Senin, Mei 23, 2022
BerandaBerita TerbaruSinopsis I Am Zlatan Tentang Kehidupan Pemain Striker Barcelona

Sinopsis I Am Zlatan Tentang Kehidupan Pemain Striker Barcelona

Sinopsis I Am Zlatan menceritakan kisah perjalanan hidup penyerang AC Milan. Film ini sejak pembuatannya akan rilis pada tahun 2021. Merupakan adaptasi dari sebuah buku berjudul sama yang rilis pada 2011 silam.

Film ini merupakan arahan dari sutradara Jens Sjogren yang berasal dari Swedia. Sedangkan penulis naskah buku ini adalah David Lagercrantz. Bahkan Jakob Beckham juga berpartisipasi sebagai penulis naskah.

Sosok yang akan memerankan Ibrahimovic adalah Dominio Bajraktari Andersson saat berusia 11-13 tahun. Sedangkan satunya adalah Granit Rushiti menjadi Ibrahimovic ketika sudah tua. Dalam hal ini merangkul Andrea Occhipinti sebagai seorang produser.

Baca Juga: Sinopsis Film Deep Tentang Uji Coba Obat Baru Hasil Penelitian

Kisahnya nanti akan sangat legendaris dan cukup menarik. Jalan hidup Ibrahimovic akan menjadi kisah yang hebat saat tayang melalui bioskop.

Sinopsis I Am Zlatan Terbaru 2021

Kisahnya berawal dari sosok Zlatan yang memilih Guardiola sebagai manajer hebat Barcelona abad 21. Ya, seperti orang tolol sosok Zlatan memendam rasa tidak sukanya dengan sang manajer. Ia berusaha untuk membuka mata dunia bahwa hubungan keduanya sangat tidak baik-baik saja.

Bahkan sosok Zlatan tidak mengerti bahwa Guardiola menghampirinya. Sang manajer juga mengatakan bahwa semua orang Barcelona sangat rendah hati. Arogansi bukanlah siapa dari semua orang pada klub itu.

Guardiola melanjutkan perkataannya bahwa tidak ada pemain Barcelona yang datang ke tempat latihan menggunakan mobil mewah. Mobil yang ia maksud seperti Ferrari atau Porsche.

Anggota Baru

Sinopsis I Am Zlatan menjelaskan bahwa Barcelona baru saja membeli Zlatan dari Inter Milan saat musim panas lalu. Sebagai orang baru ia harus mengetahui adat istiadat klub sepak bola satu ini. Seharusnya Zlatan selalu tunduk dengan aturan yang ada.

Namun, Zlatan menunjukkan sikap yang justru bertolak belakang. Ia selalu menunjukkan kendaraan mewahnya, yaitu Porsche yang melaju sangat kencang. Kadang ia suka membawa kendaraannya itu dengan kecepatan 325 km/jam hingga tak terkejar oleh polisi.

Baca Juga: Sinopsis Film Persepsi, Tantangan Rumah Berhantu di Pulau Terpencil

Zlatan tampak sangat kesal ketika masalah mobil pribadi harus sesuai dengan aturan dari klub. Ia seringkali mengumpat dalam hati soal hal tersebut. Bahkan ia juga jijik ketika harus mengendarai mobil Audi.

Zlatan yang Mulai Arogan

Sinopsis I Am Zlatan menunjukkan klub Barcelona yang memfasilitasi kendaraan bermerek Audi. Bagi Zlatan ini adalah hal yang menggelikan. Ia terbiasa hidup dengan penuh kemewahan yang abadi.

Banyak hal yang sebenarnya tidak sesuai dengan karakter Zlatan. Ia bahkan selalu frustasi dengan aturan yang ada. Apalagi ketika ia harus dipinggirkan untuk memberi ruang yang lebih pada Messi sebagai bintan Barcelona.

Zlatan tidak mengerti alasan apa Barcelona membelinya mahal jika tidak berguna dengan maksimal. Atas dasar inilah Zlatan menghampiri sang manajer. Ia mengatakan seolah-olah Zlatan sama seperti Ferrari yang berkendara dengan flat.

Sinopsis I Am Zlatan memperlihatkan bahwa Zlatan berasal dari anak imigran asal Balkan, Swedia. Sejak kecil sebenarnya Ia adalah seseorang yang hidup di jalanan. Saat kecil Ia sangat berbakat untuk mencuri sepeda.

Bahkan lingkungan hidupnya dulu memang terkenal sebagai kampung imigran. Bahkan banyak dari masyarakatnya yang melakukan hal-hal buruk saat itu.

Adanya masa lalu tersebut memberikan kesimpulan bahwa Zlatan bukan berasal dari keluarga berstrata tinggi. Ini adalah humor bagi mereka yang memperhatikan kehidupan Zlatan.

Kehidupan Zlatan

Sinopsis I Am Zlatan menjelaskan bahwa kehidupan pemain Barcelona itu sudah mjur. Ia bahkan bisa membiayai dan mengubah nasib keluarga. Tetapi harta membutakan semua sisi baiknya sebagai orang bernasib baik.

Ia pernah mengikuti Piala Dunia 2006 Jerman yang membawa semua keluarga untuk menontonnya. Dalam hal ini ia rela mengurus semua akomodasi kendaraan, tempat tinggal smentara, dan lain sebagainya. Semua ini sangat menyita perhatian Zlatan dan menjadikannya tidak fokus saat berlatih.

Perjalanan Ia menuju kesuksesan tentu bersama dengan ucapan miring dari orang banyak. Saat ini memang sosok Zlatan sangat sombong dengan harta bendanya. Cibiran terus menerus menghantui Zlatan hingga selalu abai.

Bahkan Zlatan semakin sadar dengan pola hidupnya saat itu. Ia juga mendapatkan tudingan terlalu asik sendiri dalam mengolah bola. Bahkan Ia dianggap sebagai pemain yang tidak kolektif dalam tim.

Bagaimana akhir dari sinopsis I Am Zlatan? Apakah Ia terus bertahan bersama klub Barcelona? (R10/HR-Online)

Editor: Ndu

- Advertisment -