Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita PangandaranBangunan Terminal Kalipucang Pangandaran Lapuk dan Hampir Ambruk

Bangunan Terminal Kalipucang Pangandaran Lapuk dan Hampir Ambruk

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kondisi bangunan terminal Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengkhawatirkan. Kondisi bangunan lapuk dan hampir ambruk. 

Masyarakat berharap bangunan terminal Kalipucang tersebut segera diperbaiki lantaran kondisinya bisa membahayakan penumpang yang sedang menunggu.

Salah seorang penumpang yang menunggu angkutan di Terminal Kalipucang Aip Syarif Hidayat mengaku tidak nyaman dengan bangunan terminal tersebut, karena kondisinya sangat memprihatinkan dan hampir ambruk.

“Saya berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki bangunan terminal tersebut, mengingat kondisinya yang memprihatinkan,” kata Aip kepada HR Online, Jumat (9/7/2021).

Hal senada dikatakan Puji warga Kalipucang, ia berharap Pemerintah Kabupaten Pangandaran segera memperbaiki bangunan terminal. Hal ini mengingat banyak warga yang menggantungkan hidupnya dengan aktivitas di sekitar terminal tersebut.

“Saya bersama warga yang lain meminta kepada pemerintah agar segera memperbaiki bangunan terminal ini, karena sangat membahayakan bagi warga yang beraktivitas di sekitar terminal ini,” katanya.

Sementara Kasi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pangandaran Mahpudin mengatakan, terminal Kalipucang masih kewenangan Dishub Kabupaten Pangandaran. Rencananya terminal Kalipucang tersebut akan direhab menggunakan anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) tahun 2022.

“Kondisi terminal Kalipucang itu memang sudah memprihatinkan dan itu lebih dari 20 tahun, maka harus di rehab total,” kata Mahpudin kepada HR Online, Jumat (9/7/2021).

Lebih lanjut Mahpudin menambahkan, pihaknya sudah menganggarkan untuk pembangunan terminal Kalipucang. “Mudah-mudahan Banprov bisa bergulir, Rencananya dari anggaran Banprov tahun 2022. Mudah-mudahan tidak ada pengalihan anggaran,” katanya.

Mahpudin juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati apabila berada di sekitar bangunan terminal yang sudah lapuk tersebut. (Madlani/R7/HR-Online)

Editor: Ndu