Rabu, Januari 26, 2022
BerandaBerita TerbaruKomponen Gardan dan Fungsinya pada Mesin Kendaraan Roda Empat

Komponen Gardan dan Fungsinya pada Mesin Kendaraan Roda Empat

Komponen gardan dan fungsinya yang penting dalam mobil tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja mesin. Pasalnya cara kerja yang unik dari gardan mampu menghasilkan putaran roda yang berbeda antara roda bagian kanan dengan kiri. Terlebih ketika mobil sedang berbelok, gardan mampu mencegah kemungkinan roda menjadi slip dengan permukaan jalan.

Baca juga: Komponen Kopling Mobil Lengkap Dengan Fungsi dan Cara Kerjanya

Differential atau gardan adalah salah satu komponen yang terletak pada sistem drive train. Peran komponen ini terbilang sangat penting karena selain mengikat momen hasil mesin, juga mampu menunjang keselamatan ketika mobil bergerak cepat. Peran komponen gardan ini juga sangat penting ketika kalian menggunakan mobil untuk berkendara jarak jauh.

Komponen Gardan dan Fungsinya Dalam Mesin Kendaraan

Komponen gardan memiliki fungsi penting ketika kendaraan roda empat berbelok. Saat kendaraan berbelok ke kiri, roda belakang bagian kiri akan memiliki lintasan yang lebih pendek dari roda belakang bagian kanan. Apabila putaran antara kedua roda ini memiliki lintasan yang sama, maka roda bagian kiri bisa mengalami slip.

Hal ini akibat lebih banyaknya putaran roda daripada jarak lintasannya. Untuk menyiasati permasalahan seperti ini, maka roda sebelah kiri bagian belakang harus berputar lebih lambat dari roda kanan bagian belakang. Cara ini berlaku ketika kalian menggunakan mobil untuk berbelok.

Agar tidak bingung, berikut ini penjelasan mengenai beberapa komponen gardan dan fungsinya dalam kendaraan.

Gasket

Komponen gardan yang satu ini fungsinya sebagai pencegah dan meminimalisir kebocoran pada sambungan. Dalam hal ini kebocoran tersebut yaitu bocornya pada oli gardan. Ketika bagian ini bocor, akan menjadikan tidak sempurnanya sistem pelumasan pada bagian gigi gardan. Bahkan pada akhirnya bisa berpotensi menimbulkan kerusakan di bagian gigi gardan tersebut.

Karena inilah, perlunya memberi pelumas pada sekitar gasket agar bisa meminimalisir adanya gesekan pada gear. Jika pada suatu kondisi komponen gardan ini mengalami kerusakan dan fungsinya tidak maksimal. Maka bisa menjadikan suhu kendaraan lebih panas yang mana salah satu efeknya yaitu bahan bakar lebih boros.

Drive Pinion Gear

Komponen gardan ini sering terkenal dengan nama gigi nanas, karena bentuknya memang menyerupai nanas kupas. Drive pinion gear ini memiliki lekukan gigi yang banyak dan bervariasi. Semakin banyak variasi pada lekukannya, semakin cepat pula putaran pada as rodanya.

Baca juga: Oli Gardan Mobil, Memiliki Batas Pemakaian Hingga 40.000 Km

Fungsinya komponen gardan ini sebagai penerus tenaga putar dari propeller shaft dan berpindah menuju ring gear. Selanjutnya arah putaran akan berubah 90 derajat. Agar bisa berputar, drive pinion gear ini langsung terhubung dengan differential case. Karena ketika side gear dan as roda bisa terhubung dengan sempurna, otomatis side gear juga akan berputar. Salah satu komponen gardan ini memiliki fungsi lain yaitu untuk membedakan putaran side gear bagian kanan atau kiri.

Ring Gear

Bagian ini adalah roda gigi yang bentuknya menyerupai ring atau cincin. Ring gear dan drive pinion saling terhubung, yang mana drive pinion ini juga terhubung dengan as kopel (propeller shaft). Fungsinya salah satu komponen gardan dan peran pentingnya dalam mesin mobil yaitu:

– Meneruskan putaran mesin dari pinion gear

– Bisa merubah putaran mesin hingga 90 derajat, selain itu juga sebagai tempat dudukan differential case.

Universal Joint Flange

Bagian ini memiliki fungsi untuk meneruskan putaran propeller shaft differential agar bisa meredam perubahan sudut. Selain itu juga melembutkan perpindahan tenaga yang mana komponen dalam gardan ini fungsinya menyumbat oli agar tidak bocor dan keluar. Perputaran Universal Joint Flange ini selalu mengikuti putaran propeller shaft. Meskipun komponen ini berbahan baja, namun ketika termakan seal pada ujung differential carrier ia juga akan aus. Ausnya komponen inilah yang mengakibatkan oli bisa keluar meskipun kalian sudah mengganti seal dengan yang baru.

Spider Gear

Ada dua spider gear dengan letak 90 derajat dari side gear. Akibatnya ketika mobil berbelok, tumpuan kendaraan lebih condong ke bagian dalam. Misalnya mobil berbelok ke arah kanan, maka tumpuan juga lebih ke arah kanan.

Baca juga: Mobil Pintu Geser, Gunakan Perawatan yang Tepat Secara Rutin

Hal ini menjadikan roda pada bagian dalam terasa lebih berat dari roda luar. Namun spider gear akan tetap berputar meskipun adanya perbedaan beban ini. Ketika putaran spider gear ini hanya sedikit, maka akan terjadi perbedaan putaran roda kanan dan kiri.

Namun ketika mobil berjalan lurus, spider gear tetap diam walaupun putaran ring gear cukup kencang. Hal ini karena fungsinya komponen gardan adalah sebagai gigi pembeda putaran dan memiliki tingkat kemiringan 90 derajat. (R10/HR-Online)

- Advertisment -