Pemkot Banjar Siapkan Jaring Pengaman Sosial PPKM Darurat

Pemkot Banjar Siapkan Jaring Pengaman Sosial PPKM Darurat
Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Banjar Ade Setiana. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat, saat ini tengah menyiapkan skema program jaring pengaman sosial (JPS) untuk warga masyarakat terdampak pandemi Covid-19 pada masa PPKM darurat ini.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Banjar Ade Setiana program mengatakan, program JPS tersebut berdasarkan rapat bersama tim anggaran pemerintah daerah Kota Banjar belum lama ini.

Adapun tujuan bantuan jaring pengaman sosial tersebut untuk membantu meringankan beban ekonomi warga masyarakat akibat adanya penerapan kebijakan PPKM darurat.

Saat ini lanjutnya, anggaran jaring pengaman sosial tersebut masih dalam proses penghitungan.

“Ada jaring pengaman sosial. Cuma untuk anggarannya masih kami hitung. Masih dikalkulasi,” kata Ade Setiana di Kota Banjar, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga: Innalillahi, 80 Orang Tenaga Kesehatan di Kota Banjar Positif Covid-19

Terpisah, Kepala Bidang Anggaran Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Banjar, Suyitno, membenarkan rencana akan digulirkannya jaring pengaman sosial (JPS) untuk warga masyarakat di masa penerapan PPKM darurat.

Namun demikian, kata Suyitno, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui besaran anggaran untuk program JPS tersebut.

Belum ditentukannya anggaran tersebut, sambung Suyitno, karena pihaknya masih harus menunggu usulan bantuan yang akan diajukan oleh instansi terkait.

“Iya, betul sudah dirapatkan dan ada instruksi dari Walikota. Cuma untuk besarannya saya belum menerima usulan dari Dinas terkait,” kata Suyitno.

Lanjut Suyitno, belum adanya pengajuan itu menurutnya karena data penerima harus melalui proses verifikasi dan validasi agar tidak terjadi data ganda penerima manfaat dengan program bantuan yang lain.

Pihaknya akan mengupayakan program bantuan jaring pengaman sosial (JPS) di Kota Banjar sudah bisa terealisasi waktu dekat ini.

Apalagi saat ini kebijakan PPKM darurat sudah mulai berjalan.

“Untuk waktu realisasinya harus secepatnya. Harus sekarang karena PPKM daruratnya juga kan sudah mulai berjalan yang sekarang ini,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang