Senin, Juli 4, 2022
BerandaBerita TerbaruJeff Bezos Tinggalkan Jabatan CEO Amazon

Jeff Bezos Tinggalkan Jabatan CEO Amazon

Jeff Bezos adalah nama yang masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia. Kekayaan yang ia dapat ini berkat sejumlah perusahaan miliknya salah satunya ialah Amazon.

Belum lama ini, sang CEO perusahaan Amazon secara resmi melepaskan jabatannya di hari Senin tanggal 5 Juli lalu. Posisi CEO akan ia wariskan kepada Andy Jassy. Yaitu orang yang sebelumnya terkenal dengan posisi CEO untuk AWS atau Amazon Web Services.

Meskipun tak lagi menduduki posisi sebagai CEO, Jeff Bezos masih tetap berada dalam perusahaan Amazon. Pria dengan kepala pelontos ini juga berkata jika di masa depan ia akan menghabiskan waktu berfokus di beberapa proyek.

Profil Jeff Bezos

Termasuk ke dalam jajaran orang terkaya di dunia, masih banyak orang belum mengetahui profil dari sosok Jeff Bezos. Bernama lengkap Jeffrey Preston Bezos, tanggal lahirnya ialah pada 12 Januari tahun 1964 silam.

Pria berusia 57 tahun ini merupakan pengusaha paling kaya di dunia sepanjang sejarah bidang modern. Ia merupakan chairman, pendiri, CEO, presiden serta pemilik saham mayoritas sebuah perusahaan di bidang teknologi dunia yaitu Amazon.com.

Kekayaan bersihnya pun mencapai ratusan miliar dollar. Selain itu Jeff juga pernah menjadi anggota dari Phi Betta Kappa. Jeff serta pernah bekerja dengan profesi analisis keuangan untuk perusahaan bernama D.E. Shaw & Co. Sebelum dirinya mendirikan perusahaan sendiri yakni Amazon.

Bukan itu saja, Jeff juga sempat terpilih dengan kategori Person of the Year dari majalah kenamaan TIME. Nenek moyang dari pengusaha ini merupakan orang keturunan Texas. Nenek moyangnya secara turun menurun mempunyai peternakan dengan luas sampai 101 km2 di kawasan Cotulla.

Kakeknya merupakan direktur regional dalam Komisi Energi Atom AS di kawasan Albuquerque. Sang kakek meminta pensiun lebih awal guna bekerja di bidang peternakan. Pada usia remajanya, Jeff kerap menghabiskan musim panas bersama sang kakek.

Sejak ia kecil, Jeff Bezs sudah menunjukan bakatnya pada bisang mekanik. Saat usianya masih balita, ia pernah mencoba membongkar tempat tidurnya sendiri menggunakan alat berupa obeng.

Perjalanan Karirnya Di Dunia Bisnis

Pengusaha Jeff Bezos memulai perjalanan panjang sebelum nama perusahaannya yakni Amazon terkenal luas di seluruh dunia. Selama 27 tahun membesarkan Amazon, sang CEO sekaligus founder ini mengumumkan pelepasan jabatannya.

Ia merupakan lulusan dari Princeton dengan bekal berupa ilmu di bidang komputer. Kemudian ia mendapat sejumlah tawaran pekerjaan saat memulai karir di bidang bisnis. Pada awalnya Jeff memilih bergabung bersama perusahaan Fitel.

Fitel merupakan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi baru. Sebelum ia pindah ke bidang perbankan. Selanjutnya ia bergabung bersama pengelola investasi global bernama DE Shaw tepatnya di tahun 1994 silam.

Karirnya dalam perusahaan tersebut cukup berkembang pesat. Bahkan ia menjabat sebagai wakil presiden perusahaan dalam kurun waktu empat tahun saja. Akan tetapi saat ini berulah masa awal kemunculan e-commerce.

Saat itu, Jeff berselisih dengan bosnya kala sang bos menolah sebanyak 20 daftar produk yang bisa mereka jual secara daring. Karena inilah ia memilih untuk keluar dari perusahaan. Kemudian ia bersama sang istri yakni MacKenzie melintas ke negara kawasan Seattle.

Di tempat itu mereka mendirikan toko buku secara daring. Jeff berinvestasi hingga $ 10.00 dari uang pribadinya guna mendirikan perusahaan yang ia jalankan lewat garasinya. Pada awalnya perusahaan tersebut bernama Cadabra Inc.

Menurut Jeff, nama perusahaan tersebut tampak terdengar Abracadabra. Akan tetapi menurut pengacaranya nama tersebut justru terdengar sebagai cadaver atau mayat. Sehingga mungkin tak ideal untuk nama sebuah perusahaan.

Sang founder menawarkan nama Relentless namun mendapat penolakan juga. Sampai pada akhirnya ia memilih nama Amazon dan mendaftarkannya di tanggal 1 November tahun 1994 silam. Mendirikan toko buku daring tampak menjadi langkah gegabah.

Pasalnya saat itu dominasi pasar sedang berlangsung oleh raksasa ritel bernama Barnes & Noble and Borders. Meskipun begitu, taruhan dari Jeff Bezos pun terbayar.

Pengaruhnya Di Amazon Meskipun Tak Lagi Sebagai CEO

Dengan menyerahkan jabatan CEO di perusahaan Amazon mengartikan jika Jeff Bezos secara resmi mengundurkan diri. Melansir dari situs terpercaya, tidak lagi sebagai CEO Jeff menduduki posisi bernama Executive Chairman.

Alasan pengunduran dirinya lantaran ia ingin berfokus pada perusahaan lain, salah satunya ialah Washington Post. Yakni perusahaan di bidang roket luar angkasa berjenis Blue Origin. Serta ia hendak menjalankan kegiatan filantropi.

Walaupun jabatannya kini tak lagi menjadi sorotan masyarakat, tetap saja Jeff mempunyai pengaruh cukup kuat di perusahaan Amazon. Pasalnya Jeff masih menjadi pemegang saham individu terbesar di perusahaan Amazon.

Bukan itu saja, Jeff juga mentor dari CEO yang kini sedang menjabat. Daniel Elman menjelaskan jika Jeff masih tetap terlibat dalam Amazon. Meskipun tak lagi berfokus pada kegiatan harian, tetapi ia dapat ebih fokus kepada inisiatif perusahaan juga produk maupun jasa baru.

Kemampuan sang mantan CEO dalam memangkas hal tak perlu dalam suatu kesempatan bukan menjadi keraguan lagi. Sehingga cukup masuk akal Amazon melepaskannya dari sederet kegiatan operasional dalam memaksimalkan area itu.

Mundurnya Jeff Bezos dari posisi CEO Amazon merupakan masa kritis untuk perusahaan di bidang teknologi ini. Pasalnya pandemi sudah menyebabkan lonjakan permintaan kepada layanan di dalam perusahaan e-commerce. Tentu saja hal ini berpengaruh dalam pendapatan perusahaan namun perlu peningkatan di jumlah tenaga pekerja.

Jumlah Kekayaan Sang Mantan CEO

Meskipun tak lagi menjabat sebagai CEO, Jeff Bezos tak perlu mengkhawatirkan terkait dana pensiunnya. Sebab kekayaannya sendiri sudah mencapai ratusan miliar dolar lebih. Mundurnya Jeff dari CEO Amazon sudah ia umumkan sejak beberapa bulan lalu.

Berawal dari bentuk toko buku online, sekarang Amazon menjadi raksaksa e-commerce dunia. Jumlah kekayaan Jeff pun ikut melonjak seiring perkembangan perusahaan miliknya. Menurut estimasi Forbes, jumlah kekayaan Jeff meroket sampai USD 196 miliar saat tahun 1998 silam.

Kala itu ia pertama kali masuk dalam jajaran orang terkaya di negara Amerika Serikat. Sekarang ini, ia sudah menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan jumlah kekayaan kurang lebih sampai USD 202 miliar.

Pada tahun 2019 lalu, jumlah kekayaan Jeff sudah mengalami peningkatan sampai 79%. Padahal saat itu ia sudah membagikan seperempat jumlah saham Amazon yang Jeff punya untuk sang mantan isri. Hal ini terjadi setelah mereka bercerai di tahun 2019 lalu.

Business insider membuat perkiraan terkait kekayaan Jeff. Yaitu sekitar 739.489 lipat dari jumlah kekayaan rata-rata orang di Amerika saat pensiun di umur 65 tahun. Sebagai perbandingan, rata-rata masyarakat Amerika pensiun dengan jumlah kekayaan mencapai USD 266.400.

Sebanyak 90% jumlah kekayaan Jeff Bezos berasal dari perusahaan Amazon. Sedangkan sisanya berasal dari usaha sampingannya. Salah satunya ialah perusahaan roket juga koran bernama The Washington Post.