Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita CiamisBerbahaya, TPT Jalan di Jatinagara Ciamis yang Ambruk Belum Diperbaiki

Berbahaya, TPT Jalan di Jatinagara Ciamis yang Ambruk Belum Diperbaiki

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Tembok Penahan Tebing (TPT) jalan kabupaten yang berada di Blok Buniasih, Dusun/Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ambruk sampai hari ini belum juga diperbaiki.

Padahal, Tembok Penahan Tebing tersebut sudah ambruk sejak setengah bulan yang lalu. Selain itu, ambruknya TPT tentu sangat membahayakan pengguna jalan.

Dede, warga RT 07/02, Dusun Dayeuhluhur mengatakan, ambruknya TPT jalan tersebut sudah terjadi lima belas hari lalu, ketika hujan deras terjadi. 

“Ambruknya TPT selain karena guyuran hujan juga penyebabnya konstruksi tanahnya labil. Selain itu juga banyaknya kendaraan bermuatan berat yang melintas,” kata Dede kepada HR Online, Senin (14/6/2021).

Sehingga, katanya, jika tidak segera ada penanganan dari instansi terkait, khawatir akan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

Lebih lanjut Dede menambahkan, TPT jalan tersebut sebenarnya sudah berulang kali ada perbaikan, akan tetapi tidak mampu bertahan lama. 

Senada dikatakan Endi, warga setempat. Menurutnya, akses jalan pada siang hingga malam hari selalu ramai dilewati kendaraan roda 2 maupun 4.

“Apabila tidak segera ada perbaikan, khawatir dapat membahayakan para pengguna jalan, dan rumah yang berada di bawah TPT. Terlebih, kalau kendaraan bermuatan berat yang melintas,” ujarnya. 

Komar (47), pengendara motor asal Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara, menambahkan, jalan tersebut merupakan milik Pemerintah Kabupaten Ciamis.

“Pengguna jalan menganggapnya sebagai jalan tikus atau alternatif penghubung wilayah Kecamatan Kawali dengan Jatinagara. Karena memang jarak tempuhnya sangat dekat,” katanya. 

Menyikapi ambruknya TPT jalan tersebut, Komar berharap agar instansi terkait dapat secepat mungkin untuk memperbaikinya. Hal tersebut agar kerusakannya tidak semakin melebar dan bertambah parah.

Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, TPT jalan yang ambruk tersebut telah ada pembatas dengan tumpukan karung berisikan tanah. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bila hujan dan banyaknya kendaraan yang melintas, jadi pemicu terjadinya kecelakaan.

“Dengan kondisi dan kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi, maka instansi terkait harus cepat menanganinya,” pungkasnya. (Edji/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto