Pemeriksaan Postmortem Hewan Kurban di Kota Banjar Temukan 1 Kasus

Hewan Kurban
Petugas dari DKP3 Kota Banjar saat melakukan pemeriksaan postmortem terhadap hewan kurban. Foto: Istimewa.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pemeriksaan postmortem hewan kurban saat Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Banjar, Jawa Barat, menemukan satu kasus fasciola hepatica atau cacing hati, Selasa (20/07/2021).

Sebelum pendistribusian daging kurban, DKP3 Kota Banjar melakukan pemeriksaan postmortem terhadap hewan kurban yang telah dipotong. Dalam pemeriksaan tersebut, beberapa tim bertugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya.

Kepala DKP3 Kota Banjar, drh. H. Aswin Buhedi, melalui Kepala Bidang Peternakan, drh. Iis Meilia mengatakan, pemeriksaan postmortem hewan kurban itu meliputi organ dalam dan kepala.

Baca Juga : Hasil Pemeriksaan DKP3 Kota Banjar, 12 Ekor Sapi Belum Layak Kurban

“Terutama pemeriksaan kesehatan paru-paru, hati, jantung, dan ginjal, kemudian organ pencernaan,” kata drh. Iis Meilia.

Ia juga menjelaskan, organ dalam hewan, terutama sapi yang seringkali terdapat cacing pada bagian hatinya. Sehingga, organ tersebut tidak luput dari pemeriksaan petugas.

Namun, dalam pemeriksaan tersebut, petugas dari DKP3 Kota Banjar menemukan satu kasus adanya hewan kurban yang terdapat cacing.

“Hasil pemeriksaan postmortem petugas menemukan satu kasus Fasciola Hepatica atau cacing hati. Penemuan kasus tersebut pada hewan kurban yang ada di wilayah Kecamatan Banjar. Tapi kebetulan memang asal ternaknya bukan dari Kota Banjar. Hati yang terinfeksi juga sudah diafkirkan,” jelasnya. (Sandi/R3/HR-Online)

Editor : Eva