Laut di Bawah Bulan Jupiter Ganymede, Temuan Hubble

Laut di Bawah Bulan Jupiter Ganymede, Temuan Hubble
Ilustrasi Laut di Bawah Bulan Jupiter Ganymede. Foto: Ist/Net

Laut di bawah bulan Jupiter Ganymede ditemukan oleh teleskop luar angkasa, Hubble. Bulan terbesar di tata surya kita ternyata menyembunyikan lautan di bawah permukaan.

Sejak tahun 1970 an, para ilmuwan telah berspekulasi jika Ganymede mempunyai lautan di bawah permukaannya. Hingga saat ini, bukti yang terkumpul adalah selama penerbangan lintas singkat menggunakan pesawat ruang angkasa Galileo awal tahun 2000 an.

Hubble Mengkonfirmasi Adanya Laut di Bawah Bulan Jupiter Ganymede

Teleskop luar angkasa Hubble memberikan data tentang bagaimana cahaya uroto menari di sekitar bulan Jupiter. Adanya laut di bawah permukaan Jupiter Ganymede memungkinkan planet ini berpotensi layak huni.

Melansir laman bbc.com, untuk tahun 2030 an, akan dilakukan penyelidikan Juice robot Eropa untuk mengorbit bulan. Misi Galileo NASA akan menunjukkan bulan dengan lebar 5.3000 km mempunyai laut tersembunyi.

Baca Juga: Misteri Aurora Sinar X Jupiter Selama 40 Tahun Kini Terpecahkan

Efek Redaman

Hubble berhasil melacak sifat medan magnet Ganymede. Bagaimana medan tersebut menarik partikel luar angkasa. Sehingga di sekitar kutub utara dan selatan dari satelit menghasilkan pancaran sinar ultraviolet.

Para peneliti menggunakan model goyangan terhadap benda yang diamati oleh Hubble. Sehingga mereka dapat menarik kesimpulan tentang struktur internal dari bulan. Namun, medan magnet intrinsik tersebut terjalin antara batu aurora dan Jupiter, sebagai hasil dari interaksinya.

Hasil model menunjukkan jika aurora hanya bergoyang dua derajat dari waktu ke waktu. Jadi tidak ada kehadiran lautan. Seharusnya goyangan enam derajat. Karena medan Jupiter menginduksi medan sekunder ai asin dan akan mengimbangi pengaruh planet terbesar ini.

Interaksi Magnetik

Aurora merupakan hasil warna-warni dari partikel bermuatan, kemudian akan berinteraksi dengan atmosfer. Jadi keberadaan dari aurora tidak lantas mengindikasikan adanya laut di bawah bulan Jupiter Ganymede.

Kehadiran lautan  yang konduktif dan asin akan mengunci aurora dalam posisi yang stabil secara elektrik. Memang lautan akan mengubah perilaku aurora. Aurora akan bergoyang sekitar enam derajat keliling bulan ketika mengorbit planet Jupiter, apabila tidak ada lautan di Ganymede.

Ganymede hampir sama besar dengan Mars. Namun, menjadi satu-satunya bulan di Tata Surya yang mempunyai medan magnet sendiri. Atmosfernya tipis dan kaya oksigen.

Ketebalan lautan 100 km dengan garam yang terkandung di dalamnya sekitar 5 gram per satu liter air. Namun bisa jadi lautan hanya 10 km namun jumlah gram 10 kali lebih banyak.

Gagasan apakah terdapat laut di bawah bulan Jupiter Ganymede, merupakan hal menarik. Karena air merupakan salah satu sumber kehidupan. Akan tetapi, tetap saja membutuhkan sumber energi lain dan beberapa kimia karbon yang kompleks.

Salah satu tujuan utama dari robot Juice Badan Antariksa Eropa adalah memahami tentang lautan tersebut. Robot tersebut mempunyai berat miliaran pon dan akan tiba di Ganymede 2030 mendatang.

Untuk memahami medan magnet Ganymede lebih rinci, maka pengorbit sudah lengkap dengan instrumen magnetometer  sensitif dan radar. Sehingga dapat melihat posisi bawah kerak es. Selain itu, robot ini juga  akan melakukan pengukuran gravitasi.

Baca Juga: Planet Neraka TOI-1431b, Miliki Suhu Terpanas dan Ukuran 3 Kali Jupiter

Lautan Tersembunyi

Laut di bawah permukaan bulan Jupiter Ganymede kemungkinan berada 100 mil. Kemungkinan Ganymede tidak memiliki sistem hidrotermal seperti di Enceladus. Sehingga tempat ini kurang ideal untuk kehidupan.

Informasi dari Hubble telah mewakili bukti terbaik  untuk laut tersembunyi Ganymede. Hal tersebut merupakan pernyataan dari Heidi Hammel, dari Asosiasi Universitas untuk Penelitian Astronomi, Washington DC.

Sebelumnya penelitian dari Galileo menyarankan jika terdapat volume air. Namun terdapat beberapa ambiguitas yang terpakai.

Namun meninggalkan beberapa ambiguitas dalam data untuk mengkonfirmasi adanya lautan oleh para ilmuwan NASA. Kemudian para ilmuwan dapat mengumpulkan lebih dari tujuh jam data menggunakan Hubble, sehingga dapat mempelajari aurora di atmosfer tipis bulan.

Ganymede merupakan salah satu objek yang ada di Tata Surya kita dan menyembunyikan lautan di bawah permukaannya. Termasuk diantaranya adalah Pluto dan Ceres, Bulan Saturnus Enceladus, Titan dan Limas, serta bulan Neptunus Triton yang dianggap mempunyai lautan air. Sehingga tata surya kita tampak seperti tempat yang cukup basah.

Untuk misi selanjutnya, robot Juice akan melihat lebih dekat bulan Jupiter. Kemudian mengamati apakah ada laut di bawah bulan Jupiter Ganymede. (R10/HR Online)

Editor: Jujang