Shalat Tahiyatul Masjid, Penjelasan Lengkap Tata Cara dan Keutamaan

Shalat Tahiyatul Masjid Penjelasan Lengkap Tata Cara dan Keutamaanya
Ilustrasi Shalat Tahiyatul Masjid. Foto: Ist/Net

Shalat tahiyatul masjid merupakan salah satu amalan sunnah yang harus dilakukan ketika memasuki rumah Allah SWT. Bukan hanya itu saja, akan tetapi meskipun merupakan amalan sunnah, akan tetapi memiliki banyak keutamaan yang sayang jika kita lewatkan.

Walaupun demikian, masih banyak juga yang sering menyepelekan amalan sunnah tersebut. Meski ringan hanya dua rakaat saja, kalau bukan orang-orang yang benar niat, tidak akan berhasil untuk melaksanakannya.

Apa tujuannya kita melaksanakan shalat sunnah tersebut? Untuk menghormati rumah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Hendaknya kita jangan duduk terlebih dahulu ketika ingin melaksanakan shalat sunnah tersebut.

Hal tersebut terdapat dalam sebuah Hadits Riwayat Bukhari Muslim yang artinya: “Ketika kalian memasuki rumah Allah (masjid), alangkah lebih baiknya jika melakukan shalat sebanyak dua rakaat sebelum duduk” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam melaksanakan shalat tahiyatul masjid tersebut, hendaknya dua rakaat saja. Perlu Anda ketahui juga bahwa sunnah tersebut akan hilang jika kita masuk masjid dan langsung duduk.

Hukumnya akan berbeda lagi jika kita lupa atau belum tahu. Saat dalam keadaan yang demikian itu, maka kita boleh langsung berdiri dan melakukannya. Asalkan duduknya juga belum terlalu lama.

baca juga: Sifat Jaiz Bagi Rasul yang Harus Kita Ketahui dan Pahami

Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid yang Benar

Sebenarnya shalat sunnah itu tidak mempunyai perbedaan yang mencolok dengan shalat lima waktu. Hanya saja, yang menjadi pembeda adalah niatnya. Bagaimana niat shalat tahiyatul masjid itu?

Bagaimana shalat tahiyatul masjid ketika hari Jumat? Jika khatib belum khutbah, maka lakukanlah sebagaimana mestinya. Akan tetapi jika khatib sudah berkhutbah, laksanakan pula shalat penghormatan terhadap masjid tersebut dengan ringan (HR. Bukhari Muslim).

baca juga: Peristiwa di Bulan Dzulqa’dah dalam Islam yang Penting dan Bermanfaat

Keutamaan Shalat Penghormatan Kepada Masjid

Meski amalan sunnah dua rakaat saja, akan tetapi keutamaannya sungguh sangat luar biasa. Apa saja? Mungkin bagi sebagian orang tidak mengetahuinya.

baca juga: Pengertian Iffah dan Contohnya Usaha Pengamalan juga Keutamaannya

Sebagai Penyempurna Atas Kekurangan Shalat Wajib

Amalan yang akan dihisab ketika berada di akhirat nanti adalah shalat. Allah mengatakan kepada para malaikat terlebih dahulu, jika shalat yang kita kerjakan itu sempurna, maka pahala yang akan kita dapatkan juga sangat sempurna.

Akan tetapi jika dalam shalat wajib kita itu masih terdapat kekurangan, malaikat yang mencatat amal kebaikan kita, Allah perintahkan untuk menyempurnakan kekurangan shalat wajib kita dengan shalat sunnah yang pernah kita lakukan (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Maa Syaa Allah, Allah memberikan banyak cara untuk hambanya supaya bisa sampai ke surga. Akan tetapi, akal manusia terkadang kurang begitu berfungsi. Sehingga dengan mudahnya memilih jalan menuju kemungkaran yang menyebabkan kerugian.

Shalat dhuha dua rakaat rutin, melancarkan rezeki, membaca Al-Kahfi mendapatkan pertolongan ketika di akhir zaman, tahajud segala sesuatu yang diusahakan bakalan Allah SWT kabulkan.

Bahkan melaksanakan shalat tahiyatul masjid sunnah menyempurnakan kekurangan shalat wajib. Kurang apa sih Allah baiknya kepada hambanya?

Meninggikan Derajat dan Menghapus Dosa

Keutamaan shalat tahiyatul masjid yang ke selanjutnya adalah, bisa menghapuskan dosa-dosa kita. Selain itu, juga bisa meninggikan derajat kita di hadapan Allah SWT.

Masih tidak habis pikir dengan manusia yang sudah mengetahui ilmu tentang shalat penghormatan kepada masjid, tapi masih enggan melakukannya.

Dengan kita memperbanyak bersujud, nyatanya bisa mengurangi dosa kita. Dalam satu hari saja, kita sudah sujud berapa kali untuk shalat wajib. Tambah lagi coba dengan shalat sunnah lainnya.

Bentuk Rasa Syukur Kepada Allah

Bisa pergi ke masjid itu merupakan sebuah syukur yang tidak ada duanya. Karena Allah juga, kita bisa melangkah untuk mendatangi rumah Allah SWT. Coba saja, jika Allah sudah tidak mengizinkan kita bernafas, masih bisakah kita melakukan kegiatan sehari-hari dengan baik?

Bukan hanya nikmat dari oksigen yang kita hirup, saat mampu pergi ke masjid. Akan tetapi juga nikmat sehat, mendengarkan panggilan Allah, berjalan, rezeki, dan yang lainnya. Nah, dengan kita melakukan shalat tahiyatul masjid juga menjadi salah satu bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Teruntuk siapa saja yang masih belum terbiasa untuk melakukan amalan sunnah ini, semoga dengan adanya penjelasan lengkap mengenai shalat tahiyatul masjid tersebut, kita bisa mendapatkan keutamaan dan pahalanya. (Muhafid/R6/HR-Online)