Herd Immunity, Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Banjar Divaksin

Warga Binaan
Tim petugas kesehatan saat melaksanakan vaksinasi di Lapas Kelas II B Banjar. Foto: Istimewa.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Agar terbentuk herd immunity, ratusan warga binaan Lapas Kelas IIB Banjar, Jawa Barat, mengikuti vaksinasi dosis pertama. Vaksinasi yang berlangsung di Aula Lapas itu dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota Banjar selama dua hari, yaitu Kamis-Sabtu (15-17/07/2021).

Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 itu, sebanyak 418 dari total 428 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjar, menerima suntik vaksin dosis pertama. Sedangkan, 10 warga binaan belum mendapatkan vaksinasi karena sedang menjalani asimilasi.

Kepala Lapas Kelas IIB Banjar, Muhammad Maulana mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut sebagai upaya untuk melindungi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh warga binaan, agar tidak terpapar Covid-19.

Baca Juga : 20 Warga Binaan Lapas Banjar Selesai Jalani Vokasional Rehabilitasi

“Vaksinasi ini agar terbentuk herd immunity, dan upaya melindungi kesehatan warga binaan dari paparan virus Corona,” terangnya, Sabtu (17/07/2021).

Mengingat banyaknya warga binaan, lanjut Maulana, pelaksanaan vaksinasi dosis pertama ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 15 sampai tanggal 17 Juli 2021.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjar, dalam hal ini Dinas Kesehatan yang telah melaksanakan vaksinasi bagi ratusan warga binaan Lapas Banjar.

“Alhamdulillah sejauh ini berjalan lancar. Usai terima vaksin, kondisi warga binaan juga dalam keadaan sehat,” ucap Maulana.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Banjar, dr. H. Agus Budiana mengatakan, untuk pelaksanaan hari pertama ada 104 warga binaan yang mengikuti vaksinasi.

Sedangkan, hari keduanya mencapai 287 lebih warga binaan yang mengikuti vaksinasi, dan ada beberapa orang yang tertunda. “Ada 13 orang saja yang tertunda, untuk yang lain sudah melakukan vaksinasi,” singkatnya. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva