Usai Divaksin, Anak-anak di Kota Banjar Ingin Langsung Sekolah PTM

Usai Divaksin Anak-anak di Kota Banjar Ingin Langsung Sekolah PTM
Sejumlah pelajar SD/SMP saat mengikuti gebyar vaksinasi anak di Lapang Tenis Pendopo Kota Banjar, Rabu (28/7/2021). Usai mengikuti vaksinasi, sejumlah pelajar SD dan SMP ingin langsung sekolah PTM. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Usai mengikuti gebyar pelaksanaan vaksinasi anak, sejumlah anak-anak yang masih berstatus pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Banjar, Jawa Barat, meminta agar langsung mengadakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Keinginan itu, karena mereka sudah rindu suasana dan ingin bertemu dengan teman belajar bersama, sambil menikmati suasana lingkungan sekolah.

Seperti yang salah seorang pelajar Kelas 8 SMPN 2 Banjar, Jilan Kesumawinahyu Putri Handani ungkapkan. Setelah sudah hampir satu tahun lebih mengikuti pembelajaran secara daring, ia ingin segera ada PTM.

Menurutnya, PTM lebih menyenangkan, karena bisa menikmati suasana sekolah dan bisa belajar kelompok bersama teman-teman.

“Dan bisa langsung mendapatkan pengawasan dan bimbingan dari guru pendidik,” ungkapnya kepada HR Online, Rabu (28/7/2021).

Selain itu, lanjutnya, ketika pembelajaran tatap muka kadang seperti ada beban tersendiri ketika tidak mengerjakan tugas. Berbeda dengan belajar secara daring.

“Ingin ada PTM lagi. Soalnya lebih enak belajar di sekolah, bisa ketemu sama teman-teman. Bisa langsung tanya-tanya sama guru,” kata Jilan usai vaksinasi anak di Pendopo Kota Banjar.

Pelajar lainnya dari SMPN 5 Banjar, Muhammad Aji menambahkan, sejak menduduki kelas VIII hingga sekarang kelas IX, ia lebih banyak mengikuti pembelajaran secara daring dari pada PTM.

Ia pun berharap setelah pelaksanaan vaksinasi anak selesai, proses sekolah bisa segera langsung mengadakan PTM kembali. Hal itu agar bisa menikmati suasana lingkungan sekolah, sebelum nantinya lulus pembelajaran sekolah.

“Sekarang masuk tahun ajaran baru cuma masih belajar daring. Inginnya sih ada PTM lagi. Soalnya bisa lebih memahami pembelajaran yang disampaikan,” ujar siswa kelas IX tersebut.

Sekolah PTM di Kota Banjar Tunggu Arahan Pemerintah Pusat dan Daerah

Sementara itu, Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Ahmad Yani mengatakan, setelah pelaksanaan vaksinasi anak selesai, ada kemungkinan nanti untuk pembelajaran tatap muka bisa dimulai lagi.

Akan tetapi, untuk lebih pastinya pihaknya masih harus menunggu arahan dan petunjuk kebijakan yang pemerintah pusat maupun kepala daerah keluarkan.

“Ada kemungkinan bisa terlaksana, tapi lebih jelasnya untuk sekolah PTM setelah vaksinasi anak ini kami harus menunggu kebijakan yang terbaru. Kalau untuk sekarang masih pembelajaran daring,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto