakin menjadi-jadi.

Hingga pada akhirnya mereka juga sering mengingkari janji. Padahal sudah sama-sama sepakat untuk menjaga Kota Madinah. Tidak lama lagi setelah perang Quraizhah, ada juga perang Khandaq. Peristiwa di bulan Dzulqa’dah ini terjadi akhir bulan.

baca juga: Doa Agar Tidak Mimpi Buruk, Berikut Ini Lafadznya Lengkap dengan Arti

Adanya Perjanjian Hudaibiyah

Terjadinya peristiwa di bulan Dzulqa’dah ini berawal dari sikap kaum Quraisy yang melarang Baginda Muhammad SAW umrah bersama para umatnya. Kabar untuk umrah tersebut didengar penguasa Mekkah, sehingga menyebabkan terjadinya penghadangan.

Tetapi karena tidak membawa senjata, Nabi Muhammad memilih untuk berdamai saja dengan membuat perjanjian Hudaibiyah tersebut. Utsman menjadi utusan Rasul Allah tersebut, namun ia juga harus ditahan untuk beberapa hari. Hingga Kanjeng Rasul Muhammad SAW menugaskan Ali dalam perjanjian Hudaibiyah.

Adapun isi dari perjanjian tersebut adalah, Kenabian Rasul Muhammad SAW tidak mendapat pengakuan. Kaum Quraisy tidak mau menjelaskan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah Ta’ala. Selain itu, mereka juga meminta untuk mengganti nama Rasulullah SAW menjadi Muhammad bin Abdillah.

Rasulullah SAW Umrah Sebanyak 4 Kali

Maa Syaa Allah bukan, dalam waktu satu bulan Rasulullah SAW mampu untuk melakukan umrah sebanyak 4 kali. Hal tersebut juga menjadi peristiwa di bulan Dzulqa’dah. Bukan hanya itu saja, akan tetapi umrah tersebut juga berbarengan dengan ibadah haji.

Nabi Musa As Berbicara dengan Tuhannya

Peristiwa di bulan Dzulqa’dah yang selanjutnya adalah ketika Allah SWT berjanji kepada Musa As untuk berbicara dengan Allah dalam waktu 30 hari selama bulan Dzulqa’dah. Kemudian tambah lagi 10 malam ketika bulan Dzulhijjah.

Hal tersebut juga sudah tertera dalam firman Allah Surat Al-A’raf ayat 142:

Wafatnya Ayah Mertua Rasulullah SAW

Abu Bakar As-Shiddiq sahabat Rasulullah yang sekaligus ayah mertua. Ia terkenal dengan gagah berani dan kejujurannya. Akan tetapi, peristiwa di bulan Dzulqa’dah yang menimpa Abu Bakar membuat banyak orang sedih dan merasa kehilangan.

Tepatnya tanggal 22 Dzulqa’dah, ayah dari istri baginda Rasul Aisyah tersebut wafat. Sebagai seorang pemimpin, tentu mempunyai banyak penggemar dan paling disegani pula. Bahkan ia juga mempunyai pengaruh besar terhadap dakwah Islam.

Wafatnya Penyusunan Kitab Hadits

Imam Ibnu Khuzaimah tepat pada tanggal 2 Dzulqa’dah 311 H yang melakukan penyusunan kitab hadist wafat. Tentunya banyak yang kehilangan, ia seorang yang berjasa dalam perkembangan agama Islam.

Nah, bagi Anda yang belum mengetahui beberapa peristiwa di bulan Dzulqa’dah, dengan adanya penjelasan ini semoga membawa manfaat juga keberkahan. Peristiwa tersebut tentu juga bisa menambah wawasan seputar sejarah Islam yang memang penting untuk kita ketahui. (Muhafid/R6/HR-Online)