Jenis Pembuluh Darah Memiliki Fungsi Masing-Masing, Apa Saja?

Jenis Pembuluh Darah Memiliki Fungsinya Masing-Masing
Ilustrasi Jenis pembuluh darah. Foto: Ist/Net

Jenis pembuluh darah yang ada pada tubuh manusia memiliki fungsi masing-masing. Pada sistem peredaran darah manusia, seperti organ dan jaringan memiliki peran penting. Perannya untuk menyebarkan oksigen dan nutrisi lainnya ke seluruh tubuh.

Organ penting tersebut antara lain jantung, pembuluh darah, dan sel-sel darah. Adapun jantung tugasnya memompa darah ke paru-paru dan ke seluruh tubuh. Selain itu, darah melalui pembuluh darah mengantarkan nutrisi makanannya yang dicerna dan oksigen.

Darah fungsinya juga untuk mengatur suhu tubuh dan mengantarkan zat sisa ke organ sistem ekskresi. Darah tidak dapat mengalir tanpa pembuluh darah. Pembuluh darah adalah saluran tubular elastis tempat darah melakukan sirkulasi. 

Baca Juga: Penyebab Pembuluh Darah Pecah dan Akibatnya yang Perlu Diwaspadai

Inilah Jenis Pembuluh Darah

Pembuluh darah sebagai jalur untuk darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Mulai dari jantung ke jaringan tubuh juga sebaliknya. Pembuluh darah terbagi menjadi 3 macam, yaitu arteri, vena, dan kapiler. Untuk itu, ketahui penjelasan ketiga pembuluh darah berikut ini.

Pembuluh Darah Arteri (Nadi)

Pada pembuluh arteri merupakan jenis pembuluh yang mengalirkan darah. Mulai dari jantung menuju pembuluh darah kapiler. Fungsinya untuk dapat mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh.

Pembuluh arteri mengantarkan oksigen dan nutrisinya ke semua sel. Mengangkut zat buangan seperti halnya karbon dioksida. Menjaga keseimbangan mobilitasnya protein, kimia, unsur lainnya dari sistem kekebalan tubuh, dan selnya. 

Pembuluh nadi di dalam tubuh juga ada beberapa macam. Untuk pembuluh nadi utama dengan nama aorta. Letaknya dari ventrikel kiri dan bercabang-cabang pada tubuh. Hal ini untuk dapat mengalirkan darah yang berisi oksigen ke seluruh tubuh.

Selain itu, ada arteri pulmonalis yang letaknya dari ventrikel kanan dan bercabang menjadi dua, paru-paru sebelah kanan dan kirinya. Jenis pembuluh ini mengalirkan darah kaya akan karbon dioksida dari jantung ke paru-paru.

Baca Juga: Hati-hati! Pembuluh Darah Bisa Pecah Akibat Kebiasaan Merokok

Pembuluh Darah Vena (Balik)

Pembuluh darah vena memiliki fungsi untuk mengangkut karbon dioksida. Selain itu, juga mengalirkan darah dari seluruh tubuh menuju jantung. Pembuluh darah vena ukurannya paling besar dengan nama vena kava.

Vena kava tersebut juga memiliki dua jenis, yaitu vena kava superior dan vena kava inferior. Vena kava superior ada pada bagian atrium kanan. Fungsinya untuk mengalirkan darah kaya karbondioksida dari tubuh bagian atas ke jantung.

Sedangkan vena kava inferior ada pada bagian atrium kanan. Fungsinya untuk mengalirkan darah kaya karbondioksida dari tubuh bagian bawah ke jantung. Selain itu, pada jantung ada pada bagian atrium kiri terdapat pembuluh darah balik.

Pembuluh darah tersebut asalnya dari paru-paru dan dikenal dengan nama vena pulmonalis. Vena pulmonalis terdiri dari dua saluran yang ujungnya menyatu pada bagian jantung.

Satu pembuluh darah pada bagian paru-paru kiri dan satunya pada bagian paru-paru kanan. Jenis pembuluh ini mengalirkan darah penuh oksigen dari paru-paru menuju jantung.

Pembuluh Kapiler

Pembuluh darah kapiler termasuk pembuluh paling kecil daripada yang lainnya. Pada pembuluh darah ini adalah bagian dari gabungan pembuluh nadi dan pembuluh balik yang banyak cabangnya. Sehingga ukuran pembuluh darah ini sangat kecil.

Pembuluh kapiler ini memiliki diameter kurang lebih 5-10 µm. Meskipun pembuluh kapiler ukurannya benar-benar kecil, namun untuk kuantitas dari pembuluh kapiler yang asalnya dari arteri termasuk besar.

Hal itu agar semua daerah sayatan yang melintang pada aliran darahnya meningkat. Jenis pembuluh darah ini merupakan penghubung dari pembuluh arteri dan vena.

Tempat terjadinya pertukaran zat dan absorbsi nutrisi pada usus. Selain itu, tempat filtrasi pada ginjal dan absorbsi sekret kelenjar. 

Fungsi dari pembuluh kapiler memiliki hubungan langsung dengan jaringan dan sel tubuhnya. Jenis pembuluh darah tersebut terjadi proses keluar masuknya zat-zat terlarut dan cairan tubuh.

Pada pembuluh arteri dan vena memiliki tiga lapisan. Tunika external sebagai lapisan pembuluh darah yang paling luar. Tunika medika sebagai lapisan pembuluh darah bagian tengahnya.

Sedangkan tunika intima sebagai lapisan pembuluh darah terdalam. Namun karena kapiler memiliki ukuran yang sangat kecil. Pembuluh kapiler ini tidak memiliki lapisan seperti halnya arteri dan vena. 

Jenis pembuluh darah terbagi atas 3 macam yaitu arteri, vena, dan kapiler. Setiap pembuluh darah tersebut memiliki fungsi masing-masing. (R10/HR Online)

Editor: Jujang