Canggih, Siswa SMKN 2 Kota Tasikmalaya Ciptakan Alat Deteksi Lahan Pertanian

SMKN 2 Kota Tasikmalaya
Pengujian S-Tani oleh siswa di lahan pertanian milik warga. Foto: Apip/HR

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Siswa SMKN 2 Kota Tasikmalaya berhasil menciptakan sebuah aplikasi Sahabat Tani atau S-Tani. Aplikasi ini sangat berguna untuk para petani agar mendapatkan hasil maksimal.

Aplikasi S-Tani ini berfungsi merekomendasikan tanah dan lahan yang cocok untuk tanaman. Sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan dapat meminimalisir gagal panen.

Kendati selama pandemi mereka belajar secara daring, namun tidak menjadi halangan para siswa untuk mengukir prestasi dengan menghasilkan sebuah karya yang sangat berguna bagi masyarakat.

Yoga Nuryana, ketua kelompok pencipta S-Tani SMKN 2 Kota Tasikmalaya, mengatakan, alat ini memiliki kelebihan bisa mendeteksi sebuah lahan pertanian yang nantinya mengeluarkan rekomendasi tanaman yang cocok.

Dari hasil pengukuran kelembaban udara, pH tanah, cuaca serta ketinggian, maka nantinya bisa menjadi pertimbangan para petani untuk bercocok tanam.

“Alatnya sangat sederhana yang mana di dalamnya terdiri dari baterai, sensor udara, bluetooth, alat pengukur ketinggian serta smartphone untuk menyimpan data S-Tani,” ungkapnya, Rabu (16/6/2021).

baca juga: Kasus Covid-19 di Tasikmalaya Meningkat, RSUD SMC Overload

Inspirasi karya ini, berawal saat ia mengikuti kejuaraan di UGM Yogyakarta yang mengambil tema alat berguna di bidang pertanian.

Ia tak menyangka hasil kerja kerasnya dan bimbingan Guru di sekolah mengantarkannya menjadi pemenang dan juara kesatu se Indonesia.

“Kami harap alat ini bisa mendapatkan hak paten dan bisa produksi secara massal untuk kepentingan petani. Sehingga mereka bisa berhasil dalam bercocok tanam,” pungkasnya.

Sementara itu, Diki Nurul Ilham, Guru pembimbing siswa pencipta aplikasi S-Tani, mengaku sangat bangga atas karya siswa SMKN 2 Kota Tasikmalaya itu.

Ia menyebut sebenarnya S-Tani berawal dari usulan siswa itu sendiri yang kemudian ia memberikan bimbingan dan arahan secara online.

“Alhamdulillah atas kerja keras semuanya bisa berhasil menciptakan alat yang memang sangat berguna sekali bagi petani,” singkatnya. (Apip/R6/HR-Online)