Minggu, Juli 3, 2022
BerandaBerita CiamisDPRKPLH Ciamis Imbau Pembagian Daging Kurban Tak Pakai Kresek

DPRKPLH Ciamis Imbau Pembagian Daging Kurban Tak Pakai Kresek

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengajak kepada masyarakat untuk tidak menggunakan kresek atau kantong plastik saat pembagian daging kurban nanti.

Kepala DPRKPLH Ciamis, H. Taufik Gumelar menuturkan, imbauan tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tanggal 12 Juli 2021. Adapun SE tersebut tentang pelaksanaan hari raya Idul Adha 1442 H tanpa sampah plastik.

Kemudian SE Bupati Ciamis Nomor 658.1/1135-DPRKPLH, tentang pelaksanaan hari raya Idul Adha 1442 H tanpa sampah plastik. Selain itu juga Peraturan Bupati Ciamis Nomor 27 tahun 2021, tentang pengurangan penggunaan kantong plastik.

“Maka dari itu, kami imbau masyarakat agar mendukung untuk tidak menggunakan kantong plastik saat pembagian daging hari raya kurban nanti,” ujarnya, Senin (19/7/2021).

Baca Juga : H-1 Idul Adha, Pasar Hewan Banjarsari Ciamis Sepi Pembeli

Lebih lanjut Taufik menuturkan, imbauan tersebut untuk mendukung agar dapat mengurangi penggunaan kantong plastik saat hari raya kurban nanti.

“Diimbau masyarakat agar bawa wadah sendiri untuk mewadahi daging kurban nanti. Supaya dapat mengurangi penggunaan kantong plastik,” tuturnya.

Sementara untuk wadah alternatif daging kurban, Taufik menyarankan bisa memakai daun pisang atau besek. Selain mengurangi sampah plastik, daun tersebut juga nantinya bisa menjadi kompos.

Taufik juga mengimbau, pada saat pelaksanaan pembagian daging kurban nanti, agar ada satuan khusus yang menyediakan tempat sampah. Sekaligus nantinya satuan khusus tersebut sebagai tenaga kampanye, serta edukasi publik dalam pengurangan sampah plastik.

“Kepada panitia pembagian daging kurban, agar selalu menyediakan tempat sampah saat memotong daging nanti,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa dampak buruk penggunaan kantong plastik membutuhkan waktu 1.000 tahun untuk terurai, dan menjadi racun tanah serta air.

Kemudian dampak buruknya lagi, katanya, yaitu dapat membunuh kehidupan laut dan bisa menyebabkan banjir.

“Maka dari itu, kurangi penggunaan kantong plastik dimulai dari sekarang,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

- Advertisment -