Republik El Salvador Jadikan Bitcoin Pembayaran

Republik El Salvador Jadikan Bitcoin Alat Pembayaran
Republik El Salvador Jadikan Bitcoin Alat Pembayaran

Republik El Salvador memang sebelumnya berencana mengumumkan penggunaan mata uang bicoin menjadi alat pembayaran sah. Penggunaan bitcoin dalam El Salvador di samping mata uang resmi dari negara tersebut yakni dolar AS.

Presiden El Salvador yakni Nayib Bukele mengumumkan kemitraan negaranya dengan salah satu perusahaan di bidang dompet digital. Perusahaan tersebut ialah Strike. Tujuannya membangun infrastruktut keuangan bentuk modern di El Salvador. Teknologi yang mereka gunakan ialah bitcoin.

Sedangkan El Salvador sendiri adalah negara yang sebagian besarnya dalam kas ekonomi menggunakan dana tunai. Sekitar 70 persen warganya tidak mempunyai rekening bank maupun kartu kredit. Bukle menilai jika tingkat penetrasi di bidang perbankan rendah di republik El Salvador bisa meningkatkan kegunaan Bitcoin.

Tentang Republik El Salvador

Mungkin belum banyak orang mengetahi tentang Republik El Salvador. Pengertiannya merupakan sebauh negara yang berada di kawasan Amerikan Tengah. Negara ini berbatasan dengan Guatemala serta Honduras.

Dahulunya, kawasan El Salvador terkenal oleh orang Pipil bernama Cuzhcati. Artinya dalam bahasa Nahuatl yaitu tanah atau tempat banyak benda berharga. Sebelum Spanyol menguasai, wilayah ini merpakan rumah untuk bangsa Mesoamerika misalnya suku Maya.

Setelah berhasil menaklukan Spanyol, konkuistador membaptis daerah ini. Nama dari baptis itu adalah Provincia De Nuestro Senor Jesucristo El Salvador Del Mundo. Kini pun nama tersebut mereka singkat menjadi Republica de El Salvador. Makna literal dari nama tersebut ialah Republik Sang Penyelamat.

Kemudian terjadilah pencampuran budaya di antara suku asli dan Spanyol. El Salvador beserta negara tetangganya yakni Honduras serta Guatemala terkenal menjadi wilayah berbahaya di dunia. Meskipun nyatanay tidak ada perang dengan tingkat pembunuhan cukup tinggi.

Penyebab hal ini adalah ketidakstabilan di bidang ekonomi ataupun politik. El Salvador sendiri sempat mengalami perang saudara, kudeta serta revolusi hingga menghancurkan negara tersebut. Lemahnya bidang pemerintahan membuat kemunculan berbagai geng criminal.

Salah satunya adalah MS-13 yang melakukan control teritori tersendiri dan berperang satu sama lain. Persetuan dalam geng rival ini pastinya membahayakan warga negara Republik El Salvador.

Pertama Di Dunia, El Salvador Pakai Bitcoin Alat Pembayaran

Presiden dari Republik El Salvador sudah mengajukan undang-undang serta mengusulkan penggunaan Bitcoin. Hal ini sebagai awal upaya penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran sah di negara tersebut. Tentunya menjadikan Bitcoin menjadi alat pembayaran sah tidak lah mudah.

Proposal dari presiden tersebut mesti melalui sejumlah tahap legislatif di negara El Salvador. Hal ini berlaku sebelum sah sebagai sebuah undang-undang. Jika mendapat persetujuan, El Salvador nantinya menjadi negara pertama yang memberikan mata uang kripto sebuah status sebagai alat pembayaran sah.

Bahkan Bukele mengunggah screen shoot tentang ‘Hukum Bitcoin’ dalam media sosial pribadinya Twitter di hari Rabu 9 Juni lalu. Ia mengungkap jika tujuan dari undang-undang tersebut guna mengatur Bitcoin selaku alat pembayaran sah dan memiliki kekuatan bebas. Tak hanya itu, kekuatannya jika tak terbatas untuk penggunaan di transaksi apa saja.

Serta untuk tiap nama yang harus orang lakukan maupun badan hukum publik maupun swasta. Jika undang-undang tersebut sah, harga dalam bitcoin nantinya akan bisa tampil. Selain itu kontribusi pajak bisa mereka bayarkan menggunakan mata uang virtual. Serta pertukaran dalam mata uang bitcoin tak terkena pajak jenis capital gain.

Melansir dari salah satu sumber, Bitcon terkenal akan volatilitasnya tinggi. Sehingga penggunaannya tidak cocok sebagai mata uang efektif. Masih  belum jelas bagaimana Republik El Salvador akhirnya meluncurkan Bitcoin menjadi alat pembayaran.

El Salvador Sahkan UU Legalkan Bitcoin

Anggota parlemen dalam Kongres kawasan Amerika Tengah tengah menyetujui Rancangan Undang-undang di Selasa malam pukul setempat. RUU ini akan mengizinkan bentuk mata uang digital yang terkenal fluktuatif untuk warga gunakan dalam aspek kehidupan. Misalnya pembelian property sampai kontribusi bidang pajak.

Nayib Bukele langsung mengunggah dalam Twitternya pasca pemungutan suara usai. Ia mencuit BitcoinLaw baru saja mendapat persetujuan oleh mayoritas yang sudah memenuhi persyaratan. Sang presiden megatakan mayoritas 62 suara dari 84 anggota setuju terhadap RUU yang baru ia usulkan minggu lalu.

UU ini sah berkat dukungan dari sekitu Bukele. Meskipun terdapat partai oposisi minoritas mengritik pada kecepatan saat pemungutan suara. Sehingga mereka menolak dalam memberikan dukungan. Popularitas dari mata uang kripto memang melonjak.

Hal ini karena kegunaannya untuk menyimpan nilai relatif memberikan penawaran anomitas untuk penggunanya. Serta fluktuasi harga liar menghadirkan peluang keungungan besar daripada investasi dalam bursa saham reguler di dunia.

Tetapi negara kecil seperti El Salvador di mana 4 sari 10 warganya hidup miskin bergeser ke arah asset kripto teratas yang mendapat dukungan miliarder. Upaya tersebut mereka lakukan guna meningkatkan perekonomian yang bergantung pengiriman dana.

Namun pemimpin dari El Salvador memuji keberadaan mata uang virtual. Ia menyebut jika keberadaannya cara paling cepat berkembang dalam bertransfer. Bahkan miliaran dolar kala mengirim uang serta mencegah jutaan dolar hilang sebagai perantara.

Pengiriman uang dari warga Republik El Salvador yang bekerja di luar negaranya sebagai perwakilan ekonomi. Nilainya pun setara dengan 22% dari PDB atau produk domestic bruto.

Harga Bitcoin Pulih Pasca Parlemen El Salvador Menyetujui

Untuk harga Bitcoin sendiri sedang dalam masa pemulihan sejak Rabu 9 Juni lalu. Hal ini terjadi di tengah peningkatan kekhawatiran terkait inflasi serta harapan adopsi massal. Kenaikan harga Bitcoin berlangsung setelah parlemen Republik El Salvador menyetujui mata uang kripto tersebut menjadi alat pembayaran sah.

Menurut CoinDesk, harga Bitoin di jam 7 malam meningkat sekitar 6,4%. Angka terbarunya yaitu US$ 35.198,47 dari posisi 24 jam terakhir. Apalagi di hari Selasa, angkanya terpuruk ke level US$ 31.000. Sehingga menjadikannya berada di posisi terendah sejak tanggal 23 Mei tahun 2021 lalu.

Data yang negara China rilis di 9 Juni juga memperlihatkan PPI atau Indeks Harga Produsen. Hal ini terkenal sebagai tingkatan pada inflasi pabrik sekitar 9% dari bulan lalu. Serta kenaikan pada year on year tersebut paling besar sejak bulan Septembar 2008 silam.

Biasanya PPI China menambah tekanan inflasi pada seluruh dunia. Pasalnya negeri tersebut merupakan pemasok sekaligus pembeli utama secara global. Akan tetapi hal tersebut mengatikan jika bullish untuk bitoin. Secara luas anggapannya menjadi pelindung terhadap nilai inflasi. Karena lajunya ekspansi pasokan berkurang separuhnya tiap empat tahun.

Sentiment positif lain yang menjadikan nilai Bitcoin naik berasal dari El Salvador. Setelah parlemen menyetujui Bitcoin menjadi alat pembayaran, mengartikan jika semua sektor bisnis agar menerima serta menggunakan uang kripto tersebut.

Langkah ini menjadikan harapan untuk mengadopsi mata uang Bitcoin lebih tinggi. Sebelum pemungutan suara berlangsun, Bukele meyatakan jika adopsi cryptocurrency membawa dampak besar. Misalnya di bidang inklusi keuangan, pembangunan ekonomi, investasi, inovasi dan pariwisata untuk Republik El Salvador.