Satelit yang Menayangkan Piala Eropa 2020 di Parabola

Satelit yang Menayangkan Piala Eropa 2020 di Parabola
Ilustrasi Satelit yang Menayangkan Piala Eropa 2020 di Parabola. Foto : Net/Ist

Satelit yang menayangkan EURO atau Piala Eropa 2020 akan menjadi buruan untuk pengguna parabola. Sebab, Piala Eropa sendiri merupakan salah satu pertandingan sepak bola yang banyak penontonnya selain Piala Dunia.

Seperti kita ketahui, bahwa sepak bola adalah salah satu olahraga yang paling banyak penggemarnya di seluruh dunia. Sehingga, even-even besar seperti Piala Eropa dan Piala Dunia adalah yang mereka nantikan.

Seharusnya gelaran EURO 2020 sendiri pada tahun 2020. Namun karena adanya wabah pandemi Covid-19, maka pertandingan sepak bola antara negara di benua Eropa tersebut terpaksa diundur.

Baca Juga : Channel Indosiar & SCTV Hilang di Parabola C-Band, Ini Solusinya

Meski begitu, tidak menyurut para pencinta sepak bola untuk tetap menonton dan mendukung negara kesayangannya yang ikut ambil bagian pada Piala Eropa.

Dukungan tersebut tidak harus datang langsung ke stadion. Akan tetapi juga bisa menonton via layar televisi lewat channel yang menayangkan live EURO 2020.

Daftar Satelit yang Menayangkan Piala Eropa 2020

Baru-baru ini sudah beredar kabar tentang channel televisi yang memiliki hak siar untuk menayangkan EURO 2020. Pertandingan akbar sepak bola tersebut, bisa Anda saksikan pada channel berbayar maupun free alias gratisan.

Bagi pengguna antena terestrial atau juga digital memang tidak menjadi masalah. Akan tetapi, untuk yang menggunakan parabola harus mengeluarkan kocek atau berbayar.

Namun, untuk Anda pencinta sepak bola jangan khawatir, karena masih bisa menyaksikan pertandingan lewat jalur Free To Air (FTA) alias gratisan. Tapi dengan catatan, peralatan seperti receiver parabola memadai.

Baca Juga : Sinyal Parabola Hilang Baik Telkom dan Palapa, Ternyata Ini Penyebabnya

Selain itu, Anda juga harus bisa menguasai parabola itu sendiri. Sebab, ada satelit yang menayangkan Piala Eropa 2020 bukan di negara Indonesia, namun negara lain.

Sehingga, jika melihat atau menonton Piala Eropa 2020 dari satelit negara lain, maka harus mengubah arah dari parabola itu sendiri.

Bukan hanya itu, setelah me-lock atau mengunci satelit tersebut, ada juga yang tidak bisa terbuka karena terkena sensor. Sehingga, untuk channel tersebut harus menggunakan kode, dengan catatan sensornya jenis biss key.

Berikut ini daftar satelit yang menayangkan siaran Piala Eropa 2020 secara live bagi pengguna antena parabola.

Telkom 4

Bagi masyarakat Indonesia, satelit Telkom 4 ini sudah tidak asing didengar. Pasalnya, hampir seluruh channel televisi Indonesia berada pada satelit ini.

Baca Juga : Frekuensi TVRI Terbaru di Satelit Palapa D dan Telkom 4 Parabola

Sementara hak siar Piala Eropa 2020 di Indonesia dipegang oleh Mola TV. Selain Mola pada satelit Telkom 4 ini ada juga RCTI dan MNCTV yang bisa Anda saksikan lewat K-Vision atau MNC Vision.

Namun sayangnya, satelit Telkom 4 yang menayangkan Piala Eropa 2000 ini, tidak bisa Anda saksikan secara gratisan.

Seperti kita ketahui, bahwa untuk mendapatkan Mola TV, K-Vision atau MNC Vision, maka Anda harus berlangganan.

Jadi jangan harap pengguna parabola yang berada di satelit Telkom 4 ini bisa menyaksikan EURO 2020 secara free alias gratis.

Measat 3A

Satelit lainnya yang menayangkan pertandingan Piala Eropa 2020 adalah Measat 3A. Meski satelit ini milik Malaysia, namun beam atau daya jangkaunya masih bisa masyarakat Indonesia dapatkan.

Sama seperti telkom 4, Measat 3A juga terdapat Mola TV, namun untuk pengguna parabola kecil atau Ku-Band.

Baca Juga : Frekuensi Terbaru Palapa Setelah Migrasi ke Satelit Telkom 4

Sementara untuk yang C-Band atau pengguna parabola besar, channel yang menyiarkan live EURO 2020 adalah TV1 dan TV2.

Belum ada kabar apakah 2 channel milik Malaysia ini menggunakan acakan atau sensor biss key, atau lainnya yang tidak bisa untuk membuka sensor tersebut.

Selain Mola TV dan TV1 serta TV2, hak siar lainnya pada Measat 3A adalah Astro, yang sama-sama harus berlangganan.

Apstar 6A

Satelit yang menayangkan live Piala Eropa 2020 lainnya yaitu Apstar 6A milik Kamboja. Sama seperti Measat 3A, untuk satelit yang satu ini juga menjangkau Indonesia.

Adapun channel yang terdapat pada Apstar 6A adalah CTN, MY TV dan CNC. Meski masih prediksi, namun jika benar maka akan menjadi kabar baik bagi pengguna parabola.

Pasalnya, biasanya untuk satelit Apstar 6A dalam menayangkan pertandingan sepak bola tidak menggunakan sensor. Jika pun memakai acakan, biasanya juga masih bisa dibuka dengan kode biss key.

Asiasat 5

Satelit ini memang sangat populer bagi komunitas parabola besar. Sebab, satelit Asiasat 5 ini sering menyiarkan secara langsung pertandingan olahraga, seperti basket, balap motor dan mobil, badminton sampai sepak bola.

Sementara untuk mendapatkan Asiasat 5 pun tidaklah sulit. Karena jarak dari Telkom 4 ke satelit tersebut tidak terlalu jauh. Tinggal geser arah parabola ke arah barat.

Namun berbeda dengan yang lainnya, untuk satelit Asiasat 5 yang menayangkan Piala Eropa 2020 ini bukan mengandalkan channel televisi resmi, tapi menggunakan jalur feed.

Apstar 7

Satelit lainnya yang menyiarkan secara live pertandingan EURO 2020 adalah Apstar 7, lewat channel Raajje TV dan Yes TV HD asal Pakistan.

Berbeda dengan Asiasat 5 dan Measat serta Apstar 6, untuk satelit yang satu ini agak pelit sinyal. Hanya beberapa daerah saja yang terjangkau beam-nya.

Satelit lainnya

Satelit lainnya yang menayangkan Piala Eropa 2020 antara lain Intelsat 19 lewat channel EMTV. Chinasat 6A/6B dari Tiongkok via channel televisi CCTV5+.

RTM HD Sport tidak ketinggalan untuk ikut menyiarkan live EURO 2020 yang ada di satelit ABS-2. Kemudian Match TV (Rusia) via satelit Yamal 601.

Sementara untuk negara Asia Tenggara lainnya, Vietnam, bisa menyaksikan gelaran akbar sepak bola antara negara Eropa tersebut, lewat VTVCab dan K+ pada satelit vinasat 1.

Bagi pengguna parabola tentunya sangat berharap pada Apstar 6 dan Asiasat 5. Karena lewat satelit tersebut yang menayangkan Piala Eropa 2020 tidak sulit dicari. Dan juga biasanya maksimal menggunakan acakan atau sensor bisskey. (Adi/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto