Mahasiswa Parigi Pangandaran Bantu Pemerintah Sosialisasi Prokes

Mahasiswa Parigi Pangandaran
Mahasiswa Parigi (MASAGI) membagikan masker kepada pedagang di Pasar Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Mahasiswa Parigi (MASAGI) mengadakan sosialisasi protokol kesehatan sambil membagikan 400 masker dan 100 hand sanitizer gratis di Pasar Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (13/07/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mendisiplinkan warga agar menggunakan masker. Warga yang kedapatan tidak mengenakan masker saat beraktivitas diberi masker dan hand sanitizer.

Ketua MASAGI Pangandaran Tian Kadarisman mengatakan, kegiatan ini tidak hanya pembagian masker saja, tetapi juga sosialisasi penegakan protokol kesehatan kepada masyarakat. Tempatnya di sekitar Alun-alun Parigi dan Pasar Parigi. 

“Setelah melihat beberapa hari ke belakang banyak masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Jika kita lihat pasar adalah salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi masyarakat dalam kegiatan perekonomian. Karena itu berpotensi menjadi tempat penyebaran COVID-19,” kata Tian Kadarisman kepada HR Online, Selasa (13/7/2021).

Lebih lanjut Tian Kadarisman menambahkan, hal ini dilakukan untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang sekitar agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Apalagi Kabupaten Pangandaran sudah menerapkan PPKM Darurat.

“Kita membutuhkan kerja sama dari semua pihak untuk menjalankan PPKM, demi keselamatan masyarakat Kabupaten Pangandaran,” ungkapnya.

Apalagi, lanjut Tian, update terakhir kasus Covid-19 Pangandaran menunjukan pada 12 Juli 2021 jumlah kasus terkonfirmasi aktif 4056 orang. Sembuh 3527 orang, dan meninggal dunia 110 orang. Isolasi RSU 57 orang, isolasi PKM 3 orang, isolasi mandiri 359 orang, dan total aktif 419 orang.

“Karena itu, kita terus ajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan sebagaimana anjuran Pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Samin Efendi, salah satu mahasiswa STITNU Al Farabi Pangandaran mengatakan, setelah memberi masker, pihaknya juga menyosialisasikan pentingnya memakai masker dan menaati protokol kesehatan.

“Mudah-mudahan ini bentuk ikhtiar kami sebagai mahasiswa Parigi Pangandaran ikut andil membantu apa yang disosialisasikan pemerintah,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online)

Editor: Ndu