Bahaya Sinar Biru Bikin Kulit Rusak dan Cara Mencegahnya

Sinar Biru
Bahaya sinar biru bisa merusak kesehatan kulit. Foto: Net/Ist.

Bahaya sinar biru yang bisa merusak kesehatan kulit. Sinar biru dengan klasifikasi HEV (High Energy Visible) merupakan sinar yang terlihat dengan memiliki panjang gelombang (390-500 nm).

Selain itu, sinar biru (blue light) pun tergolong sebagai cahaya yang mempunyai tingkat energi tinggi. Sumber asalnya bisa dari matahari, televisi, layar komputer, gawai, serta perangkat elektronik lainnya.

Merangkum dari berbagai sumber, bahaya blue light ini selain berdampak pada kulit, juga dapat mengganggu kesehatan tubuh. Seperti menyebabkan rusaknya retina mata, mengganggu ritme sirkadian, meningkatkan resiko terkena katarak. Serta menimbulkan mata lelah.

Ketahui Bahaya Sinar Biru yang Bikin Kulit Rusak

Mengganggu Siklus Regenerasi Kulit

Baca Juga : Awas! Terlalu Sering Gunakan Ponsel Bisa Bikin Kulit Rusak

Meskipun tidak lebih berbahaya jika dibandingkan dengan sinar biru dari matahari, namun sumber blue light yang berasal dari gawai perlu juga kamu waspadai. Pasalnya sinar tersebut akan mempengaruhi ritme sirkadian sel kulit.

Jika terjadi demikian maka akan mengakibatkan siklus regenerasi kulit menjadi terganggu. Bahkan, jika membiarkannya terus menerus bisa menyebabkan rusaknya sel-sel pada kulit.

Hiperpigmentasi

Bahaya sinar biru dari gadget yang selanjutnya yaitu menyebabkan hiperpigmentasi. Padahal  seharusnya yang lebih kamu waspadai adalah sinar matahari. Karena blue light yang sumbernya dari sinar matahari bahayanya jauh lebih besar ketimbang kadar perangkat elektronik.

Salah satu bahayanya yaitu menyebabkan hiperpigmentasi seperti melasma. Bisa juga menyebabkan pecahnya kolagen akibat terbentuknya kerutan, serta melemahnya elastisitas kulit.

Baca Juga : Manfaat Skincare Bunga Calendula untuk Kecantikan Kulit Wajah

Produksi Radikal Bebas pada Kulit

Bahaya sinar biru yang berikutnya yaitu merangsang radikal bebas pada kulit. Hal tersebut dapat memicu kulit mengalami penuaan dini.

Berbagai masalah yang dialami kulit akan muncul. Dari mulai melasma atau bercak-bercak hiperpigmentasi di wajah, kemerahan, dan masalah kulit lainnya.

Cara Mencegah Bahaya Sinar Biru

Untuk menghindari bahaya sinar biru yang bersumber dari sinar matahari, kamu harus menggunakan pelindung yang tepat. Pelindung dalam hal ini baik berupa fisik, skincare, maupun gaya hidup sehat.

Baca Juga : Vitamin Terbaik untuk Kulit Wajah Bebas Jerawat Lebih Bersih

Berikut ini berbagai pelindung yang dapat kamu lakukan supaya tidak menuai berbagai bahaya yang ditimbulkan oleh blue light, baik yang bersumber dari sinar matahari maupun gadget;

Pertama, pelindung fisik berupa kacamata, topi lebar, dan baju yang cenderung menutup. Kedua adalah skincare yang memiliki kandungan bermanfaat guna melindungi kulit dari sinar biru. Cara ketiga yaitu batasi waktu menggunakan gawai, terutama pada malam hari.

Memperbaiki waktu tidur sangat berpengaruh pada kesehatan kulit. Agar kulit terlindung dari sinar biru, pilihlah skincare yang memiliki kandungan titanium dioxide. Kandungan ini biasanya terdapat dalam mineral pada sunscreen.

Kemudian, skincare yang mempunyai kandungan iron oxide, biasanya bisa kita temukan dalam makeup. Lalu, skincare yang mengandung antioksidan, serta niacinamide yang dapat mencegah terjadinya hiperpigmentasi akibat sinar biru.

Berbagai rekomendasi untuk produk skincare ini cocok supaya terhindar dari bahaya sinar biru. Produk tersebut antara lain KIEHL’S yang terdiri dari skin tone correcting serta beautifying BB Cream.

Kemudian, ada Elta MD dengan kandungan UV elements, Skinceuticals dengan CE Ferulic, La Roche Posay, dan masih banyak lagi. (R3/HR-Online)

Editor : Eva