Asteroid Raksasa 2008Go20 Sebesar Stadion Dekati Bumi, Berbahaya!

Asteroid Raksasa 2008Go20 Sebesar Stadion Dekati bumi, Berbahaya!
Ilustrasi Asteroid Raksasa 2008Go20. Foto: Ist/Net

Asteroid raksasa yang bernama 2008Go20, mempunyai ukuran sebesar stadion. Kemudian bergerak menuju Bumi dengan kecepatan 8 kilometer tiap detiknya atau 28.800 km per jam. Asteroid atau batuan luar angkasa ini akan terus terbang dan melewati planet kita.

Apabila menabrak Bumi, maka akan setara dengan satu miliar bom atom yang meledak di Bumi dalam satu waktu. Kemungkinan asteroid ini akan melintasi Bumi 24 Juli mendatang.

Asteroid mempunyai lebar hampir 220 meter dan akan meluas hingga jarak 28.7.847.607 km. Bahkan lebih besar dari lapangan sepak bola. Jaraknya kurang lebih 3 hingga 4 juta kilometer dari Bumi dan hampir 8 sampai 9 kali jarak antara Bulan dan planet kita.

Baca Juga: Asteroid 2008 GO20 Sudah Dekat Bumi, Berkecepatan 18000 MPH

Objek Asteroid Raksasa 2008Go20, Dekati Bumi 24 Juli

Meskipun kemungkinan asteroid menabrak Bumi sangat rendah karena jaraknya jauh, namun para ilmuwan dari NASA terus melakukan pengamatan terhadap asteroid tersebut.

Menurut klasifikasinya, asteroid raksasa 2008Go20 berada di bawah jalur Apollo. Sehingga membuatnya menjadi Objek Dekat Bumi (NEO). Besar kemungkinan planet ini akan melewati Bumi 24 Juli mendatang.

Mengutip laman news18, pada tahun lalu terdapat asteroid yang melewati Bumi. Tepatnya pada bulan Maret, para tim menyebutnya 2020 PMZ. Orbit asteroid jauh lebih dekat ke Bumi daripada 2008Go20. Berdasarkan klasifikasi NEO, asteroid, 2020 MZ selebar jembatan di San Francisco.

NASA telah memiliki badan ilmuwan terpisah yang melacak dan mencatat semua benda dan puing ruang angkasa yang terbang melintasi planet kita.

Hingga saat ini, lebih dari 2000 objek telah mendapat pengawasan ketat dari NASA. Termasuk komet dan asteroid raksasa 2008Go20 ini.

Semua benda langit tersebut akan melintasi Bumi dengan dekat, bahkan sangat dekat. Dalam tempo beberapa bulan atau tahun yang akan datang.

Kemudian pada bulan Juni lalu terdapat asteroid bernama 2021KT1. Asteroid tersebut juga berpotensi berbahaya. Ukurannya sebesar menara Eiffel dan mendekati Bumi.

Semua informasi dari NASA yang tergabung dengan JPL menyatakan jika objek mempunyai jarak hampir 93 juta mil. Tergolong sangat dekat dengan planet kita. Apabila jarak tersebut ternyata kurang dari 1,3  kali jarak Matahari ke Bumi.

Bumi seringkali menjadi sasaran komet ataupun asteroid raksasa, termasuk 2008Go20. Namun, sebagian besar telah terbakar di atmosfer. Untuk ukuran yang lebih besar, terkadang bisa sampai ke Bumi.

Para ilmuwan bahkan telah mengidentifikasi hingga ribuan asteroid yang mendekati Bumi. Hal tersebut sebagai upaya untuk mencari benda angkasa yang berpotensi bahaya dan dapat menabrak Bumi.

Apabila orbit dari objek-objek telah teridentifikasi, maka jalurnya dapat diprediksi untuk melihat apakah berdampak tabrakan dengan Bumi apa tidak.

Baca Juga: Asteroid 2021 KN2 Berdiameter 7 Meter, Nyaris Tabrak Bumi

Asteroid Raksasa Berbahaya

Asteroid merupakan pecahan batu yang tersisa dari terbentuknya tata surya. Kejadian ini mulai berlangsung sejak 4,6 miliar tahun lalu.

Jalur orbit asteroid raksasa 2008Go20 terkadang bisa jadi mendapat pengaruh dari tarikan gravitasi planet. Sehingga jalur asteroid dapat berubah.

Batu yang bergerak di luar angkasa terkadang sedikit mengubah jalurnya. Hal tersebut juga bisa karena panasnya matahari. Peristiwa seperti itu sering disebut sebagai efek Yarkovsky.

Ketika arah berubah, maka kecepatan dari asteroid juga berubah. Terkadang jatuh pendek, namun bisa juga lebih cepat. Hal seperti itu sangat membahayakan bagi benda-benda yang datang menuju asteroid tersebut di luar angkasa.

Asteroid raksasa 2008Go20 mendapat klasifikasi sebagai Objek Dekat Bumi (NEO). Jika diketahui jarak dari planet kita kurang dari 1,3 jarak Bumi ke Matahari. Sementara untuk jarak Matahari ke Bumi sekitar 93 juta mil.

Selain itu, NASA juga melacak pergerakan asteroid ketika berada di sekitar Matahari. Sehingga dapat menetapkan lokasinya. Disamping itu, jalur elips yang paling cocok dapat dihitung berdasarkan pengamatan objek.

Selain Amerika Serikat, China juga melaporkan jika mempunyai metode untuk mengubah jalur asteroid. Para tim melakukan simulasi roketnya 23 Long March 5 yang dapat mengubah jalur dalam jarak 1,4 kali radius planet Bumi apabila menghantamnya bersamaan.

Para ilmuwan dan Pusat Sains Antariksa Nasional China juga memperhitungkan asteroid yang akan melintasi Bumi. Mulai dari ukuran dan kecepatannya.

2008Go20 termasuk dalam kategori asteroid raksasa yang berbahaya. Hal tersebut berdasarkan data dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Kecepatan tinggi dari asteroid menyebabkan apapun yang menghalanginya akan mengalami sebuah bencana. (R10/HR Online)

Editor: Jujang