Tuas Kopling Motor Keras, Begini Cara Mengatasinya

Tuas Kopling Motor Keras, Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi Tuas Kopling Motor. Foto: Ist/Net

Tuas kopling motor pada kendaraan manual biasanya terletak di bagian setang sebelah kiri. Dengan menggunakan kopling motor manual, berarti pengendara harus mempunyai skill yang lebih daripada menggunakan kopling otomatis. Namun, penggunaan kopling manual juga kerap mendapat masalah dalam penggunaannya.

Masalah umum dalam kopling manual adalah tarikan kopling yang terasa berat dan keras. Setiap kendaraan beroda dua yang menggunakan kopling manual pasti akan mengalami hal ini. Sehingga saat hal ini terjadi, tarikan pada tuas kopling motor yang keras akan mengurangi kenyamanan dalam berkendara.

Untuk penyebabnya sendiri ada beberapa macam, salah satunya karena kabel kopling yang sudah berumur. Selain itu, air yang masuk ke dalam selongsong kabel kopling juga bisa membuatnya berkarat dan seret. Sehingga kalian juga perlu memperhatikan kondisi kopling pada kendaraan.

Cara Mengatasi Tuas Kopling Motor Menjadi Keras dan Seret

Memiliki sepeda motor koplingan memang menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Namun kebanggaan itu tidak akan berarti jika kalian sendiri merasa kesulitan dalam menggunakannya.

Baca Juga : Cara Merawat Kopling Motor Dengan Baik dan Benar

Salah satu permasalahan yang sering muncul adalah saat tuas kopling motor tidak berfungsi dengan baik karena tarikannya keras dan berat.

Sebenarnya tuas kopling motor yang keras tidak menyusahkan dalam mengendalikan motor. Namun saat tarikan pada kopling berat dan keras, tentu saja akan menguras tenaga dua kali lebih banyak. Sehingga ketika melakukan perjalanan cukup jauh, tangan akan merasakan pegal yang luar biasa.

Perlu kalian ketahui, sistem kopling merupakan rangkaian komponen yang berfungsi untuk memutus dan menyambungkan tenaga mesin ke gearbox dengan cepat.

Cara kerjanya dengan memanfaatkan media gesekan. Namun bagaimana jika tuas kopling pada kendaraan bermotor tarikannya berat dan keras? Simak cara mengatasinya berikut ini:

Cara Mengatasi Tuas Kopling Keras Karena Faktor Perawatan

Kebanyakan dari pemilik kendaraan roda dua dengan kopling manual sangat jarang merawat bagian sistem koplingnya. Bahkan hal paling sederhana misalnya melumasi bagian dalamnya kabel kopling pun tak pernah melakukannya.

Baca Juga : Kampas Kopling Satria FU Pengaruhi Performa Motor

Padahal jarangnya melakukan perawatan pada tuas kopling motor akan mengakibatkan air yang masuk mengendap dan menimbulkan karat. Hal tersebut bisa mengganggu kinerja kabel koplingnya sehingga menjadi keras serta berat saat beroperasi.

Untuk mengatasi hal tersebut, kalian bisa melakukan pelumasan pada bagian kabel koplingnya menggunakan cairan pelumas khusus.

Kalian juga bisa saja menggunakan oli dan pada saat melumasinya sambil memainkan tuas kopling motor hingga terasa ringan. Namun jika tidak ada perubahan, kemungkinan kabel kopling tersebut sudah rusak dan harus mengganti dengan yang baru.

Cara Mengatasi Tuas Kopling Keras Setelah Modifikasi

Tuas pada kopling yang menjadi keras selanjutnya karena kendaraan pernah mengalami perubahan atau modifikasi di bagian sistem koplingnya. Misalnya saja karena memodifikasi motor dengan setelan racing dan memiliki tenaga besar.

Tentu kalian juga telah mengganti per kopling yang lebih keras untuk mengakomodasi tenaga yang keluar dari mesin. Mengganti per inilah yang menjadikannya tuas kopling pada kendaraan menjadi lebih berat dari sebelumnya.

Baca Juga : Fungsi Kampas Kopling Lengkap Dengan Jenis dan Tips Memilihnya

Untuk mengatasi tuas kopling yang keras setelah adanya modifikasi bagian per kopling, kalian bisa melakukan sedikit perubahan.

Lakukan perbaikan dengan merubah tuas kopling bagian bawah yang menancap di blok mesin motor. Kalian bisa melakukan perpanjangan tuas ini sehingga saat beroperasi kopling menjadi lebih ringan.

Cara Mengatasi Tuas Kopling Keras Karena Kabel Terlipat

Kopling motor menggunakan kawat kabel untuk menghubungkan tuas kopling dengan kopling. Kawat kabel tersebut terdiri dari dua komponen utama dengan fungsi masing-masing.

Kawat fleksibel berfungsi untuk menghubungkan gerakan tuas kopling. Sementara selubung berfungsi sebagai tempat bergeraknya kawat fleksibel.

Untuk posisi kawat kabel yang lurus akan memudahkan penggunanya. Namun jika kabel melengkung atau terlipat, meskipun masih bisa berfungsi, kalian akan kesulitan menarik kawat. Karena pembelokan gaya terlalu ekstrem sehingga tuas kopling terasa berat.

Cara mengatasinya dengan melepas kabel kopling dan melumasi menggunakan oli atau pelumas khusus. Lebih bagus jika menggunakan oli dengan SAE yang tinggi agar bisa masuk seluruhnya ke dalam kawat kabel kopling. Dengan begitu, tuas kopling motor menjadi ringan kembali saat kalian gunakan untuk berkendara. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto