Kasus Covid-19 Meningkat, Rumah Sakit Rujukan di Tasikmalaya Penuh

Kasus Covid-19 Meningkat, Rumah Sakit Rujukan di Tasikmalaya Penuh
Plt Walikota Tasikmalaya M Yusuf. Foto:Apip/HR

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, meningkat, rumah sakit rujukan pasien Covid-19 pun hampir penuh.

Plt Walikota Tasikmalaya Muhammad Yusuf membenarkan hal tersebut Minggu (20/6/2021).

Kata Yusuf, meski saat ini Kota Tasik statusnya masih zona oranye, namun keterisian pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan sudah hampir penuh semua.

“Saat ini kita masih zona oranye, mari jaga semuanya agar tidak naik ke zona merah,” kata Yusuf usai menghadiri kibar budaya di Mayasari Plaza.

Baca Juga: Pulang dari Pangandaran, 11 Warga Tasikmalaya Positif Covid-19, 1 Orang Meninggal

Lanjutnya, jika Kota Tasikmalaya masuk lagi ke zona merah, pihaknya akan mengambil kebijakan yang extrem.

Maka dari itu, pihaknya mengajak kepada semua masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Rumah sakit rujukan pasien Covid-19 sudah hampir penuh, pihaknya tidak ingin Tasikmalaya kembali zona oranye.

“Kita berpikir juga masalah ekonomi, agar terus berjalan dengan baik mari imbangi dengan menjaga protokol kesehatan yang sangat ketat,” jelasnya.

Agar tidak terjadi klaster penularan Covid-19 baru, pihaknya akan membatasi tempat-tempat berkerumun masyarakat seperti Pasar Kojengkang.

“Kegiatan di lokasi itu kita batasi sampai jam 9 malam,” ujar Yusuf.

Oleh karena itu, pihaknya meminta pelaku usaha agar memanfaatkan kebijakan ini sebaik-baiknya dengan tetap patuh terhadap imbauan prokes.

“Jangan sampai Tasikmalaya kembali zona merah, karena akan berpengaruh terhadap perputaran ekonomi,” ungkapnya.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan BPBD agar terus memberikan informasi kepada masyarakat dan sosialisasi agar mereka betul-betul bisa menjaga protokol kesehatan.

“Tetap jaga prokes dan terapkan pola hidup bersih dan sehat, dan semoga pasien di rumah sakit rujukan Covid-19 bisa berkurang,” pungkasnya. (Apip/R8/HR Online)

Editor: Jujang