Pengertian Tauhid Asma Wa Sifat Lengkap dengan Contoh dan Manfaatnya

Pengertian Tauhid Asma Wa Sifat Lengkap dengan Contoh & Manfaatnya
Ilustrasi Pengertian Tauhid Asma Wa Sifat. Foto: Ist/Net

Pengertian tauhid asma wa sifat tentunya menjadi hal penting untuk diketahui. Sebagai umat Islam sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk memahami semua ilmu dalam agama.

Tauhid sendiri merupakan hal penting untuk kita hidup di dunia. Tauhid juga menjadi pegangan pokok yang bisa menjadi penentu untuk kehidupan manusia. Dia menjadi landasan untuk setiap amal yang kita lakukan.

Nama-nama baik Allah Ta’ala biasa kita kenal dengan Asmaul Husna. Sebagai seseorang yang paham dengan makna tauhid asma wa sifat, tentunya sudah tidak asing lagi dengan Asmaul Husna. Adapun sifat-sifat wajib bagi Allah yang mana harus kita yakini dan ketahui.

baca juga: Puasa Arafah dan Tarwiyah Beserta Bacaan Niat dan Keutamaannya

Pengertian Tauhid Asma Wa Sifat yang Wajib Anda Ketahui

Sebelum kita lanjut ke pembahasan pengertian tauhid asma wa sifat. Perlu Anda ketahui bahwa tauhid dalam Islam dibagi menjadi beberapa. Ada Tauhid Rububiyah, Uluhiyah kemudian Asma wa sifat.

Untuk Tauhid Rububiyah sendiri mempunyai makna mengesakan Allah dalam penciptaan, pengurusan dan kepemilikan. Sedangkan Tauhid Uluhiah atau ibadah merupakan penisbatan kepada ham. Maksudnya adalah mengesakan Allah Ta’ala dalam hal ibadah, yakni hanya Allah lah yang wajib dan hanya satu-satunya kita ibadahi.

Namun perlu Anda ketahui juga bahwa banyak saudara muslim kita yang belum paham betul mengenai pengertian tauhid Asma wa sifat. Sebenarnya untuk Asma wa sifat sendiri merupakan penegasan Allah Ta’ala dengan sifat-sifat yang menjadi milikNya juga nama-namaNya.

Cakupan mengenai tauhid yang satu ini juga ada dua hal, yakni penetapan dan penafian. Makanya, kita harus bisa menetapkan seluruh nama juga sifat Allah sebagaimana Dia juga sudah menetapkan untuk diriNya dalam Kitab dan sunah NabiNya. Selain itu, kita juga tidak menjadikan sesuatu yang sama dengan Allah dalam nama juga sifatNya.

baca juga: Hukum Merayakan Ulang Tahun Dalam Islam, Simak Penjelasannya

Memiliki Banyak Manfaat

Pembahasan mengenai pengertian tauhid asma wa sifat ini juga merupakan salah satu dari tiga hal untuk setiap umat Islam yakini. Banyak keutamaan yang akan kita dapatkan dengan memahami tauhid asma wa sifat ini.

Bahkan bisa juga kita katakan bahwasannya tauhid asma wa sifat merupakan tauhid yang paling utama, karena berkaitan langsung dengan Allah Ta’alla langsung.

Dalam kehidupan seorang muslim, pengertian tauhid asma wa sifat ini sangat erat kaitannya. Karena, sudah pasti akan senantiasa menjadikan hatinya hidup dengan iman, mengagungkan nama Allah.

Mengenai nama Allah beserta sifatNya itu merupakan salah satu pengaruh besar dalam kita berperilaku. Mengapa? Karena setiap sifat juga nama mempunyai konsekuensi dan tuntutan yang memiliki kaitan dengan sikap dan perilaku kita.

Dengan tauhid berarti kita meyakini bahwa hanya Allah satu-satunya Tuhan yang berhak untuk kita sembah. Ingat ya, kebutuhan manusia dalam bertauhid lebih unggul dan penting pada kebutuhan pokok pangan, papan, dan sandang.

Jika seseorang tidak makan dan minum, mungkin hanya akan berita kematian. Berbeda dengan seorang yang tidak bertauhid. Maka Ia akan mati dalam keadaan musyrik.

baca juga: Wahyu yang Diturunkan Kepada Nabi, Al-Quran Berisi Pedoman Hidup

Pengamalan Asma Wa Sifat Dalam Kehidupan

Setelah Anda mengetahui mengenai, pengertian tauhid Asma wa sifat, tak ada salahnya juga jika Anda mengetahui apa saja contoh dalam pengamalan kehidupan sehari-hari.

Contoh yang pertama adalah, tidak menyontek ketika ujian. Hal ini sudah tidak asing lagi jika kita dengar. Bahkan mungkin sudah menjadi budaya bagi anak Indonesia. Nah, tugas kita sejak sekarang adalah mengajarkan kepada generasi bangsa bahwa Allah SWT itu memiliki nama yakni Al-Bashir.

Al-Bashir mempunyai arti Maha Melihat. Meskipun tidak ada satupun manusia yang melihat perilaku tidak terpuji yang Anda lakukan tersebut. Tapi ada Allah yang senantiasa melihat apa yang kita lakukan. Baik itu kecil maupun besar. Selain ada Malaikat juga yang mencatat amal kita tersebut.

Hanya meminta kepada Allah Ta’ala. Dialah yang Maha Pemberi, maha Kaya. Tidak ada yang berhak kita sembah selain kepada Allah. Pasalnya hanya Allah lah yang memiliki sifat Al-Karim yang artinya Maha Pemurah atau Dermawan.

Kemudian contoh yang selanjutnya adalah saling memaafkan orang lain. Memaafkan juga akan membuat hidup lebih tenang dan hati tenteram tanpa ada pikiran yang mengganggu. Allah juga lebih suka dengan orang yang mudah meminta maaf dan memaafkan. Karena Allah memiliki sifat Al-Ghaffar yang artinya adalah Maha Pemberi maaf.

Bagi Anda yang belum tahu mengenai pengertian tauhid asma wa sifat, penjelas beserta contohnya tersebut, semoga dapat membantu Anda untuk lebih paham mengenai ilmu agama Islam. (Muhafid/R6/HR-Online)