Doa Bersama Virtual Digelar Disdik Ciamis agar Pandemi Segera Berakhir

Doa Bersama
Kepala Disdik Kabupaten Ciamis, H. Asep Saeful Rahmat. Foto: Feri/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Doa bersama virtual digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (30/07/2021). Kegiatan tersebut untuk memohon petunjuk dan perlindungan kepada Allah SWT. Agar diberikan kesabaran dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Kadisdik Kabupaten Ciamis, H. Asep Saeful Rahmat mengatakan, ada lebih dari 800 orang yang mengikuti kegiatan doa bersama virtual ini. Tujuannya untuk meminta perlindungan dan kesabaran dalam menghadapi pandemi ini, supaya tidak lelah melayani masyarakat.

“Selain itu, kita juga berdoa kepada Allah SWT agar pandemi ini cepat berakhir, sehingga kami bisa bergerak kembali. Pembelajaran tatap muka juga bisa kembali berjalan,” katanya.

Lanjut Asep Saeful, sebanyak 800 orang lebih yang mengikuti kegiatan doa bersama ini berasal dari keluarga besar Disdik Kabupaten Ciamis. Hadiri pula Bupati dan Wakil Bupati Ciamis.

Sedangkan, yang memimpin kegiatan doa bersama yaitu KH. Nonop Hanafi, pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari.

Baca Juga: Daftar 28 Sekolah di Ciamis yang Dijadikan Tempat Isoter Kecamatan

“Terima kasih kepada bapak Bupati Ciamis yang telah memberikan motivasi kepada para tenaga pendidik agar tetap bersemangat dalam melayani pendidikan kepada masyarakat,” ucap Asep Saeful.

Sementara itu, Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya mengatakan, doa bersama virtual ini sebagai upaya ikhtiar dan memohon kepada Allah SWT, agar semuanya kuat dan sabar dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Kita sudah dua tahun melaksanakan pembelajaran secara daring, tidak berinteraksi langsung dengan para siswa. Tapi, hal tersebut sebagai upaya kita untuk keselamatan kesehatan anak-anak didik,” katanya.

Herdiat berharap, dengan doa bersama ini mudah-mudahan pandemi bisa segera berlalu. Sehingga apa yang semua pihak harapkan, yaitu pembelajaran tatap muka bisa segera terlaksana.

“Tetap semangat dalam melaksanakan pembelajaran daring. Kemudian, tetap melaksanakan 5M, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan,” tandas Herdiat. (Feri/R3/HR-Online)

Editor : Eva