Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaBerita TerbaruSudut Camber Mobil Serta Pengaruhnya Terhadap Sistem Kemudi

Sudut Camber Mobil Serta Pengaruhnya Terhadap Sistem Kemudi

Sudut camber mobil adalah sudut kemiringan pada roda mobil terhadap garis vertikal, baik roda depan ataupun roda belakang. Kondisi ini bisa terlihat melalui sisi depan ataupun sisi belakang pada kendaraan. Pada sebuah kendaraan, biasanya sering menerapkan camber positif dan camber negatif.

Camber positif yaitu kondisi pada saat sisi roda bagian atas lebih keluar bila kalian bandingkan dengan sisi roda bagian bawah. Dengan begitu, dalam mengendalikan mobil akan terasa lebih mudah karena setiap roda akan saling mendorong ke arah luar. Jadi, saat membelokkan setir pun tidak membutuhkan tenaga yang lebih besar.

Baca Juga : Mobil Penggerak Roda Depan, dengan Keunggulan dan Kekurangannya

Sementara camber negatif yaitu posisi ketika roda bagian bawah lebih keluar bila kalian bandingkan dengan roda bagian atas. Sudut ini menjadikan turning radius lebih baik sehingga sudut belok lebih terasa tajam karena adanya minimalisir saat roda menyentuh tanah. Karena inilah banyak pengguna kendaraan lebih memilih sudut ini.

Pengaruh Sudut Camber Mobil Terhadap Sistem Mengemudi Kendaraan

Untuk menjaga stabilitas pada sistem pengemudian sebuah kendaraan, maka perlu mengatur atau menyetel sudut-sudut pada sebuah roda mobil.

Salah satu penyetelan pada sudut roda mobil yang sering terjadi adalah melakukan penyetelan sudut camber. Hal ini memang perlu kalian lakukan karena sudut camber memiliki beberapa fungsi dalam berkendara.

Seperti meningkatkan sistem handling pada kendaraan dan menjaga kestabilan kendaraan. Selain itu, hal ini juga mampu mencegah ausnya ban secara berlebihan pada sisi bagian dalam dan luar roda.

Tak hanya itu saja, penyetelan sudut camber mobil juga sangat berpengaruh terhadap sistem mengemudi pada sebuah kendaraan. Berikut penjelasan lengkapnya.

Sudut Camber Positif

Penggunaan sudut camber positif pada mobil bertujuan untuk mengimbangi roda yang tertarik ke arah luar pada bagian bawah. Artinya pada saat mobil mendapat beban dan sedang berjalan, maka roda akan tertarik secara otomatis ke arah dalam.

Baca Juga : Fungsi Rotasi Ban Mobil, Agar Keempat Roda Aus Secara Merata

Sehingga beban sebuah kendaraan lebih bertumpu di spindel dengan dudukan yang benar. Hal ini mungkin terjadi apabila saat menyetel sudut camber menyesuaikan dengan spesifikasinya. Karena penyetelan yang sesuai juga memberi pengaruh terhadap pengemudian kendaraan.

Penyetelan Sudut Camber Positif dan Pengaruhnya

Meskipun melepas bagian roda kemudi, namun mobil akan tetap berjalan dengan lurus. Lalu juga sangat membantu dalam memperingan sistem pengemudi

Kemudian efektif untuk mencegah roda agar tidak selip ke samping. Sudut camber positif pada mobil mampu mencegah potensinya roda mobil akan lepas.

Sudut Camber yang Terlalu Positif dan Pengaruhnya

Munculnya suara yang tidak normal ketika mobil berbelok. Pada ban bagian luar, akan lebih berpotensi mengalami aus yang berlebih. Lalu juga bisa menyebabkan roda selip lantaran gaya cengkeram sebuah roda terhadap jalan yang berkurang.

Sudut Camber Negatif

Penggunaan sudut camber negatif kebanyakan pada mobil dengan penggerak utama roda depan. Tujuannya untuk mencegah kemiringan sebuah kendaraan saat berbelok sekaligus menyempurnakan kemampuan dalam berbelok.

Sudut Camber Negatif dengan Penyetelan yang Sesuai dan Pengaruhnya

Menjadikan ban pada kendaraan tidak mudah selip. Ketika akan belok patah, mobil bisa dengan mudah melakukannya. Lalu membuat mobil tidak goyang atau lebih tenang. Bahkan sistem pengemudi pun bisa menjadi lebih stabil.

Sudut Camber dengan Penyetelan Terlalu Negatif dan Pengaruhnya

Menjadikan kemudi roda terasa lebih berat saat memutarnya. Bahkan menyebabkan aus yang berlebih pada ban bagian dalam. Ketika mobil berbelok, penyetelan sudut camber yang terlalu negatif akan menimbulkan suara tidak normal.

Sudut Camber Nol

Ketika penyetelan sudut camber pada kendaraan dalam posisi nol, maka pengaruhnya terhadap mobil tidak baik. Karena ketika mobil berjalan atau mendapat beban, maka bagian bawah roda menjadi tertarik ke luar.

Baca Juga : Perawatan Sistem Kemudi Mobil, Mengurangi Resiko Kecelakaan 

Sehingga bagian luar pada spindel akan menjadi tumpuan beban kendaraan. Akibatnya sistem pengemudi terasa berat hingga roda menjadi selip. Bahkan hal ini mampu menyebabkan ban bagian luar mengalami aus yang berlebih.

Tidak semua kendaraan memiliki sudut camber yang bisa kalian setel atau atur. Namun jika ternyata sudut camber pada mobil tidak standars, baik terlalu positif maupun terlalu negatif.

Hal ini masih bisa kalian akali dengan setelan toe out atau toe in. Fungsi dari kedua setelan ini untuk mengoreksi apabila terjadi kekeliruan dalam sudut camber mobil. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto